alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Yatim karena Covid-19, Bakal Dapat Bantuan Sosial, Begini Syarat-Syarat Penerimanya…

BANJARMASIN – Anak yatim yang orang tuanya meninggal dunia karena wabah covid akan menerima bantuan dari Kementerian Sosial. Pendaftaran calon penerima bantuan sudah mulai berjalan.

Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Iwan Ristianto mengatakan, sudah ada beberapa nama yang masuk.

“Sejak kami umumkan pada Jumat (13/8) lalu di laman media sosial Dinsos, ada 10 nama yang meng-klik link itu,” ujarnya kemarin (15/8).

Ada tiga syarat untuk penerima bantuan. Pertama, warga Banjarmasin dan berdomisili di sini. Kedua, maksimal berusia 18 tahun, belum menikah dan belum bekerja.

Ketiga, melampirkan surat keterangan dokter. “Paling utama surat dari dokter, bahwa memang meninggal akibat covid,” jelasnya.

Berikutnya, Dinsos akan memverifikasinya ke lapangan. Agar pengucuran bantuan tak salah sasaran.

Namun, Iwan mengaku dalam bentuk apa dan berapa nominal bantuannya. “Pemerintah pusat cuma meminta kami membantu pendataan,” tukasnya.

Sebelumnya, 9 Agustus lalu, Kemensos mengeluarkan instruksi kepada semua Dinsos di daerah untuk memulai pendataan anak yang kehilangan orang tuanya akibat pandemi. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Anak yatim yang orang tuanya meninggal dunia karena wabah covid akan menerima bantuan dari Kementerian Sosial. Pendaftaran calon penerima bantuan sudah mulai berjalan.

Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Iwan Ristianto mengatakan, sudah ada beberapa nama yang masuk.

“Sejak kami umumkan pada Jumat (13/8) lalu di laman media sosial Dinsos, ada 10 nama yang meng-klik link itu,” ujarnya kemarin (15/8).

Ada tiga syarat untuk penerima bantuan. Pertama, warga Banjarmasin dan berdomisili di sini. Kedua, maksimal berusia 18 tahun, belum menikah dan belum bekerja.

Ketiga, melampirkan surat keterangan dokter. “Paling utama surat dari dokter, bahwa memang meninggal akibat covid,” jelasnya.

Berikutnya, Dinsos akan memverifikasinya ke lapangan. Agar pengucuran bantuan tak salah sasaran.

Namun, Iwan mengaku dalam bentuk apa dan berapa nominal bantuannya. “Pemerintah pusat cuma meminta kami membantu pendataan,” tukasnya.

Sebelumnya, 9 Agustus lalu, Kemensos mengeluarkan instruksi kepada semua Dinsos di daerah untuk memulai pendataan anak yang kehilangan orang tuanya akibat pandemi. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/