alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

Gotong Royong Tangani Covid-19

PELAIHARI – Meningkat 630,85 persen sejak 1 Juli 2021, angka pasien positif Covid-19 di Tala yang sedang dirawat kini berjumlah 687 orang per 1 Agustus 2021.

Ini menjadi perhatian besar Bupati Tala HM Sukamta, seperti disampaikannya saat membuka bhakti sosial peduli kemanusiaan aksi donor darah dan pemberian bingkisan untuk pendonor darah dalam rangka peringatan Hari Koperasi Nasional ke-74 Tahun 2021 di Gedung Sekretariat Palang Merah Indonesia (PMI) Tala, Senin (2/8).

Terbaru, Sukamta bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala mendirikan tenda darurat di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Boejasin Pelaihari, Senin dini hari. Ia menyampaikan, tenda tersebut digunakan untuk pengecekan awal pasien sebelum menerima penanganan lebih lanjut.

“Pada jam setengah sebelas malam saya ke rumah sakit. Karena di IGD (Instalasi Gawat Darurat) kita malam tadi ada 22 pasien baru sehingga IGD menjadi penuh. Kita siapkan tenda darurat untuk perawatan sementara sambil menunggu menyiapkan ruang isolasi,” kata bupati.

Sukamta menyampaikan, pasien yang dirawat di rumah akan diawasi oleh tenaga kesehatan Puskesmas terdekat. “Saya tegaskan, bukan rumah sakit menolak. Tetapi yang masih bisa dirawat di rumah, sebaiknya dirawat di rumah. Nanti ada dokter yang melakukan kunjungan ke rumah warga yang terpapar Covid-19,” sebutnya.

Dia berharap bisa menambah stok tabung oksigen untuk pasien bergejala berat di RSUD H Boejasin. Saat ini rumah sakit ini hanya kebagian 30 tabung oksigen isi 6 meter kubik.

“Tenaga kesehatan siap menangani dan tidak pernah mundur dalam melawan Covid-19. Namun, kekurangan tabung oksigen sangat perlu diperhatikan. Karena 1 orang bergejala berat bisa menghabiskan 6 tabung oksigen isi 6 meter kubik dalam satu hari satu malam,” jelasnya.

Tak lupa, Sukamta juga berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Covid-19 ini membahayakan, tolong protokol kesehatan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Hal yang tidak perlu, seperti kumpul-kumpul orang dihindari. Gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas, tetap laksanakan secara ketat dan bersama-sama. Ini gotong royong kita tangani Covid-19,” pungkasnya. (diskominfo/mr-156)

PELAIHARI – Meningkat 630,85 persen sejak 1 Juli 2021, angka pasien positif Covid-19 di Tala yang sedang dirawat kini berjumlah 687 orang per 1 Agustus 2021.

Ini menjadi perhatian besar Bupati Tala HM Sukamta, seperti disampaikannya saat membuka bhakti sosial peduli kemanusiaan aksi donor darah dan pemberian bingkisan untuk pendonor darah dalam rangka peringatan Hari Koperasi Nasional ke-74 Tahun 2021 di Gedung Sekretariat Palang Merah Indonesia (PMI) Tala, Senin (2/8).

Terbaru, Sukamta bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala mendirikan tenda darurat di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Boejasin Pelaihari, Senin dini hari. Ia menyampaikan, tenda tersebut digunakan untuk pengecekan awal pasien sebelum menerima penanganan lebih lanjut.

“Pada jam setengah sebelas malam saya ke rumah sakit. Karena di IGD (Instalasi Gawat Darurat) kita malam tadi ada 22 pasien baru sehingga IGD menjadi penuh. Kita siapkan tenda darurat untuk perawatan sementara sambil menunggu menyiapkan ruang isolasi,” kata bupati.

Sukamta menyampaikan, pasien yang dirawat di rumah akan diawasi oleh tenaga kesehatan Puskesmas terdekat. “Saya tegaskan, bukan rumah sakit menolak. Tetapi yang masih bisa dirawat di rumah, sebaiknya dirawat di rumah. Nanti ada dokter yang melakukan kunjungan ke rumah warga yang terpapar Covid-19,” sebutnya.

Dia berharap bisa menambah stok tabung oksigen untuk pasien bergejala berat di RSUD H Boejasin. Saat ini rumah sakit ini hanya kebagian 30 tabung oksigen isi 6 meter kubik.

“Tenaga kesehatan siap menangani dan tidak pernah mundur dalam melawan Covid-19. Namun, kekurangan tabung oksigen sangat perlu diperhatikan. Karena 1 orang bergejala berat bisa menghabiskan 6 tabung oksigen isi 6 meter kubik dalam satu hari satu malam,” jelasnya.

Tak lupa, Sukamta juga berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Covid-19 ini membahayakan, tolong protokol kesehatan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Hal yang tidak perlu, seperti kumpul-kumpul orang dihindari. Gunakan masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas, tetap laksanakan secara ketat dan bersama-sama. Ini gotong royong kita tangani Covid-19,” pungkasnya. (diskominfo/mr-156)

Most Read

Artikel Terbaru

/