alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Dewan Dorong Penanganan Pandemi Fokus ke Hulu

BANJARBARU – Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, HR Budiman menilai bahwa penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah masih perlu dibenahi. Khususnya soal fokus penanganan dan pencegahan.

Menurut Budi, sekarang pemerintah terlalu fokus pada penanganan di sektor hilirnya. Semisal katanya hanya melakukan penertiban, penegakan hingga penindakan saja.

“Kita lalai dalam pencegahan, kita mengulang kesalahan yang hanya fokus di bagian hilir saja. Harusnya yang juga dikuatkan adalah bagian hulu, bagaimana pencegahan itu bisa sampai dan diresapi masyarakat,” kata Budi.

Lalu, legislator PDI Perjuangan ini juga mengatakan pemerintah harus komitmen. Sehingga pola penangangan dan penanggulangan katanya tidak loncat-loncat, kadang hilir kadang ke hulu dan begitupun sebaliknya.

“Edukasi soal pencegahan Covid-19 ini yang penting, yang harus sampai dan dipahami masyarakat. Kalau masyarakat sudah paham, maka budaya untuk menerapkan prokes dan PHBS akan optimal, kalau fokus di penegakan dan penertiban saja maka kita akan selalu terjebak di pola itu,” katanya.

Condongnya penanganan ke sektor hilir yang dinilai Budi juga akan membuat mental dan budaya masyarakat menjadi kurang berinisiatif menanggulangi secara bersama pandemi ini.

“Kalau terfokus di hilir masyarakat hanya menunggu ditegur dan ditindak, tidak ada inisiatif atau kesadaran menerapakan disiplin prokes. Lalu juga masyarakat akan ketergantungan dengan bantuan pemerintah, ini harus kita rubah polanya,” pungkasnya. (rvn/bin/ema)

BANJARBARU – Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, HR Budiman menilai bahwa penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah masih perlu dibenahi. Khususnya soal fokus penanganan dan pencegahan.

Menurut Budi, sekarang pemerintah terlalu fokus pada penanganan di sektor hilirnya. Semisal katanya hanya melakukan penertiban, penegakan hingga penindakan saja.

“Kita lalai dalam pencegahan, kita mengulang kesalahan yang hanya fokus di bagian hilir saja. Harusnya yang juga dikuatkan adalah bagian hulu, bagaimana pencegahan itu bisa sampai dan diresapi masyarakat,” kata Budi.

Lalu, legislator PDI Perjuangan ini juga mengatakan pemerintah harus komitmen. Sehingga pola penangangan dan penanggulangan katanya tidak loncat-loncat, kadang hilir kadang ke hulu dan begitupun sebaliknya.

“Edukasi soal pencegahan Covid-19 ini yang penting, yang harus sampai dan dipahami masyarakat. Kalau masyarakat sudah paham, maka budaya untuk menerapkan prokes dan PHBS akan optimal, kalau fokus di penegakan dan penertiban saja maka kita akan selalu terjebak di pola itu,” katanya.

Condongnya penanganan ke sektor hilir yang dinilai Budi juga akan membuat mental dan budaya masyarakat menjadi kurang berinisiatif menanggulangi secara bersama pandemi ini.

“Kalau terfokus di hilir masyarakat hanya menunggu ditegur dan ditindak, tidak ada inisiatif atau kesadaran menerapakan disiplin prokes. Lalu juga masyarakat akan ketergantungan dengan bantuan pemerintah, ini harus kita rubah polanya,” pungkasnya. (rvn/bin/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/