alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Bobol Kafe, Pelaku ini Sempat-sempatnya Mandi

BANJARMASIN – Pelaku pembobolan kafe kopi di Jalan Niaga Banjarmasin Tengah ditangkap polisi pada Minggu (1/8) dini hari.

Ada dua orang. Yakni Misran, 40 tahun, warga Jalan Pekauman Gang Gembira dan Akli, 43 tahun, warga Jalan Niaga.

Keduanya beraksi pada Jumat (27/7) dini hari. Tiga buah ponsel, mesin kasir dan uang Rp170 ribu diembat.

“Total kerugian yang diderita pemilik Kopi Niaga sebesar Rp23 juta. Kami mengamankan handphone dan uang sisa penjualan barang-barang curian,” kata Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi, kemarin (1/8).

“Satu buah handphone sudah dijual di Pasar Kasbah dengan harga Rp800 ribu. Dihabiskan untuk mabuk-mabukan dan obat-obatan,” tambahnya.

Dalam penangkapan ini, Satreskrim dibantu Timsus, Polsek Banjarmasin Selatan, dan Resmob Polda Kalsel. Para pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda.

“Yang pertama ditangkap di Jalan Laksana Intan Gang Nilam. Rekannya ditangkap di Jalan Pangeran Samudera, belakang Hotel A,” tambahnya.

Akli menjadi otak pencurian. Tidur di salah satu toko di Jalan Niaga, ia mengetahui seluk-beluk kawasan tersebut.

“Mereka pernah tersangkut kasus. Misran juga karena kasus pencurian pada tahun 2019. Sedangkan Akli untuk kasus pengeroyokan pada tahun 2002. Korbannya bahkan tewas,” beber Alfian.

Mereka memasuki kafe melalui balkon di lantai dua. Saking santainya, Misran bahkan sempat menumpang mandi di toilet kafe. Gerak-geriknya terekam dengan jelas oleh kamera CCTV. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Pelaku pembobolan kafe kopi di Jalan Niaga Banjarmasin Tengah ditangkap polisi pada Minggu (1/8) dini hari.

Ada dua orang. Yakni Misran, 40 tahun, warga Jalan Pekauman Gang Gembira dan Akli, 43 tahun, warga Jalan Niaga.

Keduanya beraksi pada Jumat (27/7) dini hari. Tiga buah ponsel, mesin kasir dan uang Rp170 ribu diembat.

“Total kerugian yang diderita pemilik Kopi Niaga sebesar Rp23 juta. Kami mengamankan handphone dan uang sisa penjualan barang-barang curian,” kata Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Alfian Tri Permadi, kemarin (1/8).

“Satu buah handphone sudah dijual di Pasar Kasbah dengan harga Rp800 ribu. Dihabiskan untuk mabuk-mabukan dan obat-obatan,” tambahnya.

Dalam penangkapan ini, Satreskrim dibantu Timsus, Polsek Banjarmasin Selatan, dan Resmob Polda Kalsel. Para pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda.

“Yang pertama ditangkap di Jalan Laksana Intan Gang Nilam. Rekannya ditangkap di Jalan Pangeran Samudera, belakang Hotel A,” tambahnya.

Akli menjadi otak pencurian. Tidur di salah satu toko di Jalan Niaga, ia mengetahui seluk-beluk kawasan tersebut.

“Mereka pernah tersangkut kasus. Misran juga karena kasus pencurian pada tahun 2019. Sedangkan Akli untuk kasus pengeroyokan pada tahun 2002. Korbannya bahkan tewas,” beber Alfian.

Mereka memasuki kafe melalui balkon di lantai dua. Saking santainya, Misran bahkan sempat menumpang mandi di toilet kafe. Gerak-geriknya terekam dengan jelas oleh kamera CCTV. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/