alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Senin, 16 Mei 2022

Ratusan Pelamar Tak Lolos Administasi

PELAIHARI – Hasil seleksi administrasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala telah resmi diumumkan, beberapa waktu lalu. Terdapat sekitar 300 pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi dan kemungkinan akan melakukan sanggahan.

“Itu sah saja dilakukan dengan menyampaikan bukti yang kuat,” ucap Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Formasi dan Pengadaan pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tala Irfan Lutfi, baru-baru tadi.

Menurutnya, ada beberapa persyaratan peserta yang tidak memenuhi administrasi. Seperti permasalahan akreditasi, indeks prestasi kumulatif (IPK), kualifikasi pendidikan tidak sesuai, hingga surat tanda registrasi (STR) yang tidak berlaku.

Irfan mengatakan, ada 5 formasi yang paling banyak peminatnya, yaitu bidan sebanyak 363 pelamar, teknis produksi multimedia dan web sebanyak 322 pelamar, perawat sebanyak 250 pelamar, penyusun program anggaran dan pelaporan sebanyak 221 pelamar, serta pemulasaran jenazah sebanyak 161 pelamar.

BKPSDM Tala mengusulkan ke Badan Kepegawaian (BKN) Regional VIII Banjarmasin, dalam pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang berasis Computer Assisted Test (CAT) hanya menggunakan 50 komputer per sesi.

“Nanti akan disiapkan komputer khusus bagi peserta yang suhu badannya melebihi 37,5 derajat dan bagi peserta yang terpapar Covid-19,” ucapnya.

Dijelaskan, SKD tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. “Dulu menggunakan komputer sebanyak 85 buah per sesi, sekarang situasi pandemi, maka jarak komputer diperlebar. Jumlah peserta juga dikurangi, dari lima sesi per hari, menjadi tiga sesi perhari,” ucapnya.

Pada pelaksanaan SKD nanti akan dilakukan penyemprotan disinfektan, baik sebelum, maupun sesudah seleksi setiap sesi. “Bagi peserta dilarang membawa pendamping ke lokasi tes dan hanya diperbolehkan mengantar atau menjemput untuk mengurangi kerumunan,” pungkasnya. (diskominfo/mr-156)

PELAIHARI – Hasil seleksi administrasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tala telah resmi diumumkan, beberapa waktu lalu. Terdapat sekitar 300 pelamar yang dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi dan kemungkinan akan melakukan sanggahan.

“Itu sah saja dilakukan dengan menyampaikan bukti yang kuat,” ucap Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Formasi dan Pengadaan pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tala Irfan Lutfi, baru-baru tadi.

Menurutnya, ada beberapa persyaratan peserta yang tidak memenuhi administrasi. Seperti permasalahan akreditasi, indeks prestasi kumulatif (IPK), kualifikasi pendidikan tidak sesuai, hingga surat tanda registrasi (STR) yang tidak berlaku.

Irfan mengatakan, ada 5 formasi yang paling banyak peminatnya, yaitu bidan sebanyak 363 pelamar, teknis produksi multimedia dan web sebanyak 322 pelamar, perawat sebanyak 250 pelamar, penyusun program anggaran dan pelaporan sebanyak 221 pelamar, serta pemulasaran jenazah sebanyak 161 pelamar.

BKPSDM Tala mengusulkan ke Badan Kepegawaian (BKN) Regional VIII Banjarmasin, dalam pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang berasis Computer Assisted Test (CAT) hanya menggunakan 50 komputer per sesi.

“Nanti akan disiapkan komputer khusus bagi peserta yang suhu badannya melebihi 37,5 derajat dan bagi peserta yang terpapar Covid-19,” ucapnya.

Dijelaskan, SKD tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. “Dulu menggunakan komputer sebanyak 85 buah per sesi, sekarang situasi pandemi, maka jarak komputer diperlebar. Jumlah peserta juga dikurangi, dari lima sesi per hari, menjadi tiga sesi perhari,” ucapnya.

Pada pelaksanaan SKD nanti akan dilakukan penyemprotan disinfektan, baik sebelum, maupun sesudah seleksi setiap sesi. “Bagi peserta dilarang membawa pendamping ke lokasi tes dan hanya diperbolehkan mengantar atau menjemput untuk mengurangi kerumunan,” pungkasnya. (diskominfo/mr-156)

Most Read

Artikel Terbaru

/