alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Vaksinasi Ratusan Pelajar SMKN 1 Marabahan

MARABAHAN – Ratusan pelajar SMKN 1 Marabahan disuntik vaksin pertama Covid-19 jenis Sinovac, Jumat (01/10), di aula setempat.

Wahyu, pelajar SMKN 1 Marabahan terlihat antusias mengikuti vaksinasi. Pelajar kelas XII jurusan Multimedia (MM) ini terlihat semangat. Tidak ada ketakutan dari wajahnya untuk divaksin. Lelaki berkacamata ini mengaku, sangat ingin divaksin. Bahkan dirinya sempat berkeinginan mengikuti vaksin yang digelar Dinkes Batola di beberapa tempat.

“Sempat ingin mendaftar vaksin di Aula Selidah Marabahan, namun gagal karena ada rencana vaksinasi bagi pelajar di sekolah,” ujarnya.

Ia mangatakan vaksin sangat berguna, terutama bagi dirinya yang sering bertemu orang banyak. Maklum saja, lelaki pencinta dunia fotografi mempunyai sampingan sebagai fotografer acara perkawinan. “Vaksin bisa melindungi dan mengurangi dampak terpapar Covid-19,” ujar lelaki murah senyum itu.

Sementara itu Fauriah, Wakasek Bidang Kesiswaan SMKN 1 Marabahan mengungkapkan, tidak ada paksaan untuk vaksinasi. Walaupun dewan guru menginginkan semua siswa harus di vaksin, namun semua kembali ke peserta didik dan izin wali murid. “Yang divaksinasi hari ini berjumlah 286 dari total 543 pelajar,” ujarnya.

Fauriah menambahkan, jumlah tersebut bertambah saat vaksinasi berlangsung. Ada beberapa siswa yang mendaftar belakangan. “Ada saja yang berubah pikiran dan mau divaksin dengan membawa surat izin dari orangtuanya,” ungkap Fauriah.

Fauriah menuturkan, vaksinasi yang digelar oleh Dinkes Batola ini tidak mengalami kendala yang berarti. Hanya ada sedikit kendala yang dialami siswa. Ada beberapa siswa yang belum bisa vaksin, dikarenakan data kependudukan yang belum teregistrasi di Disdukcapil Batola. “Mereka yang mengalami kendala itu, kami minta terlebih dahulu ke Disdukcapil untuk melakukan perbaikan data. Apabila masih sempat, akan dilakukan vaksin,” ujarnya. (bar)

MARABAHAN – Ratusan pelajar SMKN 1 Marabahan disuntik vaksin pertama Covid-19 jenis Sinovac, Jumat (01/10), di aula setempat.

Wahyu, pelajar SMKN 1 Marabahan terlihat antusias mengikuti vaksinasi. Pelajar kelas XII jurusan Multimedia (MM) ini terlihat semangat. Tidak ada ketakutan dari wajahnya untuk divaksin. Lelaki berkacamata ini mengaku, sangat ingin divaksin. Bahkan dirinya sempat berkeinginan mengikuti vaksin yang digelar Dinkes Batola di beberapa tempat.

“Sempat ingin mendaftar vaksin di Aula Selidah Marabahan, namun gagal karena ada rencana vaksinasi bagi pelajar di sekolah,” ujarnya.

Ia mangatakan vaksin sangat berguna, terutama bagi dirinya yang sering bertemu orang banyak. Maklum saja, lelaki pencinta dunia fotografi mempunyai sampingan sebagai fotografer acara perkawinan. “Vaksin bisa melindungi dan mengurangi dampak terpapar Covid-19,” ujar lelaki murah senyum itu.

Sementara itu Fauriah, Wakasek Bidang Kesiswaan SMKN 1 Marabahan mengungkapkan, tidak ada paksaan untuk vaksinasi. Walaupun dewan guru menginginkan semua siswa harus di vaksin, namun semua kembali ke peserta didik dan izin wali murid. “Yang divaksinasi hari ini berjumlah 286 dari total 543 pelajar,” ujarnya.

Fauriah menambahkan, jumlah tersebut bertambah saat vaksinasi berlangsung. Ada beberapa siswa yang mendaftar belakangan. “Ada saja yang berubah pikiran dan mau divaksin dengan membawa surat izin dari orangtuanya,” ungkap Fauriah.

Fauriah menuturkan, vaksinasi yang digelar oleh Dinkes Batola ini tidak mengalami kendala yang berarti. Hanya ada sedikit kendala yang dialami siswa. Ada beberapa siswa yang belum bisa vaksin, dikarenakan data kependudukan yang belum teregistrasi di Disdukcapil Batola. “Mereka yang mengalami kendala itu, kami minta terlebih dahulu ke Disdukcapil untuk melakukan perbaikan data. Apabila masih sempat, akan dilakukan vaksin,” ujarnya. (bar)

Most Read

Artikel Terbaru

/