alexametrics
32.1 C
Banjarmasin
Wednesday, 25 May 2022

Banjarmasin Disekat, Tiga Hari Kedepan Bakal Lebih Diperketat

BANJARMASIN – Sejak pukul setengah delapan malam tadi, perbatasan Banjarmasin dan Kabupaten Banjarmasin, di A Yani KM 6 dijaga aparat TNI-Polri serta Dishub dan Satpol PP, Rabu (18/8).

Mereka melakukan pengetatan bagi masyarakat yang datang dari luar Banjarmasin.

Satu jam setelah melakukan pemeriksaan identitas pengendara yang masuk kedalam Kota, pengendara yang datang dari arah luar kota diarahkan untuk masuk ke Banjarmasin, melintasi Jalan Pramuka, Terminal KM 6.

Terpantau hingga pukul 22.30 Wita, petugas masih berjaga. Begitu pula jalan masih ditutup. Yang datang dari luar kota masih diarahkan ke kawasan Pramuka.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan, menerangkan jika kegiatan ini menindaklanjuti arahan apel pagi operasi yustisi.

“Kita hanya melakukan pengetatan bagi warga yang datang dari luar Banjarmasin, agar tak melintasi jalan keramaian Kota. Tetapi malam ini sifatnya hanya imbauan dan sosiaisasi saa, ” terang Kapolresta.

Sejam melakukan pemeriksaan identitas pengendara yang masuk, lebih banyak warga domisili Banjarmasin.

“Untuk warga luar Banjarmasin banyak juga, namun mereka kita berikan toleransi saja. Besok-besok tak ada toleransi lagi, mau alasannya seperti pemeriksaan tadi mengantar barang, jenguk keluarga dan mengantar teman tidak boleh, hari ini masih kita maklumi, karena kita hanya imbauan dan sosialisasi, ” tegas Rachmat.

Terkhusus bagi warga Banjarmasin, disarankan agar jangan sampai terlalu lewat jam malam. Lebik baik diam di rumah jika tidak darurat.

“Ada jam malam. Jam 9 malam kita akan matikan lampu Jalan dan kita skat jalan ke dalam kota dan mengalihkan pengendara ke Jalan Pramuka. Sama saja dengan pemberlakuan PSBB. Tetapi ini beda, ada pengetatan operasi yustisi dan pemerikaan tentang vaksin dan lainnya, karena PPKM Level IV, jadi jika bukan warga Banjarmasin, yang hanya main saja kesini tidak darurat, maka akan diminta putara balik, ” tutupnya. (lan)

BANJARMASIN – Sejak pukul setengah delapan malam tadi, perbatasan Banjarmasin dan Kabupaten Banjarmasin, di A Yani KM 6 dijaga aparat TNI-Polri serta Dishub dan Satpol PP, Rabu (18/8).

Mereka melakukan pengetatan bagi masyarakat yang datang dari luar Banjarmasin.

Satu jam setelah melakukan pemeriksaan identitas pengendara yang masuk kedalam Kota, pengendara yang datang dari arah luar kota diarahkan untuk masuk ke Banjarmasin, melintasi Jalan Pramuka, Terminal KM 6.

Terpantau hingga pukul 22.30 Wita, petugas masih berjaga. Begitu pula jalan masih ditutup. Yang datang dari luar kota masih diarahkan ke kawasan Pramuka.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan, menerangkan jika kegiatan ini menindaklanjuti arahan apel pagi operasi yustisi.

“Kita hanya melakukan pengetatan bagi warga yang datang dari luar Banjarmasin, agar tak melintasi jalan keramaian Kota. Tetapi malam ini sifatnya hanya imbauan dan sosiaisasi saa, ” terang Kapolresta.

Sejam melakukan pemeriksaan identitas pengendara yang masuk, lebih banyak warga domisili Banjarmasin.

“Untuk warga luar Banjarmasin banyak juga, namun mereka kita berikan toleransi saja. Besok-besok tak ada toleransi lagi, mau alasannya seperti pemeriksaan tadi mengantar barang, jenguk keluarga dan mengantar teman tidak boleh, hari ini masih kita maklumi, karena kita hanya imbauan dan sosialisasi, ” tegas Rachmat.

Terkhusus bagi warga Banjarmasin, disarankan agar jangan sampai terlalu lewat jam malam. Lebik baik diam di rumah jika tidak darurat.

“Ada jam malam. Jam 9 malam kita akan matikan lampu Jalan dan kita skat jalan ke dalam kota dan mengalihkan pengendara ke Jalan Pramuka. Sama saja dengan pemberlakuan PSBB. Tetapi ini beda, ada pengetatan operasi yustisi dan pemerikaan tentang vaksin dan lainnya, karena PPKM Level IV, jadi jika bukan warga Banjarmasin, yang hanya main saja kesini tidak darurat, maka akan diminta putara balik, ” tutupnya. (lan)

Most Read

Artikel Terbaru

/