alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

BMKG Banjarbaru: Setiap Tahun Suhu Bertambah Panas

BANJARBARU – Pemanasan global tengah mengancam. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru mencatat, setiap tahunnya panas bumi terus bertambah.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru, Goeroeh Tjiptanto melalui Staf Data dan Informasi, Khairullah menyampaikan, berdasarkan hasil pengolahan BMKG, tren suhu di Indonesia secara umum mengalami kenaikan 0,03 derajat celsius setiap tahunnya.

Khusus di Kalsel, dia menjelaskan, berdasarkan data pengamatan mereka suhu paling tinggi pada tahun ini tercatat mencapai 33,7 derajat celsius. “Namun untuk saat ini, kondisi tersebut tidak ada pengaruhnya secara langsung terhadap danau atau sungai yang surut,” jelasnya.

Terkait cuaca saat ini, menurut Khairullah sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan sudah memasuki musim Kemarau. “Kecuali sebagian Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru,” ucapnya.

Untuk prakiraan kapan musim hujan, dia menuturkan bahwa saat ini masih dalam draft. Jika sudah fix akan segera mereka sosialisasikan ke masyarakat.

“Namun jika dilihat dari normalnya, secara umum awal musim hujan untuk wilayah Kalimantan Selatan berkisar antara awal Oktober sampai awal November,” tuturnya.

Sementara itu, meski Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru menyatakan bahwa bulan ini sebagian besar wilayah Kalsel memasuki musim kemarau. Namun, dalam beberapa hari terakhir hujan masih mengguyur sejumlah daerah.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Bayu Kencana Putra mengatakan, hujan masih turun di tengah musim kemarau lantaran tingginya uap air di lapisan atmosfer yang menyebabkan potensi pembentukan awan di wilayah Indonesia. “Khususnya di Kalsel,” katanya.

Berdasarkan data mereka, kondisi cuaca saat ini masih berpotensi hujan di beberapa daerah Kalsel. Khususnya di wilayah Timur dan Barat. “Seperti di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu dan Kotabaru,” ujar Bayu.

Selain itu, dia mengungkapkan gelombang laut hingga beberapa hari ke depan juga masih tinggi. “Diprakirakan bisa mencapai 4 meter di wilayah perairan selatan Kalsel atau di Laut Jawa,” pungkasnya. (ris/ran/ema)

BANJARBARU – Pemanasan global tengah mengancam. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru mencatat, setiap tahunnya panas bumi terus bertambah.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru, Goeroeh Tjiptanto melalui Staf Data dan Informasi, Khairullah menyampaikan, berdasarkan hasil pengolahan BMKG, tren suhu di Indonesia secara umum mengalami kenaikan 0,03 derajat celsius setiap tahunnya.

Khusus di Kalsel, dia menjelaskan, berdasarkan data pengamatan mereka suhu paling tinggi pada tahun ini tercatat mencapai 33,7 derajat celsius. “Namun untuk saat ini, kondisi tersebut tidak ada pengaruhnya secara langsung terhadap danau atau sungai yang surut,” jelasnya.

Terkait cuaca saat ini, menurut Khairullah sebagian besar wilayah Kalimantan Selatan sudah memasuki musim Kemarau. “Kecuali sebagian Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru,” ucapnya.

Untuk prakiraan kapan musim hujan, dia menuturkan bahwa saat ini masih dalam draft. Jika sudah fix akan segera mereka sosialisasikan ke masyarakat.

“Namun jika dilihat dari normalnya, secara umum awal musim hujan untuk wilayah Kalimantan Selatan berkisar antara awal Oktober sampai awal November,” tuturnya.

Sementara itu, meski Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kelas I Banjarbaru menyatakan bahwa bulan ini sebagian besar wilayah Kalsel memasuki musim kemarau. Namun, dalam beberapa hari terakhir hujan masih mengguyur sejumlah daerah.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor Banjarmasin, Bayu Kencana Putra mengatakan, hujan masih turun di tengah musim kemarau lantaran tingginya uap air di lapisan atmosfer yang menyebabkan potensi pembentukan awan di wilayah Indonesia. “Khususnya di Kalsel,” katanya.

Berdasarkan data mereka, kondisi cuaca saat ini masih berpotensi hujan di beberapa daerah Kalsel. Khususnya di wilayah Timur dan Barat. “Seperti di Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Tanah Bumbu dan Kotabaru,” ujar Bayu.

Selain itu, dia mengungkapkan gelombang laut hingga beberapa hari ke depan juga masih tinggi. “Diprakirakan bisa mencapai 4 meter di wilayah perairan selatan Kalsel atau di Laut Jawa,” pungkasnya. (ris/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/