alexametrics
26.3 C
Banjarmasin
Wednesday, 25 May 2022

Sempat Melanglang Buana, Kiper Asli Banua ini Gabung Barito Putera

BANJARMASIN – Barito Putera resmi mengikat sejumlah pemain anyar. Salah satunya penjaga gawang muda asli Banua, Nor Halid. Eks penggawa Peseban Banjarmasin itu akhirnya kembali bersama tim dari tanah Bumi Lambung Mangkurat setelah berkelana di beberapa klub tanah air

Sebelum memperkuat Barito Putera, tercatat Nor Halid adalah bagian dari Peseban Banjarmasin di Liga 3, Sragen United, hingga beberapa klub Liga 3 di Papua.

Sebelum bergabung dengan tim senior Barito, Nor Halid memang menjadi bagian Barito saat masih muda. Namun, minimnya jam terbang membuatnya harus turun kasta membela tim dari Liga 2 dan 3. “Mencari pengalaman saja main di luar Kalimantan. Tawaran bermain selalu ada baik dari Peseban atau tim lainnya. Namun, saya memilih untuk meningkatkan mental bermain kala itu,” ungkap Halid.

Kembali berseragam klub kebanggaan Barito Putera tentu menjadi mimpi baginya. Bersama Rafl y Ariyanto yang juga rekan sejawatnya, ia bertekad tidak menjadi pelengkap di skuat saja. “Perasaan saya Alhamdulillah, puji syukur dan tentunya sangat senang akhirnya dalam beberapa tahun ini setelah merantau akhirnya bisa membela tim kelahiran,” ucapnya antusias.

Halid berharap ada lebih banyak anak Banua yang bisa memperkuat Barito di kemudian hari. “Jangan berhenti di kami. Langkah kami juga masih panjang di tim ini. Semoga saja bisa bersaing dan mengharumkan nama urang Banua,” tutupnya.(bir/jy/dye) 

BANJARMASIN – Barito Putera resmi mengikat sejumlah pemain anyar. Salah satunya penjaga gawang muda asli Banua, Nor Halid. Eks penggawa Peseban Banjarmasin itu akhirnya kembali bersama tim dari tanah Bumi Lambung Mangkurat setelah berkelana di beberapa klub tanah air

Sebelum memperkuat Barito Putera, tercatat Nor Halid adalah bagian dari Peseban Banjarmasin di Liga 3, Sragen United, hingga beberapa klub Liga 3 di Papua.

Sebelum bergabung dengan tim senior Barito, Nor Halid memang menjadi bagian Barito saat masih muda. Namun, minimnya jam terbang membuatnya harus turun kasta membela tim dari Liga 2 dan 3. “Mencari pengalaman saja main di luar Kalimantan. Tawaran bermain selalu ada baik dari Peseban atau tim lainnya. Namun, saya memilih untuk meningkatkan mental bermain kala itu,” ungkap Halid.

Kembali berseragam klub kebanggaan Barito Putera tentu menjadi mimpi baginya. Bersama Rafl y Ariyanto yang juga rekan sejawatnya, ia bertekad tidak menjadi pelengkap di skuat saja. “Perasaan saya Alhamdulillah, puji syukur dan tentunya sangat senang akhirnya dalam beberapa tahun ini setelah merantau akhirnya bisa membela tim kelahiran,” ucapnya antusias.

Halid berharap ada lebih banyak anak Banua yang bisa memperkuat Barito di kemudian hari. “Jangan berhenti di kami. Langkah kami juga masih panjang di tim ini. Semoga saja bisa bersaing dan mengharumkan nama urang Banua,” tutupnya.(bir/jy/dye) 

Most Read

Artikel Terbaru

/