alexametrics
33.1 C
Banjarmasin
Monday, 23 May 2022

Bupati Berbincang dengan Menaker

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar bertemu secara virtual dengan Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah, Jumat (25/6). Pertemuan itu untuk menindaklanjuti alih status UPTD BLK ke UPTP Kemenaker.

Hasil pertemuan tersebut, tim Kementerian Ketenagakerjaan dalam waktu dekat akan berkunjung ke BLK Tanah Bumbu untuk menindaklanjuti alih status UPTD BLK setempat ke UPT Kemenaker.

Zairullah Azhar mengatakan, dengan pengalihan status BLK UPTD menjadi BLK UPTP diharapkan dapat meningkatkan jumlah dan keterampilan masyarakat. “Dengan keterampilan mumpuni, maka SDM di Tanah Bambu akan siap memasuki pasar kerja dan bersaing di dunia industri,” ucapnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas komitmen dan dukungan Menaker Ida Fauziyah dalam rencana pengalihan BLK UPTD menjadi BLK UPTP. “Kami harap tim Kemenaker dapat segera berkunjung dan melihat lokasi, agar pengalihan BLK bisa segera dilakukan,” cetusnya.

Terkait ketenagakerjaan, kata Zairullah, tentunya pemerintah daerah sangat membutuhkan dukungan dalam hal pemecahan masalah dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.

Ada tiga alasan utama yang mendasarinya dibentuknya BLK di Tanbu. Pertama, jauh dari ibukota provinsi jika tinjau dari jarak. Kedua, berbatasan dengan calon ibukota negara yang baru, dan ketiga, penyerapan tenaga kerja cukup besar.

Sekadar informasi, BLK Tanah Bambu merupakan binaan BBPLK Bekasi, berdiri di atas lahan seluas area 24.090 meter persegi, dengan jumlah pegawai 7 orang (2 laki-laki, 5 perempuan).

Kejuruan unggulan BLK Tanah Bambu, yaitu Garmen Apparel, Bisnis dan Manajemen, Teknik Elektronika, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Refrigeration, Teknik Las, dan Teknik Otomotif. (diskominfo/zal)

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu Zairullah Azhar bertemu secara virtual dengan Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah, Jumat (25/6). Pertemuan itu untuk menindaklanjuti alih status UPTD BLK ke UPTP Kemenaker.

Hasil pertemuan tersebut, tim Kementerian Ketenagakerjaan dalam waktu dekat akan berkunjung ke BLK Tanah Bumbu untuk menindaklanjuti alih status UPTD BLK setempat ke UPT Kemenaker.

Zairullah Azhar mengatakan, dengan pengalihan status BLK UPTD menjadi BLK UPTP diharapkan dapat meningkatkan jumlah dan keterampilan masyarakat. “Dengan keterampilan mumpuni, maka SDM di Tanah Bambu akan siap memasuki pasar kerja dan bersaing di dunia industri,” ucapnya.

Ia juga memberikan apresiasi atas komitmen dan dukungan Menaker Ida Fauziyah dalam rencana pengalihan BLK UPTD menjadi BLK UPTP. “Kami harap tim Kemenaker dapat segera berkunjung dan melihat lokasi, agar pengalihan BLK bisa segera dilakukan,” cetusnya.

Terkait ketenagakerjaan, kata Zairullah, tentunya pemerintah daerah sangat membutuhkan dukungan dalam hal pemecahan masalah dan menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.

Ada tiga alasan utama yang mendasarinya dibentuknya BLK di Tanbu. Pertama, jauh dari ibukota provinsi jika tinjau dari jarak. Kedua, berbatasan dengan calon ibukota negara yang baru, dan ketiga, penyerapan tenaga kerja cukup besar.

Sekadar informasi, BLK Tanah Bambu merupakan binaan BBPLK Bekasi, berdiri di atas lahan seluas area 24.090 meter persegi, dengan jumlah pegawai 7 orang (2 laki-laki, 5 perempuan).

Kejuruan unggulan BLK Tanah Bambu, yaitu Garmen Apparel, Bisnis dan Manajemen, Teknik Elektronika, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Refrigeration, Teknik Las, dan Teknik Otomotif. (diskominfo/zal)

Most Read

Artikel Terbaru

/