alexametrics
23.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

Antusias Masyarakat Tinggi, Tapi Stok Vaksin di Belasan Puskesmas Kosong

BANJARMASIN – Stok vaksin COVID-19 di sejumlah puskesmas di Banjarmasin sudah kosong. Padahal, antusias masyarakat untuk bervaksin sedang tinggi-tingginya.

Penelusuran Radar Banjarmasin, setidaknya ada 14 puskesmas yang mengumumkan bahwa pendaftaran vaksinasi untuk sementara waktu ditutup. Lantaran mengalami kekosongan vaksin.

Di antaranya Puskesmas Terminal, Kuin Raya, Teluk Dalam, S Parman, Pelambuan, Teluk Tiram, Beruntung Raya, Alalak Tengah dan Puskesmas Cempaka.

Favehotel Banjarmasin

Kemudian Puskesmas 9 November, Banjar Indah, Pekapuran Raya, Gedang Hanyar dan Puskesmas Sungai Mesa.
Di konfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Pelambuan, Taufik Rahman mengatakan, kekosongan vaksin sudah terjadi sejak Senin (12/7) lalu.

Sempat mendapat tambahan sebanyak empat vial (hanya cukup untuk 40 dosis), tapi instruksi Dinas Kesehatan Banjarmasin meminta pendaftaran vaksinasi tetap ditutup.

“Makanya masyarakat kami sarankan ikut vaksinasi massal yang dilaksanakan TNI atau Polri,” ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (17/7).

Senada dengan Kepala Puskesmas Cempaka, Emma. Di tempatnya, kekosongan vaksin juga sudah terjadi sejak sepekan lewat. “Kami juga belum tahu kapan kiriman vaksin akan datang lagi,” ujarnya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi membenarkan bahwa stok vaksin di beberapa puskesmas sudah habis.

“Memang, sempat ada tambahan vaksin sebanyak 239 vial. Tapi stok itu juga sudah habis dibagikan ke puskesmas,” bebernya.

Untuk memenuhi kebutuhan semua puskesmas, ia mengajukan tambahan 25 ribu vial.

“Kami masih menunggu tambahan vaksin. Tapi kekosongan ini bukan berarti mereka tidak bekerja. Petugas puskesmas ditarik untuk membantu vaksinasi massal di tempat lain,” tutupnya. (war/at/fud/ema)

BANJARMASIN – Stok vaksin COVID-19 di sejumlah puskesmas di Banjarmasin sudah kosong. Padahal, antusias masyarakat untuk bervaksin sedang tinggi-tingginya.

Penelusuran Radar Banjarmasin, setidaknya ada 14 puskesmas yang mengumumkan bahwa pendaftaran vaksinasi untuk sementara waktu ditutup. Lantaran mengalami kekosongan vaksin.

Di antaranya Puskesmas Terminal, Kuin Raya, Teluk Dalam, S Parman, Pelambuan, Teluk Tiram, Beruntung Raya, Alalak Tengah dan Puskesmas Cempaka.

Favehotel Banjarmasin

Kemudian Puskesmas 9 November, Banjar Indah, Pekapuran Raya, Gedang Hanyar dan Puskesmas Sungai Mesa.
Di konfirmasi terpisah, Kepala Puskesmas Pelambuan, Taufik Rahman mengatakan, kekosongan vaksin sudah terjadi sejak Senin (12/7) lalu.

Sempat mendapat tambahan sebanyak empat vial (hanya cukup untuk 40 dosis), tapi instruksi Dinas Kesehatan Banjarmasin meminta pendaftaran vaksinasi tetap ditutup.

“Makanya masyarakat kami sarankan ikut vaksinasi massal yang dilaksanakan TNI atau Polri,” ujarnya melalui sambungan telepon, Sabtu (17/7).

Senada dengan Kepala Puskesmas Cempaka, Emma. Di tempatnya, kekosongan vaksin juga sudah terjadi sejak sepekan lewat. “Kami juga belum tahu kapan kiriman vaksin akan datang lagi,” ujarnya.

Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi membenarkan bahwa stok vaksin di beberapa puskesmas sudah habis.

“Memang, sempat ada tambahan vaksin sebanyak 239 vial. Tapi stok itu juga sudah habis dibagikan ke puskesmas,” bebernya.

Untuk memenuhi kebutuhan semua puskesmas, ia mengajukan tambahan 25 ribu vial.

“Kami masih menunggu tambahan vaksin. Tapi kekosongan ini bukan berarti mereka tidak bekerja. Petugas puskesmas ditarik untuk membantu vaksinasi massal di tempat lain,” tutupnya. (war/at/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/