alexametrics
29.1 C
Banjarmasin
Thursday, 19 May 2022

Api Mengamuk di Pusat Paringin

PARINGIN – Api tiba-tiba muncul di Kompleks Maritam, Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Rabu (28/8) siang sekitar pukul 11.30 Wita. Peristiwa itu menggegerkan warga setempat.

Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dari berbagai kecamatan hingga kabupaten tetangga berdatangan menuju lokasi kebakaran di jantung ibu kota Balangan.

Dari keterangan warga, api yang berasal dari salah satu rumah warga itu menghanguskan dua unit rumah dan satu bedakan empat pintu. Termasuk gudang untuk menyimpan barang-barang keperluan RT setempat.

Ketua RT setempat, Ahmad Fauzi menuturkan, api yang membakar sejumlah rumah berawal dari tempat Edy Waluyo. “Tapi, untuk sementara belum diketahui penyebab kebakaran,” ujar Fauzi.

Pemadam kebakaran dibantu warga setempat bekerja cepat. Hanya hitungan puluhan menit kebakaran dikuasai dan dipadamkan. Namun, karena sebagian besar rumah terbuat dari kayu, membuat api cepat menjalar.

Rusadi tak bisa menutupi rasa sedih melihat rumah dan barang-barang lainnya ludes terbakar. “Saat api berkobar, saya sedang bekerja. Terkejut ketika mengetahui bahwa salah satu yang terbakar adalah rumah saya,” ungkapnya.
Namun, dia tetap bersyukur, istri dan anaknya yang saat itu berada di rumah berhasil menyelamatkan diri. (why/ema)

PARINGIN – Api tiba-tiba muncul di Kompleks Maritam, Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Rabu (28/8) siang sekitar pukul 11.30 Wita. Peristiwa itu menggegerkan warga setempat.

Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dari berbagai kecamatan hingga kabupaten tetangga berdatangan menuju lokasi kebakaran di jantung ibu kota Balangan.

Dari keterangan warga, api yang berasal dari salah satu rumah warga itu menghanguskan dua unit rumah dan satu bedakan empat pintu. Termasuk gudang untuk menyimpan barang-barang keperluan RT setempat.

Ketua RT setempat, Ahmad Fauzi menuturkan, api yang membakar sejumlah rumah berawal dari tempat Edy Waluyo. “Tapi, untuk sementara belum diketahui penyebab kebakaran,” ujar Fauzi.

Pemadam kebakaran dibantu warga setempat bekerja cepat. Hanya hitungan puluhan menit kebakaran dikuasai dan dipadamkan. Namun, karena sebagian besar rumah terbuat dari kayu, membuat api cepat menjalar.

Rusadi tak bisa menutupi rasa sedih melihat rumah dan barang-barang lainnya ludes terbakar. “Saat api berkobar, saya sedang bekerja. Terkejut ketika mengetahui bahwa salah satu yang terbakar adalah rumah saya,” ungkapnya.
Namun, dia tetap bersyukur, istri dan anaknya yang saat itu berada di rumah berhasil menyelamatkan diri. (why/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/