alexametrics
29.1 C
Banjarmasin
Thursday, 19 May 2022

Selama PPKM, Kejahatan Diklaim Turun

BANJARMASIN – Selama PPKM level 4 diberlakukan, angka kejahatan di Banjarmasin diklaim menurun. Demikian yang diklaim Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan.

Menurutnya, itu lantaran seringnya patroli anggota ke tengah masyarakat untuk menegakkan disiplin prokes.

“Jumlah kasusnya turun sampai 30 persen. Lalu, tempat-tempat keramaian yang ditutup lebih cepat. Ditambah pemberlakuan jam malam,” ujar Rachmat kemarin (24/8).

Tapi ia tak menyangkal, muncul beberapa kasus yang menyedot perhatian publik. Contoh penipuan dengan modus penggandaan uang.

Baginya, yang terpenting semuanya sudah terungkap. “Jangan berani-berani. Lihat kasus kemarin, kami berikan tindakan tegas dan terukur (tersangka ditembak),” tegasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Kompol Tri Permadi menguatkan pernyataan itu. “Hasil evaluasi kemarin, angka kriminal menurun drastis. Aktifnya petugas di lapangan memberi dampak,” ujarnya.

Kalau pun ada, masih berkutat pada 3C. Maksudnya curanmor (pencurian kendaraan bermotor), curat (pencurian dengan pemberatan) dan curas (pencurian dengan kekerasan).

“Menurun drastis pas PPKM. Padahal baru tiga hari diperketat,” tukas Alfian. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Selama PPKM level 4 diberlakukan, angka kejahatan di Banjarmasin diklaim menurun. Demikian yang diklaim Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Rachmat Hendrawan.

Menurutnya, itu lantaran seringnya patroli anggota ke tengah masyarakat untuk menegakkan disiplin prokes.

“Jumlah kasusnya turun sampai 30 persen. Lalu, tempat-tempat keramaian yang ditutup lebih cepat. Ditambah pemberlakuan jam malam,” ujar Rachmat kemarin (24/8).

Tapi ia tak menyangkal, muncul beberapa kasus yang menyedot perhatian publik. Contoh penipuan dengan modus penggandaan uang.

Baginya, yang terpenting semuanya sudah terungkap. “Jangan berani-berani. Lihat kasus kemarin, kami berikan tindakan tegas dan terukur (tersangka ditembak),” tegasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Kompol Tri Permadi menguatkan pernyataan itu. “Hasil evaluasi kemarin, angka kriminal menurun drastis. Aktifnya petugas di lapangan memberi dampak,” ujarnya.

Kalau pun ada, masih berkutat pada 3C. Maksudnya curanmor (pencurian kendaraan bermotor), curat (pencurian dengan pemberatan) dan curas (pencurian dengan kekerasan).

“Menurun drastis pas PPKM. Padahal baru tiga hari diperketat,” tukas Alfian. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/