alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Setelah Alami Gelombang Kedua, Covid-19 di Banua Semakin Melandai

BANJARMASIN -Setelah mengalami gelombang kedua, kini kasus Covid-19 di Banua mulai melandai. Bahkan, kemarin (30/8) Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel merilis tambahan kasus baru hanya 83. Padahal, pekan lalu rata-rata penambahan kasus harian mencapai 500 lebih.

Selain kasus yang mulai turun signifikan, pasien yang dinyatakan sembuh juga terus bertambah. Kemarin misalnya, ada 1.040 orang yang sembuh dari virus corona.

Dengan tambahan itu, dari total 65.545 kasus Covid-19, kini sudah ada 56.780 yang sembuh. Sedangkan, pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat sisa 6.621 orang dan meninggal dunia 2.144 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan, apabila dilihat persentasenya dalam satu pekan terakhir kasus terkonfirmasi positif di Banua turun hingga 40,2 persen.

“Sedangkan kesembuhan meningkat 30,1 persen dan kematian turun 25,4 persen,” katanya.

Dia mengungkapkan, Satgas Covid-19 Kalsel bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait saat ini terus berupaya menekan kasus virus corona. “Agar tidak lagi melonjak seperti pekan-pekan lalu,” ungkapnya.

Sementara itu, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel kemarin mendistribusikan ratusan paket sembako untuk warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri.

Kepala Dinas TPH Kalsel Syamsir Rahman menerangkan, paket bantuan terdiri dari buah-buahan dan sayur-sayuran yang dibeli langsung dari petani. Seperti, terong, pisang, timun, cabai rawit dan cabai keriting.

Dengan membeli langsung dari petani, ujarnya, bermaksud sekaligus membantu mengendalikan inflasi. “Kami mendistribusikan bantuan ke kelurahan-kelurahan. Dari situ nanti para relawan masing-masing kelurahan yang menyerahkan ke warga isoman,” jelasnya.

Di sisi lain, Sahbirin Noor yang baru saja dilantik kembali sebagai Gubernur Kalsel pada 25 Agustus 2021 berharap, paket buah dan sayur sedikit banyaknya bisa membantu masyarakat setempat yang terdampak Covid-19.

“Justru mereka yang sedang isoman jangan kita kucilkan. Mereka harus kita perhatikan dan kita beri bantuan,” tegas pria yang akrab disapa Paman Birin.

Terkait pandemi saat ini, dia berharap bisa menekan dampak Covid-19 sekecil mungkin. Dan paling penting menurutnya, semua harus saling peduli dan bergotong royong dalam mengatasi virus corona.

“Dan juga jangan lupa tetap berdoa kepada Tuhan. Dan usaha yang kita lakukan adalah terus melakukan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan kabupaten kota,” paparnya. (ris/ran/ema)

BANJARMASIN -Setelah mengalami gelombang kedua, kini kasus Covid-19 di Banua mulai melandai. Bahkan, kemarin (30/8) Satgas Penanganan Covid-19 Kalsel merilis tambahan kasus baru hanya 83. Padahal, pekan lalu rata-rata penambahan kasus harian mencapai 500 lebih.

Selain kasus yang mulai turun signifikan, pasien yang dinyatakan sembuh juga terus bertambah. Kemarin misalnya, ada 1.040 orang yang sembuh dari virus corona.

Dengan tambahan itu, dari total 65.545 kasus Covid-19, kini sudah ada 56.780 yang sembuh. Sedangkan, pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat sisa 6.621 orang dan meninggal dunia 2.144 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan, apabila dilihat persentasenya dalam satu pekan terakhir kasus terkonfirmasi positif di Banua turun hingga 40,2 persen.

“Sedangkan kesembuhan meningkat 30,1 persen dan kematian turun 25,4 persen,” katanya.

Dia mengungkapkan, Satgas Covid-19 Kalsel bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait saat ini terus berupaya menekan kasus virus corona. “Agar tidak lagi melonjak seperti pekan-pekan lalu,” ungkapnya.

Sementara itu, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel kemarin mendistribusikan ratusan paket sembako untuk warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri.

Kepala Dinas TPH Kalsel Syamsir Rahman menerangkan, paket bantuan terdiri dari buah-buahan dan sayur-sayuran yang dibeli langsung dari petani. Seperti, terong, pisang, timun, cabai rawit dan cabai keriting.

Dengan membeli langsung dari petani, ujarnya, bermaksud sekaligus membantu mengendalikan inflasi. “Kami mendistribusikan bantuan ke kelurahan-kelurahan. Dari situ nanti para relawan masing-masing kelurahan yang menyerahkan ke warga isoman,” jelasnya.

Di sisi lain, Sahbirin Noor yang baru saja dilantik kembali sebagai Gubernur Kalsel pada 25 Agustus 2021 berharap, paket buah dan sayur sedikit banyaknya bisa membantu masyarakat setempat yang terdampak Covid-19.

“Justru mereka yang sedang isoman jangan kita kucilkan. Mereka harus kita perhatikan dan kita beri bantuan,” tegas pria yang akrab disapa Paman Birin.

Terkait pandemi saat ini, dia berharap bisa menekan dampak Covid-19 sekecil mungkin. Dan paling penting menurutnya, semua harus saling peduli dan bergotong royong dalam mengatasi virus corona.

“Dan juga jangan lupa tetap berdoa kepada Tuhan. Dan usaha yang kita lakukan adalah terus melakukan kolaborasi dengan pemerintah pusat dan kabupaten kota,” paparnya. (ris/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/