alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Ady Incar Medali Emas Maraton

BANJARMASIN – Atlet maraton andalan Kalsel, M Ady Saputra yakin mampu mempersembahkan medali emas untuk Banua di ajang PON XX Papua, Oktober mendatang. Ady sudah mempersiapkan diri dalam dua tahun terakhir.

Ady tengah menjalani latihan intensif di Salatiga, Jawa Tengah. Sebelumnya juga menjalani intensitas latihan di Depok, Jawa Barat. Sebelumnya memiliki segudang prestasi di cabang olahraga atletik. Beberapa kejuaraan seperti Binloop 60 kilometer di Tangerang, Brigif 10 kilometer di Surabaya, dan event Bontang Virtual 28K berhasil mencatat namanya sebagai sang jawara. Ditambah beberapa prestasi lain seperti juara 2 Borobudur maraton, juara 2 Marinir 10 kilometer, serta juara 3 Surabaya maraton, dan juara 3 Jabar International maraton.

Segudang prestasi tersebut akan menjadi modal apiknya untuk menatap PON nanti. Namun, Ady juga melihat persiapan serius para calon lawan-lawannya di ajang multi event nasional tersebut. “Dari segi lawan hampir imbang semua. Intinya saya harus mempersiapkan diri lebih baik dan lebih lagi dari mereka, serta harus berani dan percaya diri,” katanya.

Pelatih maraton, Dwijanarto mengatakan bahwa saat ini Ady sudah memasuki tahap pra kompetisi dalam persiapannya. “Salatiga dipilih karena memiliki rute tanjakan yang berguna untuk latihan ketinggian dengan kelembapan udara minim,” jelasnya.

Dwi mengatakan bahwa Ady tengah fokus untuk pelatihan endurance serta kecepatan. Menurutnya, cuaca di Papua pasti bakal lebih terik dibandingkan tempat latihannya saat ini. “Untuk mengantisipasi itu semua, saya harus meningkatkan daya tahan dan terus menambah kecepatan agar bisa mengatasi cuaca terik yang sudah terkenal di wilayah bagian Indonesia Timur tersebut,” tutupnya.(bir/dye/ema)

BANJARMASIN – Atlet maraton andalan Kalsel, M Ady Saputra yakin mampu mempersembahkan medali emas untuk Banua di ajang PON XX Papua, Oktober mendatang. Ady sudah mempersiapkan diri dalam dua tahun terakhir.

Ady tengah menjalani latihan intensif di Salatiga, Jawa Tengah. Sebelumnya juga menjalani intensitas latihan di Depok, Jawa Barat. Sebelumnya memiliki segudang prestasi di cabang olahraga atletik. Beberapa kejuaraan seperti Binloop 60 kilometer di Tangerang, Brigif 10 kilometer di Surabaya, dan event Bontang Virtual 28K berhasil mencatat namanya sebagai sang jawara. Ditambah beberapa prestasi lain seperti juara 2 Borobudur maraton, juara 2 Marinir 10 kilometer, serta juara 3 Surabaya maraton, dan juara 3 Jabar International maraton.

Segudang prestasi tersebut akan menjadi modal apiknya untuk menatap PON nanti. Namun, Ady juga melihat persiapan serius para calon lawan-lawannya di ajang multi event nasional tersebut. “Dari segi lawan hampir imbang semua. Intinya saya harus mempersiapkan diri lebih baik dan lebih lagi dari mereka, serta harus berani dan percaya diri,” katanya.

Pelatih maraton, Dwijanarto mengatakan bahwa saat ini Ady sudah memasuki tahap pra kompetisi dalam persiapannya. “Salatiga dipilih karena memiliki rute tanjakan yang berguna untuk latihan ketinggian dengan kelembapan udara minim,” jelasnya.

Dwi mengatakan bahwa Ady tengah fokus untuk pelatihan endurance serta kecepatan. Menurutnya, cuaca di Papua pasti bakal lebih terik dibandingkan tempat latihannya saat ini. “Untuk mengantisipasi itu semua, saya harus meningkatkan daya tahan dan terus menambah kecepatan agar bisa mengatasi cuaca terik yang sudah terkenal di wilayah bagian Indonesia Timur tersebut,” tutupnya.(bir/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/