alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Sopir Truk Susah Mendapatkan Solar, Bisa Mengganggu Perekonomian Kalsel

BANJARMASIN – Para sopir truk mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM jenis solar. Akibatnya, mereka pun telat mendistribusikan logistik ke tujuan.

Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kalsel, Ali Musa Siregar mendesak DPRD Kalsel untuk membantu menyelesaikan persoalan. Agar armada tetap berjalan dan perekonomian pun tak terganggu.

“Keluhan sudah kami sampaikan ke Komisi III. Keinginan kami sederhana, bagaimana solar mudah didapatkan,” kata Ali, kemarin (27/6).

Jika dibiarkan berlarut-larut, logistik dari Pulau Jawa yang memasuki Pelabuhan Trisakti juga akan ikut terhambat karena terjadi penumpukan.

Belakangan, para sopir bisa antre selama dua tiga hari di SPBU hanya untuk mendapatkan solar. “Di Banjarmasin, seorang sopir bercerita, antrean baru memasuki truk nomor lima. Tapi solarnya keburu habis,” kisahnya heran.

Soal penyebab, Ali mengaku tak mengetahuinya. “Bukan hanya antreannya, harganya juga naik turun,” pungkasnya.

Menanggapi keluhan Aptrindo, Anggota Komisi III, Gusti Abidinsyah berjanji akan membentuk satgas khusus untuk mengusutnya. “Sudah disepakati untuk dibentuk satgas,” ujarnya.

Satgas itu akan diisi Biro Ekonomi Setdaprov Kalsel dan Pertamina. “Dalam satu pekan, semoga sudah terbentuk,” tambahnya.

Diingatkannya, masalah ini bisa berdampak besar. Apalagi jika menyangkut logistik bahan pangan pokok. “Semua pengin ada solusi,” tutup Abidinsyah. (gmp/fud/ema)

BANJARMASIN – Para sopir truk mengeluhkan sulitnya mendapatkan BBM jenis solar. Akibatnya, mereka pun telat mendistribusikan logistik ke tujuan.

Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Kalsel, Ali Musa Siregar mendesak DPRD Kalsel untuk membantu menyelesaikan persoalan. Agar armada tetap berjalan dan perekonomian pun tak terganggu.

“Keluhan sudah kami sampaikan ke Komisi III. Keinginan kami sederhana, bagaimana solar mudah didapatkan,” kata Ali, kemarin (27/6).

Jika dibiarkan berlarut-larut, logistik dari Pulau Jawa yang memasuki Pelabuhan Trisakti juga akan ikut terhambat karena terjadi penumpukan.

Belakangan, para sopir bisa antre selama dua tiga hari di SPBU hanya untuk mendapatkan solar. “Di Banjarmasin, seorang sopir bercerita, antrean baru memasuki truk nomor lima. Tapi solarnya keburu habis,” kisahnya heran.

Soal penyebab, Ali mengaku tak mengetahuinya. “Bukan hanya antreannya, harganya juga naik turun,” pungkasnya.

Menanggapi keluhan Aptrindo, Anggota Komisi III, Gusti Abidinsyah berjanji akan membentuk satgas khusus untuk mengusutnya. “Sudah disepakati untuk dibentuk satgas,” ujarnya.

Satgas itu akan diisi Biro Ekonomi Setdaprov Kalsel dan Pertamina. “Dalam satu pekan, semoga sudah terbentuk,” tambahnya.

Diingatkannya, masalah ini bisa berdampak besar. Apalagi jika menyangkut logistik bahan pangan pokok. “Semua pengin ada solusi,” tutup Abidinsyah. (gmp/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/