alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Tak Punya Pemakaman Khusus, Jenazah Covid-19 di HST Dimakamkan di Pemakaman Umum

BARABAI – Pemerintah Hulu Sungai Tengah (HST) sampai saat ini tidak memiliki lahan khusus untuk pemakaman jenazah Covid-19. Padahal angka kematian karena Covid-19 di HST paling tinggi di Banua Enam. Data terakhir jumlahnya mencapai 135 jenazah.

Kepala Pelaksana BPBD HST, Budi Harianto membenarkan jika HST tidak memiliki lahan khusus jenazah Covid-19. Selama ini jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di desa masing-masing. “Memang tidak ada, karena rata-rata warga ikut rukun kematian di desanya. Tapi tidak tahu ke depannya kalau memang sikonnya mengharuskan bisa disediakan khusus,” bebernya, Rabu (11/8) kemarin.

Lantas apakah tidak pernah diusulkan untuk pengadaan alkah khusus Covid-19? Plt Sekretaris Dinas Kesehatan HST, Husnawati menjawab tidak pernah. Menurutnya, memang pernah ada wacana menyediakan lokasi khusus.

Namun tak terwujud karena dikhawatirkan ada penolakan dari warga. “Orang kita di Barabai kalau meninggal maunya dikubur di kampung sendiri. Atau malah di alkah keluarga. Ini mungkin pertimbangannya, sehingga penyediaan lokasi khusus jenazah Covid-19 tidak terlaksana,” ujarnya.

Sementara itu kondisi HST masih berada di wilayah dengan risiko tinggi. Sepekan ini ada penambahan puluhan orang per hari. Seperti kemarin jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 54 orang. Total yang masih dalam perawatan sebanyak 382 orang. Angka kumulatif keseluruhan 2.131 orang. Sedangkan orang sembuh bertambah 34 orang. Total keseluruhan kesembuhan dari Covid-19 sebanyak 1.615 orang.(mal/dye/ema)

BARABAI – Pemerintah Hulu Sungai Tengah (HST) sampai saat ini tidak memiliki lahan khusus untuk pemakaman jenazah Covid-19. Padahal angka kematian karena Covid-19 di HST paling tinggi di Banua Enam. Data terakhir jumlahnya mencapai 135 jenazah.

Kepala Pelaksana BPBD HST, Budi Harianto membenarkan jika HST tidak memiliki lahan khusus jenazah Covid-19. Selama ini jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di desa masing-masing. “Memang tidak ada, karena rata-rata warga ikut rukun kematian di desanya. Tapi tidak tahu ke depannya kalau memang sikonnya mengharuskan bisa disediakan khusus,” bebernya, Rabu (11/8) kemarin.

Lantas apakah tidak pernah diusulkan untuk pengadaan alkah khusus Covid-19? Plt Sekretaris Dinas Kesehatan HST, Husnawati menjawab tidak pernah. Menurutnya, memang pernah ada wacana menyediakan lokasi khusus.

Namun tak terwujud karena dikhawatirkan ada penolakan dari warga. “Orang kita di Barabai kalau meninggal maunya dikubur di kampung sendiri. Atau malah di alkah keluarga. Ini mungkin pertimbangannya, sehingga penyediaan lokasi khusus jenazah Covid-19 tidak terlaksana,” ujarnya.

Sementara itu kondisi HST masih berada di wilayah dengan risiko tinggi. Sepekan ini ada penambahan puluhan orang per hari. Seperti kemarin jumlah orang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 54 orang. Total yang masih dalam perawatan sebanyak 382 orang. Angka kumulatif keseluruhan 2.131 orang. Sedangkan orang sembuh bertambah 34 orang. Total keseluruhan kesembuhan dari Covid-19 sebanyak 1.615 orang.(mal/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/