alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Kalsel Tambah 80 Ton Oksigen dari Konawe

BANJARBARU – Setelah sebelumnya mendapatkan bantuan ISO Tank berkapasitas 20 ton dari SKK Migas. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali manambah pasokan ketersediaan stok oksigen dengan meminjam tiga ISO tank tambahan.

Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA mengatakan, empat ISO Tank tersebut saat ini diangkut LCT ke Konawe, Sulawesi Tenggara untuk mengisi oksigen di sana. “Sekarang LCT yang disewa Pemprov Kalsel sedang berlayar di laut menuju Konawe,” katanya.

Dia mengungkapkan, kapasitas empat ISO Tank yang dipinjam oleh pemprov Kalsel masing-masing 20 ton. Sehingga total tambahan oksigen nanti mencapai 80 ton. “Dengan tambahan 80 ton tersebut maka ketersediaan oksigen di Kalsel akan aman,” ungkapnya.

Safrizal mengatakan, pihaknya sengaja meminjam tiga ISO Tank untuk menambah satu unit yang sudah ada, agar LCT yang disewa dapat digunakan maksimal dan sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

LCT sendiri diperkirakan tiba di Banjarmasin sekitar 10 Agustus nanti. “Tergantung cuaca di laut, mungkin tanggal 10 atau 11 Agustus tiba di Banjarmasin,” ujar Safrizal.

Ditambahkannya, apabila oksigen cair 80 ton tersebut tiba dan ditambah dengan oksigen regular yang diproduksi di Kalsel, maka akan cukup digunakan untuk 10 hari ke depan.

“Namun satu ISO Tank atau 20 ton oksigen cair yang tiba nanti akan diperbantukan ke provinsi tetangga Kalimantan Tengah yang kini juga sedang krisis oksigen,” tutur Safrizal.

Safrizal menegaskan dengan stok 80 ton oksigen cair maka Kalimantan Selatan menjadi daerah yang paling aman ketersediaan oksigennya di pulau Kalimantan.

“Kalau untuk saat ini, stok oksigen di Kalsel aman untuk dua hingga tiga hari ke depan dan selanjutnya pemprov Kalsel akan kembali mencari sumber oksigen tambahan,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam kunjungan Kerja Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (5/8), Kalsel juga mendapatkan tambahan oksigen.

“Saya mengirim 50 oksigen konsentrator termasuk APD dan peralatan lain, ini ditempatkan di isoter-isoter yang memerlukan,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga akan mengirimkan vaksin dalam jumlah besar Agustus sampai September. “Pada Agustus, 78 juta vaksin akan disebar ke seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Kalau realisasi vaksinasi sudah bagus, dan wilayah-wilayah dapat menekan kasus Covid-19, maka menurut Kapolri, ke depan yang harus terus dikuatkan adalah protokol kesehatan. (ris/ran/ema)

BANJARBARU – Setelah sebelumnya mendapatkan bantuan ISO Tank berkapasitas 20 ton dari SKK Migas. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali manambah pasokan ketersediaan stok oksigen dengan meminjam tiga ISO tank tambahan.

Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA mengatakan, empat ISO Tank tersebut saat ini diangkut LCT ke Konawe, Sulawesi Tenggara untuk mengisi oksigen di sana. “Sekarang LCT yang disewa Pemprov Kalsel sedang berlayar di laut menuju Konawe,” katanya.

Dia mengungkapkan, kapasitas empat ISO Tank yang dipinjam oleh pemprov Kalsel masing-masing 20 ton. Sehingga total tambahan oksigen nanti mencapai 80 ton. “Dengan tambahan 80 ton tersebut maka ketersediaan oksigen di Kalsel akan aman,” ungkapnya.

Safrizal mengatakan, pihaknya sengaja meminjam tiga ISO Tank untuk menambah satu unit yang sudah ada, agar LCT yang disewa dapat digunakan maksimal dan sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

LCT sendiri diperkirakan tiba di Banjarmasin sekitar 10 Agustus nanti. “Tergantung cuaca di laut, mungkin tanggal 10 atau 11 Agustus tiba di Banjarmasin,” ujar Safrizal.

Ditambahkannya, apabila oksigen cair 80 ton tersebut tiba dan ditambah dengan oksigen regular yang diproduksi di Kalsel, maka akan cukup digunakan untuk 10 hari ke depan.

“Namun satu ISO Tank atau 20 ton oksigen cair yang tiba nanti akan diperbantukan ke provinsi tetangga Kalimantan Tengah yang kini juga sedang krisis oksigen,” tutur Safrizal.

Safrizal menegaskan dengan stok 80 ton oksigen cair maka Kalimantan Selatan menjadi daerah yang paling aman ketersediaan oksigennya di pulau Kalimantan.

“Kalau untuk saat ini, stok oksigen di Kalsel aman untuk dua hingga tiga hari ke depan dan selanjutnya pemprov Kalsel akan kembali mencari sumber oksigen tambahan,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam kunjungan Kerja Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (5/8), Kalsel juga mendapatkan tambahan oksigen.

“Saya mengirim 50 oksigen konsentrator termasuk APD dan peralatan lain, ini ditempatkan di isoter-isoter yang memerlukan,” ucap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga akan mengirimkan vaksin dalam jumlah besar Agustus sampai September. “Pada Agustus, 78 juta vaksin akan disebar ke seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Kalau realisasi vaksinasi sudah bagus, dan wilayah-wilayah dapat menekan kasus Covid-19, maka menurut Kapolri, ke depan yang harus terus dikuatkan adalah protokol kesehatan. (ris/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/