alexametrics
28.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

PUPR Latih Pengolahan Irigasi

BATULICIN – Dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional, Pemkab Tanah Bumbu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan Pelatihan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Selasa (8/6), di Hotel Ebony. Pelatihan ini diikuti 75 peserta dari beberapa desa.

Melalui program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP), Dinas PUPR mengembangkan program pengelolaan air bagi petani.

Plt Kepla Dinas PUPR Tanah Bumbu Subhansyah menjelaskan, pelatihan P3A bertujuan untuk meningkatkan, serta merumuskan strategi penguatan kelembagaan menuju keberdayaan P3A dalam pengelolaan air irigasi.

“Mereka, kita bina dan latih agar dapat mengatasi setiap permasalahan menyangkut irigasi dan pengairan,” katanya.

Dengan begitu, pelayanan untuk pengairan bagi lahan dan pertanian warga dapat teratasi dan dapat terkontrol oleh P3A. Dari hasil pembinaan dan pelatihan tersebut, P3A bertugas untuk melihara dan merawat setiap irigasi yang ada di wilayahnya dan dapat mengoperasikan pintu air irigasi.

Ketua P3A Harapan Jaya Suwito, salah satu peserta, mengharapakan dengan adanya pelatihan ini bisa menunjang keberhasilan para petani di Tanah Bumbu. “Untuk fasilitas masih kurang. Kami berharap kepada Dinas PUPR bisa membantu masalah debit air yang masih kurang,” ungkapnya. (diskominfo/zal)

BATULICIN – Dalam rangka menjaga ketahanan pangan nasional, Pemkab Tanah Bumbu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan Pelatihan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Selasa (8/6), di Hotel Ebony. Pelatihan ini diikuti 75 peserta dari beberapa desa.

Melalui program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP), Dinas PUPR mengembangkan program pengelolaan air bagi petani.

Plt Kepla Dinas PUPR Tanah Bumbu Subhansyah menjelaskan, pelatihan P3A bertujuan untuk meningkatkan, serta merumuskan strategi penguatan kelembagaan menuju keberdayaan P3A dalam pengelolaan air irigasi.

“Mereka, kita bina dan latih agar dapat mengatasi setiap permasalahan menyangkut irigasi dan pengairan,” katanya.

Dengan begitu, pelayanan untuk pengairan bagi lahan dan pertanian warga dapat teratasi dan dapat terkontrol oleh P3A. Dari hasil pembinaan dan pelatihan tersebut, P3A bertugas untuk melihara dan merawat setiap irigasi yang ada di wilayahnya dan dapat mengoperasikan pintu air irigasi.

Ketua P3A Harapan Jaya Suwito, salah satu peserta, mengharapakan dengan adanya pelatihan ini bisa menunjang keberhasilan para petani di Tanah Bumbu. “Untuk fasilitas masih kurang. Kami berharap kepada Dinas PUPR bisa membantu masalah debit air yang masih kurang,” ungkapnya. (diskominfo/zal)

Most Read

Artikel Terbaru

/