alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Tarif Tes RT PCR Mandiri di RSUD Sudah Turun

KANDANGAN – Tarif tes Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) mandiri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjen H Hassan Basry Kandangan saat ini sudah turun. Semula satu kali pemeriksaan mencapai Rp 900 ribu, sekarang turun menjadi Rp 525 ribu.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Brigjen H Hasan Basry Kandangan, Ismayanti turunnya tarif tes RT mandiri di RSUD Brigjen H Hassan Basry Kandangan sesuai dengan keputusan yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Untuk pulau Jawa dan Bali sebesar Rp 495 ribu, serta untuk luar Jawa Rp 525 ribu.

“Sudah turun, sesuai arahan untuk luar Jawa Rp 525 ribu,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Kamis (19/8) kemarin.
RSUD Brigjen H Hasan Basry Kandangan membuka layanan tes RT-PCR secara mandiri, jika masih tersedia slot setelah diutamakan untuk pasien yang dirawat.

“Kami lebih mengutamakan pasien yang di rawat di isolasi. Kalau ada permintaan RT-PCR mandiri bisa dilayani jika masih ada slotnya,” katanya.

Hasil TR-PCR mandiri dilakukan di RSUD Brigjen H Hassan Basry Kandangan dapat diambil satu hari. Jika pagi dilakukan sore harinya sudah bisa diambil.

“Tapi, kalau sore bisa diambil besok sorenya,” sebutnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Rp 495 ribu untuk pulau Jawa dan Bali, serta Rp 525 ribu untuk luar pulau Jawa dan Bali. Kini harga pemeriksaan RT PCR turun sebanyak 45 persen dari harga sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, maka harga Test RT PCR di Indonesia termurah kedua setelah Vietnam. Adapun daftar harga Test PCR di ASEAN adalah Thailand pada kisaran harga Rp 1.300.000-Rp 2.800.000; Singapura pada harga Rp 1.600.000; Filipina pada kisaran harga Rp 437.000– Rp 1.500.000; Malaysia pada harga Rp 510.000; dan Vietnam pada harga Rp 460.000.

Tarif tersebut ditetapkan melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor

HK.02.02/I/2845/2021 Tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Dirjen Pelayanan Kesehatan Abdul Kadir mengatakan evaluasi dilakukan bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang dilakukan melalui perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan RT-PCR, terdiri dari komponen-komponen berupa jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, overhead dan komponen lainnya yang kita sesuaikan dengan kondisi saat ini. (shn/ema)

KANDANGAN – Tarif tes Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) mandiri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjen H Hassan Basry Kandangan saat ini sudah turun. Semula satu kali pemeriksaan mencapai Rp 900 ribu, sekarang turun menjadi Rp 525 ribu.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan dan Penunjang Medik RSUD Brigjen H Hasan Basry Kandangan, Ismayanti turunnya tarif tes RT mandiri di RSUD Brigjen H Hassan Basry Kandangan sesuai dengan keputusan yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Untuk pulau Jawa dan Bali sebesar Rp 495 ribu, serta untuk luar Jawa Rp 525 ribu.

“Sudah turun, sesuai arahan untuk luar Jawa Rp 525 ribu,” ujarnya, saat dikonfirmasi, Kamis (19/8) kemarin.
RSUD Brigjen H Hasan Basry Kandangan membuka layanan tes RT-PCR secara mandiri, jika masih tersedia slot setelah diutamakan untuk pasien yang dirawat.

“Kami lebih mengutamakan pasien yang di rawat di isolasi. Kalau ada permintaan RT-PCR mandiri bisa dilayani jika masih ada slotnya,” katanya.

Hasil TR-PCR mandiri dilakukan di RSUD Brigjen H Hassan Basry Kandangan dapat diambil satu hari. Jika pagi dilakukan sore harinya sudah bisa diambil.

“Tapi, kalau sore bisa diambil besok sorenya,” sebutnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan telah menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Rp 495 ribu untuk pulau Jawa dan Bali, serta Rp 525 ribu untuk luar pulau Jawa dan Bali. Kini harga pemeriksaan RT PCR turun sebanyak 45 persen dari harga sebelumnya.

Jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, maka harga Test RT PCR di Indonesia termurah kedua setelah Vietnam. Adapun daftar harga Test PCR di ASEAN adalah Thailand pada kisaran harga Rp 1.300.000-Rp 2.800.000; Singapura pada harga Rp 1.600.000; Filipina pada kisaran harga Rp 437.000– Rp 1.500.000; Malaysia pada harga Rp 510.000; dan Vietnam pada harga Rp 460.000.

Tarif tersebut ditetapkan melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan nomor

HK.02.02/I/2845/2021 Tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Reserve Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Dirjen Pelayanan Kesehatan Abdul Kadir mengatakan evaluasi dilakukan bersama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang dilakukan melalui perhitungan biaya pengambilan dan pemeriksaan RT-PCR, terdiri dari komponen-komponen berupa jasa pelayanan/SDM, komponen reagen dan bahan habis pakai (BHP), komponen biaya administrasi, overhead dan komponen lainnya yang kita sesuaikan dengan kondisi saat ini. (shn/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/