alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Rabu, 18 Mei 2022

Ibnu Sina Isyaratkan Pembukaan Wisata

BANJARMASIN – Pembukaan sektor pariwisata mulai menemui titik terang. Pemko mulai ada keinginan untuk membuka kembali objek wisata di Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyebut bahwa ada banyak hal yang bisa meningkatkan daya imun masyarakat. Dari makanan bergizi hingga suasana hati yang senang.

Untuk yang kedua, ia meyakini bisa dengan kembali menggeliatkan pariwisata. Pada akhirnya juga menunjang perekonomian.

Dia mengungkap, belum lama ini, pemko rapat virtual bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ada intruksi dan arahan untuk menghidupkan pariwisata yang sempat di-lockdown. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan.

Lantas, kapan bisa dimulai? Toh, setiap libur akhir pekan, tempat-tempat wisata tampak dipadati pengunjung. Contoh, kawasan tepian Sungai Martapura. Seperti Siring Pierre Tendean dan Siring RE Martadinata.

Ibnu tidak memberikan jawaban yang gamblang. Ia hanya mengulang pesan dan arahan Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA.

“Gas rem saja. Kalau COVID-19 melandai, boleh digas sektor ekonominya. Sebaliknya, bila angka mulai naik, jangan ragu menarik rem darurat,” ungkapnya.

Selama ini, Ibnu cemas dengan anggapan yang beredar luas di tengah masyarakat. Bahwa tak mungkin mati lantaran virus corona. Mereka hanya bisa mati lantaran tak bisa makan karena ekonomi susah.

Niat pemko untuk membuka tempat wisata disambut baik oleh sejumlah motoris kelotok susur sungai yang biasa mangkal di siring Menara Pandang.

“Semoga cepat dibuka. Kalau syaratnya harus menerapkan protokol kesehatan, kami siap menjalankan,” jamin Usai, salah seorang motoris, kemarin (27/6).

Seperti diketahui, sejak pandemi, tempat wisata yang dikelola pemko ditutup. Demi mencegah kerumunan dan lonjakan kasus positif. (war/fud/ema)

BANJARMASIN – Pembukaan sektor pariwisata mulai menemui titik terang. Pemko mulai ada keinginan untuk membuka kembali objek wisata di Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyebut bahwa ada banyak hal yang bisa meningkatkan daya imun masyarakat. Dari makanan bergizi hingga suasana hati yang senang.

Untuk yang kedua, ia meyakini bisa dengan kembali menggeliatkan pariwisata. Pada akhirnya juga menunjang perekonomian.

Dia mengungkap, belum lama ini, pemko rapat virtual bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ada intruksi dan arahan untuk menghidupkan pariwisata yang sempat di-lockdown. Tentu dengan menerapkan protokol kesehatan.

Lantas, kapan bisa dimulai? Toh, setiap libur akhir pekan, tempat-tempat wisata tampak dipadati pengunjung. Contoh, kawasan tepian Sungai Martapura. Seperti Siring Pierre Tendean dan Siring RE Martadinata.

Ibnu tidak memberikan jawaban yang gamblang. Ia hanya mengulang pesan dan arahan Penjabat Gubernur Kalsel, Safrizal ZA.

“Gas rem saja. Kalau COVID-19 melandai, boleh digas sektor ekonominya. Sebaliknya, bila angka mulai naik, jangan ragu menarik rem darurat,” ungkapnya.

Selama ini, Ibnu cemas dengan anggapan yang beredar luas di tengah masyarakat. Bahwa tak mungkin mati lantaran virus corona. Mereka hanya bisa mati lantaran tak bisa makan karena ekonomi susah.

Niat pemko untuk membuka tempat wisata disambut baik oleh sejumlah motoris kelotok susur sungai yang biasa mangkal di siring Menara Pandang.

“Semoga cepat dibuka. Kalau syaratnya harus menerapkan protokol kesehatan, kami siap menjalankan,” jamin Usai, salah seorang motoris, kemarin (27/6).

Seperti diketahui, sejak pandemi, tempat wisata yang dikelola pemko ditutup. Demi mencegah kerumunan dan lonjakan kasus positif. (war/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/