alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Saturday, 28 May 2022

Waspada, Meter Air Rumah Kosong Rawan Dicuri

BANJARBARU – Seminggu terakhir, pencurian meter air di Banjarbaru dan Martapura marak terjadi. Lokasi yang menjadi sasaran yakni perumahan kosong. Setidaknya sudah ada 10 kasus dalam bulan Oktober 2021 ini.

Banyaknya kasus pencurian di bulan ini diinformasikan petugas pencatat meter air. Mereka yang datang satu bulan sekali ini kaget ketika datang ke lokasi. Kondisi meter air sudah tidak berada di instalasi jaringan. Praktis air pun meluber ke halaman rumah pelanggan. Pasalnya, oknum secara paksa memotong meter air dari pipa leding.

Kepada Radar Banjarmasin, Kepala Bagian Hubungan Langganan (Hublang) PDAM Intan Banjar H Untung mengungkapkan, insiden pencurian ini kembali marak. Karena itu ia mengimbau kepada pelanggan, khususnya yang memiliki rumah namun belum dihuni untuk lebih waspada dan selalu mengecek meter airnya.

Dijelaskannya, pencurian meter air ini banyak merugikan sejumlah pihak, terutama PDAM Intan Banjar dan juga pelanggannya. Dipastikan, angka kebocoran meningkat lantaran air terus mengalir tanpa adanya perhitungan yang jelas. Kemudian tekanan di sekitar rumah warga dipastikan terganggu, karena kebocoran air terus terjadi.

“Karena itu, kami mengimbau kepada pelanggan untuk selalu waspada terhadap pencurian meter air ini. Dan kepada masyarakat yang mungkin melihat adanya aksi pencurian meter air agar dapat mengamakankan pelaku dan melaporkan kepada petugas PDAM Intan Banjar di 0511-4772061 atau kepolisian terdekat,” pungkasnya didampingi Plt Kabag SDM Riza.

Pelanggan yang menjadi korban insiden ini, bisa segera melaporkan pencurian tersebut kepada aparat kepolisian. Sehingga mendapatkan keterangan surat kehilangan agar bisa diproses di PDAM Intan Banjar. “Kalau sudah ada surat kehilangan dari kepolisian, langsung kami bantu untuk kembali memasangkan meter air,” ujarnya. (ist/mat/yn/bin)

 

BANJARBARU – Seminggu terakhir, pencurian meter air di Banjarbaru dan Martapura marak terjadi. Lokasi yang menjadi sasaran yakni perumahan kosong. Setidaknya sudah ada 10 kasus dalam bulan Oktober 2021 ini.

Banyaknya kasus pencurian di bulan ini diinformasikan petugas pencatat meter air. Mereka yang datang satu bulan sekali ini kaget ketika datang ke lokasi. Kondisi meter air sudah tidak berada di instalasi jaringan. Praktis air pun meluber ke halaman rumah pelanggan. Pasalnya, oknum secara paksa memotong meter air dari pipa leding.

Kepada Radar Banjarmasin, Kepala Bagian Hubungan Langganan (Hublang) PDAM Intan Banjar H Untung mengungkapkan, insiden pencurian ini kembali marak. Karena itu ia mengimbau kepada pelanggan, khususnya yang memiliki rumah namun belum dihuni untuk lebih waspada dan selalu mengecek meter airnya.

Dijelaskannya, pencurian meter air ini banyak merugikan sejumlah pihak, terutama PDAM Intan Banjar dan juga pelanggannya. Dipastikan, angka kebocoran meningkat lantaran air terus mengalir tanpa adanya perhitungan yang jelas. Kemudian tekanan di sekitar rumah warga dipastikan terganggu, karena kebocoran air terus terjadi.

“Karena itu, kami mengimbau kepada pelanggan untuk selalu waspada terhadap pencurian meter air ini. Dan kepada masyarakat yang mungkin melihat adanya aksi pencurian meter air agar dapat mengamakankan pelaku dan melaporkan kepada petugas PDAM Intan Banjar di 0511-4772061 atau kepolisian terdekat,” pungkasnya didampingi Plt Kabag SDM Riza.

Pelanggan yang menjadi korban insiden ini, bisa segera melaporkan pencurian tersebut kepada aparat kepolisian. Sehingga mendapatkan keterangan surat kehilangan agar bisa diproses di PDAM Intan Banjar. “Kalau sudah ada surat kehilangan dari kepolisian, langsung kami bantu untuk kembali memasangkan meter air,” ujarnya. (ist/mat/yn/bin)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/