alexametrics
34.1 C
Banjarmasin
Thursday, 19 May 2022

Yang Sakit pun Terbangun, Gara-Gara Kebakaran di Gang Delima

BANJARMASIN – Empat rumah di Jalan Manggis Gang Delima Banjarmasin Timur ludes terbakar. Musibah terjadi Senin (2/8) subuh sekitar pukul 04.00 Wita.

Karena rata-rata bangunan di permukiman itu dari kayu, api membesar dengan cepat. Warga yang masih setengah tertidur pun panik.

Korban sekaligus saksi mata, Mamik Ernawati (47) mengungkap api berasal dari rumah tetangganya yang dihuni Mama Jefri.

Mamik kebetulan belum tidur karena sedang merawat suaminya yang tengah sakit. “Sepertinya karena korsleting. Berasal dari dinding rumah Mama Jefri,” sebutnya.

“Suami saya saja langsung terbangun dengan segar bugar karena melihat apinya sudah membesar,” tambahnya.

“Tidak ada barang berharga yang berhasil kami selamatkan, semua habis terbakar,” lanjutnya sambil menahan tangis.

Syukur tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Data yang dihimpun di lapangan, dua rumah rata dengan tanah. Dua lainnya hanya menyisakan bagian teras.

Ketua rukun tetangga setempat, Anang Ardiansyah merincikan, ada enam keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Kepala keluarganya atas nama Fitriani, Suriansyah, Supiannor, Ahmadi rahmat, Minarni dan Amin.

“Yang rugi bukan hanya korban kebakaran. Tapi juga rumah sekitar yang rusak karena terimbas upaya pemadaman. Terkena semprotan air yang deras hingga rusak tak disengaja,” jelasnya.

“Tentu kami tak lupa berterima kasih kepada para relawan damkar,” tutup Anang.

Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Pujie Firmansyah menyebut dugaan awal akibat arus pendek listrik.

“Ketika api semakin menjadi-jadi dan arus listrik masih menyala, api pun merambat ke bangunan sekitar. Kami akan selidiki mendalam,” kata Pujie. (bir/lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Empat rumah di Jalan Manggis Gang Delima Banjarmasin Timur ludes terbakar. Musibah terjadi Senin (2/8) subuh sekitar pukul 04.00 Wita.

Karena rata-rata bangunan di permukiman itu dari kayu, api membesar dengan cepat. Warga yang masih setengah tertidur pun panik.

Korban sekaligus saksi mata, Mamik Ernawati (47) mengungkap api berasal dari rumah tetangganya yang dihuni Mama Jefri.

Mamik kebetulan belum tidur karena sedang merawat suaminya yang tengah sakit. “Sepertinya karena korsleting. Berasal dari dinding rumah Mama Jefri,” sebutnya.

“Suami saya saja langsung terbangun dengan segar bugar karena melihat apinya sudah membesar,” tambahnya.

“Tidak ada barang berharga yang berhasil kami selamatkan, semua habis terbakar,” lanjutnya sambil menahan tangis.

Syukur tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Data yang dihimpun di lapangan, dua rumah rata dengan tanah. Dua lainnya hanya menyisakan bagian teras.

Ketua rukun tetangga setempat, Anang Ardiansyah merincikan, ada enam keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Kepala keluarganya atas nama Fitriani, Suriansyah, Supiannor, Ahmadi rahmat, Minarni dan Amin.

“Yang rugi bukan hanya korban kebakaran. Tapi juga rumah sekitar yang rusak karena terimbas upaya pemadaman. Terkena semprotan air yang deras hingga rusak tak disengaja,” jelasnya.

“Tentu kami tak lupa berterima kasih kepada para relawan damkar,” tutup Anang.

Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Pujie Firmansyah menyebut dugaan awal akibat arus pendek listrik.

“Ketika api semakin menjadi-jadi dan arus listrik masih menyala, api pun merambat ke bangunan sekitar. Kami akan selidiki mendalam,” kata Pujie. (bir/lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/