alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Tak Sabar Ingin Garuk Tanah

BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 benar-benar berdampak pada para pegiat olahraga otomotif. Betapa tidak, selama dua tahun terakhir, tak ada agenda kejuaraan atau kompetisi balap mobil maupun motor. Baik di level lokal maupun nasional, tidak ada event berkaitan dengan balapan. Demi taat aturan pemerintah, ajang balap mobil maupun motor di Indonesia sementara waktu ditiadakan, lantaran dikhawatirkan mendatangkan banyak massa dan menciptakan kerumunan.

Terkait hal ini, offroader Banua, Felix Gonadi benar-benar merasa sedih. “Sudah lama tidak pegang kemudi dan ngebut-ngebutan di jalur offroad. Terus terang, saya sudah tidak sabar ingin garuk tanah,” ungkap rider tim offroad Bina Banua Grup Asal Hati Senang Racing Team (BBG AHSRT) Banjarmasin tersebut, belum lama tadi.

Menurut Felix, peluang untuk ajrut-ajrutan di jalur offroad sebelumnya sempat ada harapan. “Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat pernah berencana mengagendakan lanjutan Indonesia Xtreme Off Road (IXOR) awal tahun 2021 ini.

Tapi, mengingat intensitas paparan Covid-19 yang cenderung meningkat, ajang tersebut kemudian ditunda lagi,” sebutnya.

Namun, awal tahun 2022 mendatang, IMI Pusat berencana menjadwalkan kembali ajang tersebut. “Mudah-mudahan bisa direalisasikan. Tentunya, dengan mengantongi rekomendasi dari pemerintah dan Satgas Covid-19.

Artinya, event tersebut wajib menerapkan prokes yang ketat,” sambung pebalap yang juga tergabung dalam tim slalom Barito Putera Racing Team (BPRT) tersebut.

Di sisi lain, sebagai kilas balik, Felix menuturkan BBG AHRT juga memiliki prestasi mentereng di ajang IXOR 2018. “Kala itu, kami berhasil menyabet gelar juara umum. Mudah-mudahan, kalau IXOR kembali digelar tahun depan, kami bisa kembali mengulang sukses dengan prestasi,” tandasnya. (oza/ema)

BANJARMASIN – Pandemi Covid-19 benar-benar berdampak pada para pegiat olahraga otomotif. Betapa tidak, selama dua tahun terakhir, tak ada agenda kejuaraan atau kompetisi balap mobil maupun motor. Baik di level lokal maupun nasional, tidak ada event berkaitan dengan balapan. Demi taat aturan pemerintah, ajang balap mobil maupun motor di Indonesia sementara waktu ditiadakan, lantaran dikhawatirkan mendatangkan banyak massa dan menciptakan kerumunan.

Terkait hal ini, offroader Banua, Felix Gonadi benar-benar merasa sedih. “Sudah lama tidak pegang kemudi dan ngebut-ngebutan di jalur offroad. Terus terang, saya sudah tidak sabar ingin garuk tanah,” ungkap rider tim offroad Bina Banua Grup Asal Hati Senang Racing Team (BBG AHSRT) Banjarmasin tersebut, belum lama tadi.

Menurut Felix, peluang untuk ajrut-ajrutan di jalur offroad sebelumnya sempat ada harapan. “Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat pernah berencana mengagendakan lanjutan Indonesia Xtreme Off Road (IXOR) awal tahun 2021 ini.

Tapi, mengingat intensitas paparan Covid-19 yang cenderung meningkat, ajang tersebut kemudian ditunda lagi,” sebutnya.

Namun, awal tahun 2022 mendatang, IMI Pusat berencana menjadwalkan kembali ajang tersebut. “Mudah-mudahan bisa direalisasikan. Tentunya, dengan mengantongi rekomendasi dari pemerintah dan Satgas Covid-19.

Artinya, event tersebut wajib menerapkan prokes yang ketat,” sambung pebalap yang juga tergabung dalam tim slalom Barito Putera Racing Team (BPRT) tersebut.

Di sisi lain, sebagai kilas balik, Felix menuturkan BBG AHRT juga memiliki prestasi mentereng di ajang IXOR 2018. “Kala itu, kami berhasil menyabet gelar juara umum. Mudah-mudahan, kalau IXOR kembali digelar tahun depan, kami bisa kembali mengulang sukses dengan prestasi,” tandasnya. (oza/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/