alexametrics
29.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Sektor Pertanian Masuk Pasar Digital

PELAIHARI – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2021 melalui virtual meeting. Rapat ini juga diikuti Bupati Tanah laut HM Sukamta di Ruang Barakat Setda Tanah Laut, Rabu (25/8).

Pemulihan perekonomian Indonesia, sesuai arahan Presiden RI, dengan angka inflasi 3 persen, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut akan mengarahkan fokus pada sektor pangan. Sebab, daerah ini memiliki potensi besar, sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi didominasi dari pangan.

Sukamta menyampaikan sektor andalan, yaitu pertanian, diharuskan bisa masuk ke pasar platform digital. Sehingga para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang memproduksi, terutama produk pertanian bisa menjual produknya ke pasar online.

“Sekarang pasar nasional dan internasional kita ada di platform digital, jadi proses pemasaran hasil produk tidak dilakukan secara manual lagi,” tuturnya.

Dia berharap pangan akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. “Produksi para petani untuk meningkatkan produktivitasnya dan para pelaku UMKM pengolah produk pangan agar segera masuk ke pasar platform digital,” sebutnya. (diskominfo/mr-156)

PELAIHARI – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi Tahun 2021 melalui virtual meeting. Rapat ini juga diikuti Bupati Tanah laut HM Sukamta di Ruang Barakat Setda Tanah Laut, Rabu (25/8).

Pemulihan perekonomian Indonesia, sesuai arahan Presiden RI, dengan angka inflasi 3 persen, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut akan mengarahkan fokus pada sektor pangan. Sebab, daerah ini memiliki potensi besar, sehingga diharapkan pertumbuhan ekonomi didominasi dari pangan.

Sukamta menyampaikan sektor andalan, yaitu pertanian, diharuskan bisa masuk ke pasar platform digital. Sehingga para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang memproduksi, terutama produk pertanian bisa menjual produknya ke pasar online.

“Sekarang pasar nasional dan internasional kita ada di platform digital, jadi proses pemasaran hasil produk tidak dilakukan secara manual lagi,” tuturnya.

Dia berharap pangan akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. “Produksi para petani untuk meningkatkan produktivitasnya dan para pelaku UMKM pengolah produk pangan agar segera masuk ke pasar platform digital,” sebutnya. (diskominfo/mr-156)

Most Read

Artikel Terbaru

/