alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Dari Pelantikan Kadis dan Seleksi Sekda, Ibnu Sina: Kalau Bisa Cepat, Jangan Diperlambat

BANJARMASIN – Akhirnya Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina melantik lima kepala dinas yang baru, kemarin (6/8) pagi di Balai Kota.

Sebelumnya, selama hampir setahun, tampuk pimpinan di lima SKPD itu hanya diisi pelaksana tugas (plt).
Adapun lima pejabat yang dilantik adalah Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Ichrom M Tezar; Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Ahmad Muzaiyin; Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik, Wisdiasti Kartika; Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja, Isa Ansari dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, M Makhmud.

Namuan, hanya empat pejabat yang hadir. M Makhmud mengikuti pelantikan secara daring dikarenakan sedang menjalani isolasi mandiri.

Wali kota menjelaskan, sebagai kepala daerah pemenang pilkada yang baru dilantik, sejatinya mesti menunggu selama enam bulan untuk bisa melantik.

“Tapi kami mendapat pengecualian dan persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri untuk melantik,” ungkapnya.
Seusai melantik, Ibnu berpesan agar mereka menjaga amanah jabatan ini. “Kalau bisa cepat jangan diperlambat, kalau bisa mudah jangan dipersulit, kalau bisa selesai hari ini jangan tunda esok hari,” pesannya.

Sisi lain, Ibnu juga menjamin posisi sekretaris daerah akan terisi tahun ini juga.

Pemko pun sudah diizinkan Kemendagri untuk membuka lelang jabatan. Sejauh ini, panitia seleksi (pansel) sekda sudah dibentuk. Terdiri atas akademisi, tokoh masyarakat dan birokrat.

“Posisi sekda akan dilelang. Kami sudah dapat izin dan suratnya dari pusat. Sesegeranya seleksi, syarat dan ketentuannya akan diumumkan,” tambah Ibnu.

Dijelaskannya, seleksi jabatan sekda tak hanya terbuka untuk orang pemko. Tapi dibuka untuk ASN se-Kalsel.
Persyaratannya, pejabat eselon IIb dan golongan IVb. Kemudian, sudah dua kali menduduki jabatan sebagai kepala SKPD.

Soal peluang, Ibnu melihat beberapa pelamar tampak memenuhi kriteria.

“Jumlahnya ada lima atau enam orang. Yang jelas, usia pelamar saat mendaftar tak melewati 58 tahun,” tutupnya.
Sejak ditinggal Hamli Kursani yang pensiun, jabatan sekda tak kunjung terisi. Saat ini jabatan tertinggi di sekretariat daerah itu hanya diisi seorang pelaksana harian (plh).

Jabatan itu tak bisa diisi secepatnya karena berbenturan dengan pilkada serentak 2020 lalu. (war/fud/ema)

BANJARMASIN – Akhirnya Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina melantik lima kepala dinas yang baru, kemarin (6/8) pagi di Balai Kota.

Sebelumnya, selama hampir setahun, tampuk pimpinan di lima SKPD itu hanya diisi pelaksana tugas (plt).
Adapun lima pejabat yang dilantik adalah Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Ichrom M Tezar; Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar, Ahmad Muzaiyin; Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik, Wisdiasti Kartika; Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja, Isa Ansari dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, M Makhmud.

Namuan, hanya empat pejabat yang hadir. M Makhmud mengikuti pelantikan secara daring dikarenakan sedang menjalani isolasi mandiri.

Wali kota menjelaskan, sebagai kepala daerah pemenang pilkada yang baru dilantik, sejatinya mesti menunggu selama enam bulan untuk bisa melantik.

“Tapi kami mendapat pengecualian dan persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri untuk melantik,” ungkapnya.
Seusai melantik, Ibnu berpesan agar mereka menjaga amanah jabatan ini. “Kalau bisa cepat jangan diperlambat, kalau bisa mudah jangan dipersulit, kalau bisa selesai hari ini jangan tunda esok hari,” pesannya.

Sisi lain, Ibnu juga menjamin posisi sekretaris daerah akan terisi tahun ini juga.

Pemko pun sudah diizinkan Kemendagri untuk membuka lelang jabatan. Sejauh ini, panitia seleksi (pansel) sekda sudah dibentuk. Terdiri atas akademisi, tokoh masyarakat dan birokrat.

“Posisi sekda akan dilelang. Kami sudah dapat izin dan suratnya dari pusat. Sesegeranya seleksi, syarat dan ketentuannya akan diumumkan,” tambah Ibnu.

Dijelaskannya, seleksi jabatan sekda tak hanya terbuka untuk orang pemko. Tapi dibuka untuk ASN se-Kalsel.
Persyaratannya, pejabat eselon IIb dan golongan IVb. Kemudian, sudah dua kali menduduki jabatan sebagai kepala SKPD.

Soal peluang, Ibnu melihat beberapa pelamar tampak memenuhi kriteria.

“Jumlahnya ada lima atau enam orang. Yang jelas, usia pelamar saat mendaftar tak melewati 58 tahun,” tutupnya.
Sejak ditinggal Hamli Kursani yang pensiun, jabatan sekda tak kunjung terisi. Saat ini jabatan tertinggi di sekretariat daerah itu hanya diisi seorang pelaksana harian (plh).

Jabatan itu tak bisa diisi secepatnya karena berbenturan dengan pilkada serentak 2020 lalu. (war/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/