alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Saturday, 21 May 2022

Jalanan Lingkar Pulau Laut Rusak Parah

KOTABARU – Masyarakat yang melakukan perjalanan dari Berangas Pulau Laut Timur ke Tanjung Seloka Pulau Laut Selatan, terpaksa harus melewati jalanan berkubang lumpur, Rabu (25/8).

Jalan yang semakin hari semakin rusak tersebut, karena dari pemerintah belum pernah sama sekali melakukan perbaikan. Terlihat, sebagian besar ruas jalan Lingkar Pulau Laut sudah sangat memprihatinkan.

Heri, warga Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, berkomentar, kadang ia yang mempunyai keperluan penting ke Kantor Kecamatan Pulau Laut Selatan di Desa Tanjung Seloka. Untuk menuju ke tempat itu harus menghabiskan waktu seharian. Sebab, jalan yang dilewati berkubang lumpur. Berapa titik jembatan juga hanya berupa gelondongan kayu hutan yang membahayakan.

Menurutnya, hal tersebut sangat memprihatinkan. “Seolah-olah pemerintah tutup mata. Dengan keadaan mereka sebagai wilayah selatan Kotabaru,” ucapnya.

Tak hanya Heri, warga di tiga desa, Labuan Mas, Tanjung Pengharapan, dan Batu Tunau, juga mengeluhkan hal yang sama. Apabila ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari ke pusat kota, terpaksa lewat di jalan perusahaan kelapa sawit yang cukup membahayakan, terutama warga yang mengunakan kendaraan roda dua.

Kepala Desa Labuan Mas Duriansyah membenarkan apa yang dikeluhkan warga tersebut. Menurutnya, mereka di sana sangat kesulitan berurusan ke kabupaten karena terkendala akses jalan.

“Bukan cuma masyarakat, kita pun yang bagian dari pemerintah juga sangat terkendala akses jalan,” ucapnya. (mr-155/ema)

KOTABARU – Masyarakat yang melakukan perjalanan dari Berangas Pulau Laut Timur ke Tanjung Seloka Pulau Laut Selatan, terpaksa harus melewati jalanan berkubang lumpur, Rabu (25/8).

Jalan yang semakin hari semakin rusak tersebut, karena dari pemerintah belum pernah sama sekali melakukan perbaikan. Terlihat, sebagian besar ruas jalan Lingkar Pulau Laut sudah sangat memprihatinkan.

Heri, warga Desa Labuan Mas, Kecamatan Pulau Laut Selatan, Kabupaten Kotabaru, berkomentar, kadang ia yang mempunyai keperluan penting ke Kantor Kecamatan Pulau Laut Selatan di Desa Tanjung Seloka. Untuk menuju ke tempat itu harus menghabiskan waktu seharian. Sebab, jalan yang dilewati berkubang lumpur. Berapa titik jembatan juga hanya berupa gelondongan kayu hutan yang membahayakan.

Menurutnya, hal tersebut sangat memprihatinkan. “Seolah-olah pemerintah tutup mata. Dengan keadaan mereka sebagai wilayah selatan Kotabaru,” ucapnya.

Tak hanya Heri, warga di tiga desa, Labuan Mas, Tanjung Pengharapan, dan Batu Tunau, juga mengeluhkan hal yang sama. Apabila ingin berbelanja kebutuhan sehari-hari ke pusat kota, terpaksa lewat di jalan perusahaan kelapa sawit yang cukup membahayakan, terutama warga yang mengunakan kendaraan roda dua.

Kepala Desa Labuan Mas Duriansyah membenarkan apa yang dikeluhkan warga tersebut. Menurutnya, mereka di sana sangat kesulitan berurusan ke kabupaten karena terkendala akses jalan.

“Bukan cuma masyarakat, kita pun yang bagian dari pemerintah juga sangat terkendala akses jalan,” ucapnya. (mr-155/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/