alexametrics
23.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

Perkosa Anak, Tetangga Juga Dituntut Hukuman Kebiri, Pengacara Nilai Itu Terlalu Berat

BANJARMASIN – Sahrani diancam hukuman sangat berat. Pria 58 tahun itu dituntut 20 tahun penjara, denda Rp3 miliar dan hukuman kebiri kimia.

Tuntutan yang dihadapi tukang ojek dan marbot masjid itu sama persis dengan yang dihadapi AM (46), si pemerkosa anak kandung yang sudah divonis lebih dulu.

Sahrani adalah tetangga pelaku AM dengan korban yang sama.

Favehotel Banjarmasin

“Tuntutannya sama seperti pelaku sebelumnya,” kata jaksa Indah Lestari seusai sidang kemarin (15/7) sore.
Bagi Indah, perbuatan kedua terdakwa sungguh keji. Bayangkan, anak di bawah umur itu diperkosa ayah dan tetangganya.

“Tambahan hukuman kebiri ini untuk memberikan peringatan kepada predator anak lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, hakim Haris Bawono yang memimpin sidang memberikan waktu kepada terdakwa untuk membela diri.

Melalui pengacaranya, Fahreza Faisal, disampaikan bahwa tuntutan itu teramat berat.

“Kami meminta hukumannya diringankan, tak sampai 20 tahun, apalagi sampai dikebiri,” harap Fahreza.
Diwartakan sebelumnya, aksi Sahrani terungkap setelah polisi lebih dulu meringkus ayah kandung korban. Kasus ini terungkap berkat laporan ibu korban.

Ceritanya, Sahrani tergiur dengan tubuh korban saat ia menggunakan jasa ojeknya. Awalnya hanya memegang kemaluan. Belakangan keterusan.

Dari pengakuan korban, setidaknya ia sudah 10 kali dicabuli dari Februari 2020 sampai Januari 2021. Kejadiannya di Banjarmasin Utara.

Baik AM maupun Sahrani dijerat dengan pasal 81 ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (gmp/fud/ema)

BANJARMASIN – Sahrani diancam hukuman sangat berat. Pria 58 tahun itu dituntut 20 tahun penjara, denda Rp3 miliar dan hukuman kebiri kimia.

Tuntutan yang dihadapi tukang ojek dan marbot masjid itu sama persis dengan yang dihadapi AM (46), si pemerkosa anak kandung yang sudah divonis lebih dulu.

Sahrani adalah tetangga pelaku AM dengan korban yang sama.

Favehotel Banjarmasin

“Tuntutannya sama seperti pelaku sebelumnya,” kata jaksa Indah Lestari seusai sidang kemarin (15/7) sore.
Bagi Indah, perbuatan kedua terdakwa sungguh keji. Bayangkan, anak di bawah umur itu diperkosa ayah dan tetangganya.

“Tambahan hukuman kebiri ini untuk memberikan peringatan kepada predator anak lainnya,” tegasnya.
Sementara itu, hakim Haris Bawono yang memimpin sidang memberikan waktu kepada terdakwa untuk membela diri.

Melalui pengacaranya, Fahreza Faisal, disampaikan bahwa tuntutan itu teramat berat.

“Kami meminta hukumannya diringankan, tak sampai 20 tahun, apalagi sampai dikebiri,” harap Fahreza.
Diwartakan sebelumnya, aksi Sahrani terungkap setelah polisi lebih dulu meringkus ayah kandung korban. Kasus ini terungkap berkat laporan ibu korban.

Ceritanya, Sahrani tergiur dengan tubuh korban saat ia menggunakan jasa ojeknya. Awalnya hanya memegang kemaluan. Belakangan keterusan.

Dari pengakuan korban, setidaknya ia sudah 10 kali dicabuli dari Februari 2020 sampai Januari 2021. Kejadiannya di Banjarmasin Utara.

Baik AM maupun Sahrani dijerat dengan pasal 81 ayat 3 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. (gmp/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/