alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Rencana Tata Ruang Dipercepat Pemkab Tanah Bumbu

BATULICIN – Sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, proses penyusunan konsep Rencana Dasar Tata Ruang (RDTR) dilakukan secara terintegrasi dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

Untuk mendukung itu, digelar Konsultasi Publik (KP) I Analisis dan Penyusunan Konsep RDTR Kawasan Perkotaan di Seroja Hall Hotel Ebony, Kamis (7/10). Pembahasan bertujuan untuk mengkonfirmasi proses penyusunan Rencana Dasar Tata Ruang (RDTR). Untuk selanjutnya menjadi Rencana Tata Ruang (RTR) di tingkat daerah.

Direktur Pembinaan Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II, Eko Budi Kurniawan mengatakan, penyusunan KLHS disusun terintegrasi dalam proses penyusunan RTRW kabupaten/kota pada tahapan pengolahan data dan analisis. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pelaksanaan integrasi KLHS dalam penyusunan RTR diatur dengan peraturan menteri.

“Kedatangan kami bertujuan untuk memberikan bantuan teknis penyusunan RTR (Rencana Tata Ruang). Untuk wilayah Kalsel, Tanah Bumbu merupakan kabupaten yang menjadi pilot project percepatan penyusunan,” lanjutnya.

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dalam sambutan tertulis yang disampaikan Asisten Ekonomi Pembangunan Rammad Prapto Udoyo mengucapkan terima kasih kepada Direktur Pembinaan Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II.

“Kami sangat berterima kasih telah memilih Tanbu sebagai pilot project percepatan penyusuunan RTR,” ujarnya.

Ia berharap, dengan bantuan teknis ini, semoga  penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan lebih cepat sesuai target. (diskominfo/zal)

 

BATULICIN – Sesuai amanat Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, proses penyusunan konsep Rencana Dasar Tata Ruang (RDTR) dilakukan secara terintegrasi dengan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

Untuk mendukung itu, digelar Konsultasi Publik (KP) I Analisis dan Penyusunan Konsep RDTR Kawasan Perkotaan di Seroja Hall Hotel Ebony, Kamis (7/10). Pembahasan bertujuan untuk mengkonfirmasi proses penyusunan Rencana Dasar Tata Ruang (RDTR). Untuk selanjutnya menjadi Rencana Tata Ruang (RTR) di tingkat daerah.

Direktur Pembinaan Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II, Eko Budi Kurniawan mengatakan, penyusunan KLHS disusun terintegrasi dalam proses penyusunan RTRW kabupaten/kota pada tahapan pengolahan data dan analisis. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pelaksanaan integrasi KLHS dalam penyusunan RTR diatur dengan peraturan menteri.

“Kedatangan kami bertujuan untuk memberikan bantuan teknis penyusunan RTR (Rencana Tata Ruang). Untuk wilayah Kalsel, Tanah Bumbu merupakan kabupaten yang menjadi pilot project percepatan penyusunan,” lanjutnya.

Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dalam sambutan tertulis yang disampaikan Asisten Ekonomi Pembangunan Rammad Prapto Udoyo mengucapkan terima kasih kepada Direktur Pembinaan Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah II.

“Kami sangat berterima kasih telah memilih Tanbu sebagai pilot project percepatan penyusuunan RTR,” ujarnya.

Ia berharap, dengan bantuan teknis ini, semoga  penyusunan RDTR Kawasan Perkotaan lebih cepat sesuai target. (diskominfo/zal)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/