alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 20 May 2022

Barito U-18 Seleksi Lima Pemain Banua

BANJARMASIN – Tim muda Barito Putera besutan Sofyan Morhan benar-benar serius membina dan mengorbitkan pemain Banua ke tim senior. Hampir 95 persen skuat Barito Putera U-18 kini merupakan pemain asli Banua.

Terakhir, ada lima pemain Banua ditambah satu pemain dari Sulawesi Utara yang menjalani seleksi di tim Barito Putera U-18. Tiga di antaranya adalah pemain dari Kabupaten Balangan seperti M Fariz Asazali (stopper), Agus Tri Murdiono (stopper), dan penjaga gawang M Iqbal. Dua pemain lain adalah M Albakir dari Amuntai yang berposisi sebagai fullback kanan, dan M Sakha Agniya winger dari Barabai. Sedangkan pemain dari Kota Mobagu, Sulawasi Utara adalah M Fitra Gonibala.

Mereka yang ikut seleksi adalah hasil rekomendasi dari beberapa pelatih di daerah sekitar Kalimantan Selatan. “Untuk pemain dari Sulawesi Utara, itu adalah rekomendasi dari mantan pemain Barito Putera, Imran Usman yang memiliki sekolah sepak bola di sana. Dia juga berposisi sebagai bek kanan,” tuturnya.

Gara-gara pandemi Covid-19 dan tertundanya kompetisi membuat sejumlah talenta harus kehilangan kesempatan. Salah satunya bek kanan Taufik. “Kami juga mencari pengganti bek kanan setelah salah satu pemain tidak bisa dipakai karena regulasi lewat usianya,” lanjut Morhan.

Namun, Morhan menegaskan tidak pernah menutup kesempatan untuk anak lokal untuk bergabung dengan timnya. “Untuk posisi penjaga gawang adalah pemain binaan dari Diklat Merden. Memang kami butuh posisi itu saat ini,” ungkap Sofyan Morhan.

Kesempatan ini menjadi hal yang tak akan disia-siakan oleh M Iqbal. Penjaga gawang yang mengidolakan Adhitya Harlan ini mengaku bergabung dengan Barito adalah impiannya. Meskipun sekolah sepak bola di Diklat Merden Banjarnegara Jawa Tengah, Iqbal kebetulan orang Balangan.

“Saat Barito menjalani TC di Yogyakarta, kami pernah berhadapan karena Barito Putera melakoni uji coba dengan Diklat Merden waktu itu. Semoga bukan hanya menjadi lawan, tapi bisa menjadi kawan dan mentor sekaligus,” harapnya.(bir/dye/ema)

BANJARMASIN – Tim muda Barito Putera besutan Sofyan Morhan benar-benar serius membina dan mengorbitkan pemain Banua ke tim senior. Hampir 95 persen skuat Barito Putera U-18 kini merupakan pemain asli Banua.

Terakhir, ada lima pemain Banua ditambah satu pemain dari Sulawesi Utara yang menjalani seleksi di tim Barito Putera U-18. Tiga di antaranya adalah pemain dari Kabupaten Balangan seperti M Fariz Asazali (stopper), Agus Tri Murdiono (stopper), dan penjaga gawang M Iqbal. Dua pemain lain adalah M Albakir dari Amuntai yang berposisi sebagai fullback kanan, dan M Sakha Agniya winger dari Barabai. Sedangkan pemain dari Kota Mobagu, Sulawasi Utara adalah M Fitra Gonibala.

Mereka yang ikut seleksi adalah hasil rekomendasi dari beberapa pelatih di daerah sekitar Kalimantan Selatan. “Untuk pemain dari Sulawesi Utara, itu adalah rekomendasi dari mantan pemain Barito Putera, Imran Usman yang memiliki sekolah sepak bola di sana. Dia juga berposisi sebagai bek kanan,” tuturnya.

Gara-gara pandemi Covid-19 dan tertundanya kompetisi membuat sejumlah talenta harus kehilangan kesempatan. Salah satunya bek kanan Taufik. “Kami juga mencari pengganti bek kanan setelah salah satu pemain tidak bisa dipakai karena regulasi lewat usianya,” lanjut Morhan.

Namun, Morhan menegaskan tidak pernah menutup kesempatan untuk anak lokal untuk bergabung dengan timnya. “Untuk posisi penjaga gawang adalah pemain binaan dari Diklat Merden. Memang kami butuh posisi itu saat ini,” ungkap Sofyan Morhan.

Kesempatan ini menjadi hal yang tak akan disia-siakan oleh M Iqbal. Penjaga gawang yang mengidolakan Adhitya Harlan ini mengaku bergabung dengan Barito adalah impiannya. Meskipun sekolah sepak bola di Diklat Merden Banjarnegara Jawa Tengah, Iqbal kebetulan orang Balangan.

“Saat Barito menjalani TC di Yogyakarta, kami pernah berhadapan karena Barito Putera melakoni uji coba dengan Diklat Merden waktu itu. Semoga bukan hanya menjadi lawan, tapi bisa menjadi kawan dan mentor sekaligus,” harapnya.(bir/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/