alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Sunday, 29 May 2022

Dilaporkan Warga, Ratusan Gas Melon Disita dari Pangkalan

PELAIHARI – Keluhan kelangkaan gas di Kabupaten Tanah Laut (Tala) masih saja terdengar. Tim Pengawasan dan Penertiban (Wastib) LPG 3 Kilogram bereaksi dengan melakukan operasi terhadap pangkalan gas yang dilaporkan warga.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Tala Muhammad Kusri dan anggota, mendatangi pangkalan gas di Desa Sungai Cuka,  Kecamatan Kintap, Rabu (29/9) dinihari.

Pada operasi itu, diketahui pangkalan  tidak hanya menjual LPG di atas harga eceran tertinggi (HET). Tetapi juga mendistribusikannya keluar kabupaten. Padahal, kuota gas yang didapat seharusnya digunakan untuk masyarakat Tala.

Sedikitnya 210 tabung gas yang akan didistribusikan ke luar daerah disita. Kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Polres Tala untuk diproses secara hukum.

Muhammad Kusri mengatakan, aksi Satpol PP ini sebagai respons terhadap keluhan masyarakat. LPG akhir-akhir ini susah didapat. Jika ada, harganya cukup mahal.

Ia mengharapkan kerja sama kepada setiap pangkalan untuk tidak menjual LPG 3 kilogram dengan harga di atas HET. Apalagi sampai mendistribusikan gas melon itu ke wilayah lain. (sal/ema)

PELAIHARI – Keluhan kelangkaan gas di Kabupaten Tanah Laut (Tala) masih saja terdengar. Tim Pengawasan dan Penertiban (Wastib) LPG 3 Kilogram bereaksi dengan melakukan operasi terhadap pangkalan gas yang dilaporkan warga.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Tala Muhammad Kusri dan anggota, mendatangi pangkalan gas di Desa Sungai Cuka,  Kecamatan Kintap, Rabu (29/9) dinihari.

Pada operasi itu, diketahui pangkalan  tidak hanya menjual LPG di atas harga eceran tertinggi (HET). Tetapi juga mendistribusikannya keluar kabupaten. Padahal, kuota gas yang didapat seharusnya digunakan untuk masyarakat Tala.

Sedikitnya 210 tabung gas yang akan didistribusikan ke luar daerah disita. Kasus ini selanjutnya dilimpahkan ke Polres Tala untuk diproses secara hukum.

Muhammad Kusri mengatakan, aksi Satpol PP ini sebagai respons terhadap keluhan masyarakat. LPG akhir-akhir ini susah didapat. Jika ada, harganya cukup mahal.

Ia mengharapkan kerja sama kepada setiap pangkalan untuk tidak menjual LPG 3 kilogram dengan harga di atas HET. Apalagi sampai mendistribusikan gas melon itu ke wilayah lain. (sal/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/