alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Kamis, 19 Mei 2022

Basket Tersisih sebagai Juru Kunci

MIMIKA – Empat kali main, tim basket putra Kalsel kalah beruntun di babak penyisihan Grup A PON XX yang berlangsung sejak 27 November hingga (6/1) kemarin di GOR Basket Mimika Sport Center, Papua.

Sebelumnya tim basket Kalsel sudah menuai kekalahan kontra DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Harus diakui grup yang dihuni Kalsel merupakan grup berat berlabel “grup neraka”.

Di pertandingan terakhir penyisihan grup, Kalsel kembali mengalami kekalahan atas Banten yang berkesudahan 65-92. Alhasil, Kalsel mendapat predikat juru kunci grup A.

Pelatih kepala tim basket Kalsel, Mandris tetap mengapresiasi perjuangan atlet binaannya meski gagal meraih satu kemenangan pun. “Semua pemain telah berusaha semaksimal mungkin. Hasil ini menjadi pelajaran berharga untuk melakukan evaluasi dan pembenahan ke depannya,” sebutnya.

Sebelumnya, tim basket putra Kalsel langsung kalah ketika di laga pembuka menghadapi DKI Jakarta.

Pebasket Kalsel cukup kerepotan saat meladeni permainan DKI Jakarta yang menurunkan para pemain tim nasional elite muda Indonesia Patriots yaitu Ali Bagir, Aldy Rachman dan Yesayas Saudale dengan mendominasi pertandingan pada semua kuarter dengan hasil akhir 23-97.

Alih-alih bertekad menebus kekalahan, tim basket Kalsel justru menelan pil pahit saat ketemu Jawa Tengah (Jateng) dengan skor 68-107. Tidak hanya itu, meladeni Jawa Barat (Jabar) yang berstatus juara PON XIX 2016, tidak mampu berbuat banyak dan kalah 47-83.(bir/gr/dye)
 

MIMIKA – Empat kali main, tim basket putra Kalsel kalah beruntun di babak penyisihan Grup A PON XX yang berlangsung sejak 27 November hingga (6/1) kemarin di GOR Basket Mimika Sport Center, Papua.

Sebelumnya tim basket Kalsel sudah menuai kekalahan kontra DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Harus diakui grup yang dihuni Kalsel merupakan grup berat berlabel “grup neraka”.

Di pertandingan terakhir penyisihan grup, Kalsel kembali mengalami kekalahan atas Banten yang berkesudahan 65-92. Alhasil, Kalsel mendapat predikat juru kunci grup A.

Pelatih kepala tim basket Kalsel, Mandris tetap mengapresiasi perjuangan atlet binaannya meski gagal meraih satu kemenangan pun. “Semua pemain telah berusaha semaksimal mungkin. Hasil ini menjadi pelajaran berharga untuk melakukan evaluasi dan pembenahan ke depannya,” sebutnya.

Sebelumnya, tim basket putra Kalsel langsung kalah ketika di laga pembuka menghadapi DKI Jakarta.

Pebasket Kalsel cukup kerepotan saat meladeni permainan DKI Jakarta yang menurunkan para pemain tim nasional elite muda Indonesia Patriots yaitu Ali Bagir, Aldy Rachman dan Yesayas Saudale dengan mendominasi pertandingan pada semua kuarter dengan hasil akhir 23-97.

Alih-alih bertekad menebus kekalahan, tim basket Kalsel justru menelan pil pahit saat ketemu Jawa Tengah (Jateng) dengan skor 68-107. Tidak hanya itu, meladeni Jawa Barat (Jabar) yang berstatus juara PON XIX 2016, tidak mampu berbuat banyak dan kalah 47-83.(bir/gr/dye)
 

Most Read

Artikel Terbaru

/