alexametrics
31.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Stok Vaksin Menipis, Pra Lansia Juga Boleh Ikut Vaksinasi

BANJARMASIN – Stok vaksin COVID-19 di penyimpanan Dinas Kesehatan Banjarmasin mulai menipis. Hanya tersisa 726 vial atau 7.260 dosis.

Pada vaksinasi gelombang kedua, dengan sasaran lansia dan pelayan publik, Pemko Banjarmasin menerima kiriman 11.533 vial.

Artinya, yang sudah terpaksai sebanyak 10.807 vial atau 108.070 dosis.

“Target kami, sisa vaksin itu bisa dihabiskan dalam sebulan ke depan,” kata Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi, kemarin (7/6).

Stok menipis, bukan berarti karena vaksinasi di Kota Seribu Sungai berjalan cepat dan mulus.

Faktanya, dari target 55.720 lansia, baru 6.584 orang yang menerima vaksin sampai suntikan dosis kedua. Atau baru tercapai 11,82 persen.

Machli mengakui, masih rendah sekali. Tapi ia yakin masih bisa menggenjotnya.

Dia juga menyampaikan tentang edaran terbaru dari Kementerian Kesehatan. Isinya menyatakan, sasaran vaksinasi kini diperluas.

Pra lansia juga bisa memperoleh vaksin. Mereka yang berumur 50 sampai 59 tahun.

Kelonggaran juga diberikan kepada yang muda. Dari yang berusia 18 sampai 49 tahun. Mereka boleh menerima vaksin, dengan syarat membawa lansia untuk divaksin. Bisa kerabat, boleh pula tetangga.

“Bagi mereka yang usianya disebut dalam edaran itu, bisa langsung mendatangi puskesmas di lingkungannya masing-masing,” tutup Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Banjarmasin tersebut. (war/fud/ema)

BANJARMASIN – Stok vaksin COVID-19 di penyimpanan Dinas Kesehatan Banjarmasin mulai menipis. Hanya tersisa 726 vial atau 7.260 dosis.

Pada vaksinasi gelombang kedua, dengan sasaran lansia dan pelayan publik, Pemko Banjarmasin menerima kiriman 11.533 vial.

Artinya, yang sudah terpaksai sebanyak 10.807 vial atau 108.070 dosis.

“Target kami, sisa vaksin itu bisa dihabiskan dalam sebulan ke depan,” kata Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi, kemarin (7/6).

Stok menipis, bukan berarti karena vaksinasi di Kota Seribu Sungai berjalan cepat dan mulus.

Faktanya, dari target 55.720 lansia, baru 6.584 orang yang menerima vaksin sampai suntikan dosis kedua. Atau baru tercapai 11,82 persen.

Machli mengakui, masih rendah sekali. Tapi ia yakin masih bisa menggenjotnya.

Dia juga menyampaikan tentang edaran terbaru dari Kementerian Kesehatan. Isinya menyatakan, sasaran vaksinasi kini diperluas.

Pra lansia juga bisa memperoleh vaksin. Mereka yang berumur 50 sampai 59 tahun.

Kelonggaran juga diberikan kepada yang muda. Dari yang berusia 18 sampai 49 tahun. Mereka boleh menerima vaksin, dengan syarat membawa lansia untuk divaksin. Bisa kerabat, boleh pula tetangga.

“Bagi mereka yang usianya disebut dalam edaran itu, bisa langsung mendatangi puskesmas di lingkungannya masing-masing,” tutup Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Banjarmasin tersebut. (war/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/