alexametrics
27.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Desa Kreatif Disurvei

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menerima kunjungan kerja beberapa utusan Kementerian Republik Indonesia (RI) sekaligus di ruang kerjanya, Kamis (17/6) sore. Seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI.

Maksud dan tujuan kunjungan tersebut adalah melakukan survei terhadap desa yang akan menjadi proyek percontohan program pengembangan desa kreatif. Adapun desa yang berhasil memenuhi kriteria sebagai desa percontohan ekonomi kreatif adalah Desa Mustika, Kecamatan Kuranji dan Desa Sumber Baru, Kecamatan Angsana.

Dijelaskan perwakilan perusahaan PT BIB Dindin Makinunuddin, survei ini merupakan tindak lanjut program pengembangan desa kreatif yang sudah dipaparkan di depan Kemenparekraf, beberapa waktu lalu.

“Desa Mustika dan Desa Sumber Baru kami promosikan di Kemenparekraf sebagai desa percontohan untuk ekonomi kreatif. Dalam program ini Tanah Bumbu menjadi kabupaten pertama yang menerima kunjungan tim survei desa kreatif,” kata Dindin.

Direktur Akses Perbankan Kemenparekraf Yuke Sri Rahayu menyatakan, desa yang sudah ditunjuk adalah desa yang layak untuk dijadikan desa kreatif percontohan.

“Suatu saat nanti kekayaan alam seperti batu bara dan minyak bumi akan habis. Untuk itu sejak dini kami meluncurkan program desa kreatif sebagai penyangga perekonomian di masyarakat pedesaan. Tentu diharapkan kepada seluruh stakeholder mampu melakukan kerja sama baik itu pemerintah dan swasta,” ujarnya.

Zairullah Azhar sangat bersyukur dan menyambut baik kunjungan tersebut. “Tentu kami sangat bersyukur, desa itu ditetapkan sebagai desa kreatif oleh Kemenparekraf. Diharapkan ini mampu menjadi motivasi kepada semua desa yang ada di Tanah Bumbu untuk lebih giat dalam melakukan inovasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” sebut Zairullah. (diskominfo/zal)

BATULICIN – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar menerima kunjungan kerja beberapa utusan Kementerian Republik Indonesia (RI) sekaligus di ruang kerjanya, Kamis (17/6) sore. Seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI.

Maksud dan tujuan kunjungan tersebut adalah melakukan survei terhadap desa yang akan menjadi proyek percontohan program pengembangan desa kreatif. Adapun desa yang berhasil memenuhi kriteria sebagai desa percontohan ekonomi kreatif adalah Desa Mustika, Kecamatan Kuranji dan Desa Sumber Baru, Kecamatan Angsana.

Dijelaskan perwakilan perusahaan PT BIB Dindin Makinunuddin, survei ini merupakan tindak lanjut program pengembangan desa kreatif yang sudah dipaparkan di depan Kemenparekraf, beberapa waktu lalu.

“Desa Mustika dan Desa Sumber Baru kami promosikan di Kemenparekraf sebagai desa percontohan untuk ekonomi kreatif. Dalam program ini Tanah Bumbu menjadi kabupaten pertama yang menerima kunjungan tim survei desa kreatif,” kata Dindin.

Direktur Akses Perbankan Kemenparekraf Yuke Sri Rahayu menyatakan, desa yang sudah ditunjuk adalah desa yang layak untuk dijadikan desa kreatif percontohan.

“Suatu saat nanti kekayaan alam seperti batu bara dan minyak bumi akan habis. Untuk itu sejak dini kami meluncurkan program desa kreatif sebagai penyangga perekonomian di masyarakat pedesaan. Tentu diharapkan kepada seluruh stakeholder mampu melakukan kerja sama baik itu pemerintah dan swasta,” ujarnya.

Zairullah Azhar sangat bersyukur dan menyambut baik kunjungan tersebut. “Tentu kami sangat bersyukur, desa itu ditetapkan sebagai desa kreatif oleh Kemenparekraf. Diharapkan ini mampu menjadi motivasi kepada semua desa yang ada di Tanah Bumbu untuk lebih giat dalam melakukan inovasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” sebut Zairullah. (diskominfo/zal)

Most Read

Artikel Terbaru

/