alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Buku Catatan Transaksi Disita

BANJARMASIN – Abdul Rahman ditangkap anggota Ditresnarkoba Polda Kalsel di Jalan Veteran Gang Nusa Indah, Banjarmasin Timur pada Senin (23/8) malam.

Dari tangan warga Jalan Pekapuran A Sungai Baru, Banjarmasin Tengah itu disita enam paket sabu.

Hasil pengembangan, dari penggeledahan rumahnya ditemukan barang bukti tambahan berupa 95 butir ekstasi warna abu-abu.

Ceritanya, pria 39 tahun itu hendak bertransaksi. Ia tak menyadari kalau polisi sudah mengintai dan menunggu kesempatan untuk menyergapnya.

Plh Kasubdit 2 Ditresnarkoba, AKBP Meilki Bharata mengatakan, personel juga menyita buku catatan transaksi bisnis haram tersebut.

Isinya, rincian pesanan sabu dan ineks. “Kami temukan di rumahnya bersama alat pembungkus sabu,” ujarnya kemarin (25/8).

Rencananya, sabu seberat 24,85 gram itu akan diambil pemesannya. “Pengakuannya, sudah janjian dengan calon pembeli. Mereka sepakat memilih gang itu untuk bertransaksi,” beber Meilki.

Rahman dijerat dengan pasal 114 sub pasal 112 Undang-Undang Narkotika. “Minimal penjara enam tahun,” tegasnya. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Abdul Rahman ditangkap anggota Ditresnarkoba Polda Kalsel di Jalan Veteran Gang Nusa Indah, Banjarmasin Timur pada Senin (23/8) malam.

Dari tangan warga Jalan Pekapuran A Sungai Baru, Banjarmasin Tengah itu disita enam paket sabu.

Hasil pengembangan, dari penggeledahan rumahnya ditemukan barang bukti tambahan berupa 95 butir ekstasi warna abu-abu.

Ceritanya, pria 39 tahun itu hendak bertransaksi. Ia tak menyadari kalau polisi sudah mengintai dan menunggu kesempatan untuk menyergapnya.

Plh Kasubdit 2 Ditresnarkoba, AKBP Meilki Bharata mengatakan, personel juga menyita buku catatan transaksi bisnis haram tersebut.

Isinya, rincian pesanan sabu dan ineks. “Kami temukan di rumahnya bersama alat pembungkus sabu,” ujarnya kemarin (25/8).

Rencananya, sabu seberat 24,85 gram itu akan diambil pemesannya. “Pengakuannya, sudah janjian dengan calon pembeli. Mereka sepakat memilih gang itu untuk bertransaksi,” beber Meilki.

Rahman dijerat dengan pasal 114 sub pasal 112 Undang-Undang Narkotika. “Minimal penjara enam tahun,” tegasnya. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/