alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

383 Pelamar Berharap Ikut Tes SKD

BANJARMASIN – Sampai hari terakhir seleksi CPNS Pemprov Kalsel, Sabtu (7/8) tadi, ada sebanyak 383 pelamar yang mendaftarkan sanggahan.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel dan Badan Kepegawain Nasional (BKN) butuh waktu sampai 15 Agustus mendatang untuk melakukan verifikasi ulang semua dokumen peserta yang melakukan sanggahan ini. “Sebelum tanggal itu sudah ada hasil. Karena pada 15 Agustus akan diumumkan peserta yang lulus sanggahan,” terang Kepala BKD Kalsel, Sulkan kemarin.

Dia menjelaskan dari jumlah penyanggah sampai batas waktu ditutup. Untuk penyanggah di formasi CPNS ada sebanyak 365 pelamar. Sedangkan di formasi PPPK ada sebanyak 18 pelamar. “CPNS lebih banyak,” tukasnya.

Sebelum masa sanggah, BKD Kalsel dan BKN sudah mengumumkan jumlah pelamar CPNS yang lulus seleksi awal pada 3 Agustus lalu. Yakni sebanyak 4.270 orang dari total 4.987 pelamar. Sementara, di formasi PPPK non guru dari jumlah pelamar sebanyak 212 orang, hanya 176 pelamar yang memenuhi syarat.

Sembari menunggu tahapan selanjutnya, Sulkan mewanti-wanti agar para pelamar tidak tergiur jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun. Dia menegaskan, bahwa hal tersebut merupakan tindakan penipuan dan di luar tanggung jawab tim seleksi. “Kami harap peserta diharapkan secara berkala memeriksa pengumuman terkait seleksi CPNS tahun 2021 pada website BKD Kalsel. Dan kami tegaskan kegiatan seleksi penerimaan CPNS tahun 2021 tidak dipungut biaya apapun,” tuturnya.

Lalu kapan pelaksanaan tes lanjutan, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)? Sulkan membeberkan, tes SKD dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT)-BKN sudah dijadwalkan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2021. “Bisa saja di bulan September atau Oktober mendatang. Peserta harus terus memeriksa secara berkala pengumuman,” cetusnya.

Meski belum mendapatkan jadwal resmi, pihaknya sudah menyiapkan tempat dan perangkat. Ada 200 laptop siap dipakai untuk pelaksanaan tes SKD nanti. “Tempatnya sama seperti yang lalu-lalu di Gedung Ideham Chalid Perkantoran Pemprov,” sebutnya.

Digelar di tengah pandemi. Pelaksanaan tes SKD sebutnya akan lebih ketat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Meski belum ada arahan peserta harus dites antigen terlebih dulu. Namun Sulkan menegaskan, semua peserta yang masuk ke tempat tes harus diperiksa suhu badan. “Protokol kesehatan ketat akan diterapkan,” tekannya.

Untuk menghindari terjadinya kerumuman, pihaknya sudah menyusun pola waktu pelaksanaan. Yakni akan dibatasi tiap jumlah peserta. Dimana jumlah peserta yang ada di dalam ruangan tes, jumlahnya tak lebih dari 50 persen kapasitas ruangan. “Mungkin dalam sehari nanti pelaksanaannya hanya 2-3 kali saja. Beda dengan tahun sebelumnya, yang dalam sehari bisa sampai 5 kali pelaksanaan,” ujarnya. (mof/ran/ema)

BANJARMASIN – Sampai hari terakhir seleksi CPNS Pemprov Kalsel, Sabtu (7/8) tadi, ada sebanyak 383 pelamar yang mendaftarkan sanggahan.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel dan Badan Kepegawain Nasional (BKN) butuh waktu sampai 15 Agustus mendatang untuk melakukan verifikasi ulang semua dokumen peserta yang melakukan sanggahan ini. “Sebelum tanggal itu sudah ada hasil. Karena pada 15 Agustus akan diumumkan peserta yang lulus sanggahan,” terang Kepala BKD Kalsel, Sulkan kemarin.

Dia menjelaskan dari jumlah penyanggah sampai batas waktu ditutup. Untuk penyanggah di formasi CPNS ada sebanyak 365 pelamar. Sedangkan di formasi PPPK ada sebanyak 18 pelamar. “CPNS lebih banyak,” tukasnya.

Sebelum masa sanggah, BKD Kalsel dan BKN sudah mengumumkan jumlah pelamar CPNS yang lulus seleksi awal pada 3 Agustus lalu. Yakni sebanyak 4.270 orang dari total 4.987 pelamar. Sementara, di formasi PPPK non guru dari jumlah pelamar sebanyak 212 orang, hanya 176 pelamar yang memenuhi syarat.

Sembari menunggu tahapan selanjutnya, Sulkan mewanti-wanti agar para pelamar tidak tergiur jika ada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun. Dia menegaskan, bahwa hal tersebut merupakan tindakan penipuan dan di luar tanggung jawab tim seleksi. “Kami harap peserta diharapkan secara berkala memeriksa pengumuman terkait seleksi CPNS tahun 2021 pada website BKD Kalsel. Dan kami tegaskan kegiatan seleksi penerimaan CPNS tahun 2021 tidak dipungut biaya apapun,” tuturnya.

Lalu kapan pelaksanaan tes lanjutan, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)? Sulkan membeberkan, tes SKD dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT)-BKN sudah dijadwalkan pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2021. “Bisa saja di bulan September atau Oktober mendatang. Peserta harus terus memeriksa secara berkala pengumuman,” cetusnya.

Meski belum mendapatkan jadwal resmi, pihaknya sudah menyiapkan tempat dan perangkat. Ada 200 laptop siap dipakai untuk pelaksanaan tes SKD nanti. “Tempatnya sama seperti yang lalu-lalu di Gedung Ideham Chalid Perkantoran Pemprov,” sebutnya.

Digelar di tengah pandemi. Pelaksanaan tes SKD sebutnya akan lebih ketat dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Meski belum ada arahan peserta harus dites antigen terlebih dulu. Namun Sulkan menegaskan, semua peserta yang masuk ke tempat tes harus diperiksa suhu badan. “Protokol kesehatan ketat akan diterapkan,” tekannya.

Untuk menghindari terjadinya kerumuman, pihaknya sudah menyusun pola waktu pelaksanaan. Yakni akan dibatasi tiap jumlah peserta. Dimana jumlah peserta yang ada di dalam ruangan tes, jumlahnya tak lebih dari 50 persen kapasitas ruangan. “Mungkin dalam sehari nanti pelaksanaannya hanya 2-3 kali saja. Beda dengan tahun sebelumnya, yang dalam sehari bisa sampai 5 kali pelaksanaan,” ujarnya. (mof/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/