alexametrics
34.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 24 May 2022

Naik Trail, Wabup Tanbu Rusli Ekspedisi ke Pedalaman

BATULICIN – Sekitar 100 rider trail adventure melalukan ekspedisi wisata di Kabupaten Tanah Bumbu, baru-baru tadi. Raungan suara knalpot beragam jenis dan tipe motor trail membahana bersahutan menyusuri jalur-jalur ekstrem. Mulai jalan tak beraspal, becek berlumpur, menyeberangi sungai, hingga tanjakan curam dan berjurang.

Ekspedisi wisata ini digawangi Wakil Bupati Tanbu Muh Rusli, didampingi anggota DPRD Andi Asdar Wijaya, serta mantan Camat Satui Abdul Rahim,  bersama komunitas trail ‘Serambi Madinah’,  serta jurnalis.

Tujuan perjalanan ini air terjun Asikan di Desa Jombang, Kecamatan Satui. Rombongan mengawali start di depan kantor PT Arutmin Indonesia Site Satui, melintasi jalan Sumpol sepanjang 40 kilometer.

Sebelum melanjutkan adventure ke lokasi wisata yang tersembunyi di kawasan hutan lindung, Rusli bersama rider menyempatkan mampir ke Balai Adat Dusun Lok Padi di Desa Sejahtera Mulia untuk menyerahkan bantuan.

Wabup disambut hangat tokoh-tokoh adat dan masyarakat setempat. Mereka mendukung langkah kongkret Rusli yang melakukan ekspedisi wisata sembari menyambangi permukiman masyarakat terisolir.

Usai menyerahkan bantuan, rombongan kembali melanjutkan perjalanan. Dari Dusun Lok Padi, mereka mengambil jalan ekstrem yang masih belum terjamah. Diantaranya melintasi akses setapak dengan kondisi jalan becek dan semak-semak di tengah cuaca kurang bersahabat.

Dari hampir 100 peserta, hanya 5 rider yang berhasil tiba di air terjun Asikan. Mereka diantaranya Rusli, Andi Asdar Wijaya,  bersama 3 rider lainnya.

Menyaksikan pemandangan  di lokasi ini, Rusli takjub dengan pesona dan keindahannya. “Sangat cantik. Belum terjamah keusilan manusia, dan berpotensi dikembangkan menjadi destinasi unggulan,” ucapnya.

Menurutnya, Tanbu memiliki segudang objek wisata menarik yang belum tereksplor. Ia berkomitmen untuk menjajaki dan survei agar bisa ditindaklanjuti untuk dikembangkan pemerintah daerah.

“Ekspedisi ini sebagai langkah untuk menggali dan mengeksplor potensi destinasi yang tersimpan di hutan Tanah Bumbu. Kita harus kembangkan agar menjadi populer,” pungkasnya. (diskominfo/zal)

BATULICIN – Sekitar 100 rider trail adventure melalukan ekspedisi wisata di Kabupaten Tanah Bumbu, baru-baru tadi. Raungan suara knalpot beragam jenis dan tipe motor trail membahana bersahutan menyusuri jalur-jalur ekstrem. Mulai jalan tak beraspal, becek berlumpur, menyeberangi sungai, hingga tanjakan curam dan berjurang.

Ekspedisi wisata ini digawangi Wakil Bupati Tanbu Muh Rusli, didampingi anggota DPRD Andi Asdar Wijaya, serta mantan Camat Satui Abdul Rahim,  bersama komunitas trail ‘Serambi Madinah’,  serta jurnalis.

Tujuan perjalanan ini air terjun Asikan di Desa Jombang, Kecamatan Satui. Rombongan mengawali start di depan kantor PT Arutmin Indonesia Site Satui, melintasi jalan Sumpol sepanjang 40 kilometer.

Sebelum melanjutkan adventure ke lokasi wisata yang tersembunyi di kawasan hutan lindung, Rusli bersama rider menyempatkan mampir ke Balai Adat Dusun Lok Padi di Desa Sejahtera Mulia untuk menyerahkan bantuan.

Wabup disambut hangat tokoh-tokoh adat dan masyarakat setempat. Mereka mendukung langkah kongkret Rusli yang melakukan ekspedisi wisata sembari menyambangi permukiman masyarakat terisolir.

Usai menyerahkan bantuan, rombongan kembali melanjutkan perjalanan. Dari Dusun Lok Padi, mereka mengambil jalan ekstrem yang masih belum terjamah. Diantaranya melintasi akses setapak dengan kondisi jalan becek dan semak-semak di tengah cuaca kurang bersahabat.

Dari hampir 100 peserta, hanya 5 rider yang berhasil tiba di air terjun Asikan. Mereka diantaranya Rusli, Andi Asdar Wijaya,  bersama 3 rider lainnya.

Menyaksikan pemandangan  di lokasi ini, Rusli takjub dengan pesona dan keindahannya. “Sangat cantik. Belum terjamah keusilan manusia, dan berpotensi dikembangkan menjadi destinasi unggulan,” ucapnya.

Menurutnya, Tanbu memiliki segudang objek wisata menarik yang belum tereksplor. Ia berkomitmen untuk menjajaki dan survei agar bisa ditindaklanjuti untuk dikembangkan pemerintah daerah.

“Ekspedisi ini sebagai langkah untuk menggali dan mengeksplor potensi destinasi yang tersimpan di hutan Tanah Bumbu. Kita harus kembangkan agar menjadi populer,” pungkasnya. (diskominfo/zal)

Most Read

Artikel Terbaru

/