alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Shoulder Bag Ekonomis

BANJARMASIN – Sesuai namanya, shoulder bag adalah tas yang biasa digantungkan di pundak. Sejak setahun belakangan, tas ini begitu digemari.

Tas pundak khas dengan bentuknya yang tak seberapa besar, memanjang dan punya tali dengan panjang sedang. Tas ini menjadi sangat disukai, terutama sejak para influencer ramai memakainya.

Tren tas ini juga menjadi angin segar bagi para pedagang tas di Banua. Salah satunya seperti Lia (35). Wanita paruh baya ini merasa dagangan tasnya cukup laku. Terutama untuk tas-tas kecil.

“Tas-tas kecil seperti ini memang sedang ramai dicari,” ujarnya.

Menurut pedagang di Jalan Pramuka ini, tas pundak dan tas-tas kecil lainnya kini semakin simpel. Dengan model yang sederhana namun terlihat gaya.

Tas-tas ini begitu disukai oleh kalangan remaja dan wanita muda. “Paling sering dibeli oleh anak muda kisaran SMP sampai kuliahan,” tuturnya.

Kini, bahan dan variasi warna tas semakin beragam. Bahkan bisa dengan mudah dimiliki dengan budget yang minim sekalipun. “Tak mesti yang premium, sekarang tas-tas kulit sintetis terjangkau harganya,” ujarnya.

Lia sendiri menjual tas mini tersebut seharga 45 ribu rupiah saja. Dengan aneka pilihan warna. “Saya jual murah saja karena memang target pembelinya anak muda,” ujarnya.

Soal best seller, warna putih menjadi yang paling disukai. Karena tas putih bisa dipadukan dengan berbagai jenis gaya busana. Mulai dari kasual, elegan, sporty dan sebagainya.

“Putih paling laku dan memang jadi warna favorit sepanjang masa,” tuntasnya. (tia/bin/ema)

 

BANJARMASIN – Sesuai namanya, shoulder bag adalah tas yang biasa digantungkan di pundak. Sejak setahun belakangan, tas ini begitu digemari.

Tas pundak khas dengan bentuknya yang tak seberapa besar, memanjang dan punya tali dengan panjang sedang. Tas ini menjadi sangat disukai, terutama sejak para influencer ramai memakainya.

Tren tas ini juga menjadi angin segar bagi para pedagang tas di Banua. Salah satunya seperti Lia (35). Wanita paruh baya ini merasa dagangan tasnya cukup laku. Terutama untuk tas-tas kecil.

“Tas-tas kecil seperti ini memang sedang ramai dicari,” ujarnya.

Menurut pedagang di Jalan Pramuka ini, tas pundak dan tas-tas kecil lainnya kini semakin simpel. Dengan model yang sederhana namun terlihat gaya.

Tas-tas ini begitu disukai oleh kalangan remaja dan wanita muda. “Paling sering dibeli oleh anak muda kisaran SMP sampai kuliahan,” tuturnya.

Kini, bahan dan variasi warna tas semakin beragam. Bahkan bisa dengan mudah dimiliki dengan budget yang minim sekalipun. “Tak mesti yang premium, sekarang tas-tas kulit sintetis terjangkau harganya,” ujarnya.

Lia sendiri menjual tas mini tersebut seharga 45 ribu rupiah saja. Dengan aneka pilihan warna. “Saya jual murah saja karena memang target pembelinya anak muda,” ujarnya.

Soal best seller, warna putih menjadi yang paling disukai. Karena tas putih bisa dipadukan dengan berbagai jenis gaya busana. Mulai dari kasual, elegan, sporty dan sebagainya.

“Putih paling laku dan memang jadi warna favorit sepanjang masa,” tuntasnya. (tia/bin/ema)

 

Most Read

Artikel Terbaru

/