alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Dewan Minta Ancaman Potensi Banjir Segera Diantisipasi

BANJARBARU – Intensitas hujan mulai naik akhir-akhir ini. Kondisi ini tentu membuat ancaman banjir jadi tinggi. Terlebih satu tahun lalu, banjir parah sempat menggenangi Kota Banjarbaru.

Terkait hal ini, Anggota DPRD Banjarbaru, Sumedi meminta Pemko untuk bersiap. Menurutnya, perlu ada upaya antisipasi agar banjir yang sama tak terulang di tahun ini.

“Salah satu yang bisa dan harus dilakukan adalah mengecek saluran drainase kita, khususnya di wilayah-wilayah yang kerap tergenang. Pastikan saluran berjalan lancar dan tak ada endapan atau sampah,” katanya.

Legislator Partai Demokrat ini menyebut bahwa kejadian banjir di tahun lalu niscayanya jadi pengalaman dan pelajaran penting. Makanya, ia mendorong dinas terkait agar sesegera mungkin melakukan pengecekan.

“Selama ini drainase sangat berperan untuk mengurai aliran debit air yang berlebihan. Karena perannya cukup vital, maka perlu dipastikan juga drainase kita ini akses pembuangannya bagaimana, jangan sampai ada yang mampet,” pesannya.

Sumedi juga menekankan agar Pemko tak hanya fokus pada lajur A Yani saja dalam penanganan drainase. Namun ia menyebut jika kawasan lain tetap harus diperhatikan.

“Memang A Yani juga kerap tergenang bahkan cukup parah. Tapi jangan hanya di sana, misalnya ada di akses menuju bandara itu sering tergenang juga, jadi harus secara komprehensif penanganannya,” pungkasnya. (rvn/ij/bin)

BANJARBARU – Intensitas hujan mulai naik akhir-akhir ini. Kondisi ini tentu membuat ancaman banjir jadi tinggi. Terlebih satu tahun lalu, banjir parah sempat menggenangi Kota Banjarbaru.

Terkait hal ini, Anggota DPRD Banjarbaru, Sumedi meminta Pemko untuk bersiap. Menurutnya, perlu ada upaya antisipasi agar banjir yang sama tak terulang di tahun ini.

“Salah satu yang bisa dan harus dilakukan adalah mengecek saluran drainase kita, khususnya di wilayah-wilayah yang kerap tergenang. Pastikan saluran berjalan lancar dan tak ada endapan atau sampah,” katanya.

Legislator Partai Demokrat ini menyebut bahwa kejadian banjir di tahun lalu niscayanya jadi pengalaman dan pelajaran penting. Makanya, ia mendorong dinas terkait agar sesegera mungkin melakukan pengecekan.

“Selama ini drainase sangat berperan untuk mengurai aliran debit air yang berlebihan. Karena perannya cukup vital, maka perlu dipastikan juga drainase kita ini akses pembuangannya bagaimana, jangan sampai ada yang mampet,” pesannya.

Sumedi juga menekankan agar Pemko tak hanya fokus pada lajur A Yani saja dalam penanganan drainase. Namun ia menyebut jika kawasan lain tetap harus diperhatikan.

“Memang A Yani juga kerap tergenang bahkan cukup parah. Tapi jangan hanya di sana, misalnya ada di akses menuju bandara itu sering tergenang juga, jadi harus secara komprehensif penanganannya,” pungkasnya. (rvn/ij/bin)

Most Read

Artikel Terbaru

/