alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Sunday, 26 June 2022

Gudang Buku Terbakar

BANJARMASIN – Rumah yang dijadikan gudang distributor buku pelajaran sekolah di Jalan HKSN Kompleks Surya Gemilang RT 22 Kelurahan Kuin Utara Banjarmasin Utara terbakar, kemarin (15/7) sekitar pukul 08.30 pagi.

Rumah itu memang tak ditempati, sepenuhnya dijadikan gudang. Pemiliknya adalah Bonali, 41 tahun, tinggal di depan kompleks.

Karena sumber air mudah dicapai, relawan damkar pun tak kesulitan menaklukkan si jago merah. Kurang lebih satu jam sudah memasuki tahap pembasahan.

Favehotel Banjarmasin

Salah seorang saksi mata, Jairin menceritakan, ia pertama kali melihat asap keluar dari ventilasi kiri rumah. Saat semakin pekat, ia segera mengabari warga lainnya.

Tak disangka, api sudah berkobar. Masyarakat pun panik. “Mungkin karena barang-barang gudang dari bahan yang mudah terbakar, maka api cepat membesar,” kata pria 50 tahun itu.

“Syukur tak sempat merambat ke rumah sebelahnya. Soalnya relawan sudah mengepung api dan membasahi rumah-rumah di samping dan seberangnya,” tambahnya.

Sepengetahuan warga, rumah itu memang sudah lama dijadikan gudang buku teks pelajaran sekolah. “Tadi pemiliknya sempat datang melihat, tak tahu ke mana lagi,” pungkas Jairin.

Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol Indra Agung Putra Perdana mengatakan, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Dugaan kuat karena arus pendek listrik. Apalagi gudang buku, sehingga api mudah membesar, ” jelasnya. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Rumah yang dijadikan gudang distributor buku pelajaran sekolah di Jalan HKSN Kompleks Surya Gemilang RT 22 Kelurahan Kuin Utara Banjarmasin Utara terbakar, kemarin (15/7) sekitar pukul 08.30 pagi.

Rumah itu memang tak ditempati, sepenuhnya dijadikan gudang. Pemiliknya adalah Bonali, 41 tahun, tinggal di depan kompleks.

Karena sumber air mudah dicapai, relawan damkar pun tak kesulitan menaklukkan si jago merah. Kurang lebih satu jam sudah memasuki tahap pembasahan.

Favehotel Banjarmasin

Salah seorang saksi mata, Jairin menceritakan, ia pertama kali melihat asap keluar dari ventilasi kiri rumah. Saat semakin pekat, ia segera mengabari warga lainnya.

Tak disangka, api sudah berkobar. Masyarakat pun panik. “Mungkin karena barang-barang gudang dari bahan yang mudah terbakar, maka api cepat membesar,” kata pria 50 tahun itu.

“Syukur tak sempat merambat ke rumah sebelahnya. Soalnya relawan sudah mengepung api dan membasahi rumah-rumah di samping dan seberangnya,” tambahnya.

Sepengetahuan warga, rumah itu memang sudah lama dijadikan gudang buku teks pelajaran sekolah. “Tadi pemiliknya sempat datang melihat, tak tahu ke mana lagi,” pungkas Jairin.

Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol Indra Agung Putra Perdana mengatakan, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Dugaan kuat karena arus pendek listrik. Apalagi gudang buku, sehingga api mudah membesar, ” jelasnya. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/