alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Selasa, 17 Mei 2022

Desak Jembatan Muara Rintis Rampung

BARABAI – Perbaikan jembatan di Desa Muara Rintis RT 3 RW 2 Kecamatan Batang Alai Utara tak kunjung rampung. Padahal jembatan penghubung antara Hulu Sungai Tengah dan Tabalong ini sudah dikerjakan sejak Maret lalu.

Warga setempat mengadu ke DPRD HST karena jembatan tak kunjung ada perubahan. Wakil Ketua Komisi III DPRD HST, Erwin Jecky Silalahi menjelaskan pihaknya sudah meninjau langsung perbaikan jembatan, Rabu (2/6) lalu. “Saya dan teman-teman di Komisi III ingin memastikan kapan jembatan ini selesai. Kami melakukan peninjauan didampingi Dinas PUPR HST,” katanya, Kamis (3/6).

Politisi parta Gerindra itu ingin agar perbaikan jembatan segera diselesaikan. Mengingat jembatan ini akses penghubung antara dua kabupaten. “Jangan sampai molor dari waktu yang ditentukan. Karena dampaknya akan meluas ke sektor ekonomi dan lain-lain,” jelasnya.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR HST, A Noor Jauhari menjelaskan pihaknya juga akan terus mengawal proses perbaikan jembatan tersebut. Ia meminta warga bersabar sebab proyek tersebut sedang dikebut oleh pemerintah provinsi. “Sementara untuk mobil muatan bisa lewat jalur alternatif.

Memang jalannya tidak mulus. Kita harus melihat keadaan keuangan Pemkab HST (jika mau melakukan perbaikan jalan alternatif, Red),” jelasnya.

Saat ini kendaraan roda enam ke atas masih dilarang melintas. Jalurnya dialihkan ke jalan alternatif yakni dari HST-Tabalong lewat jalan Desa Pantai. Sebaliknya Tabalong-HST lewat jalan Desa Batu Mandi.

Sementara itu perwakilan dari pihak kontraktor perbaikan jembatan, Suprapto menargetkan perbaikan jembatan ini selesai pada akhir Juli 2021. Pihaknya akan bekerja sesuai target yang sudah ditentukan. “Nanti awal bulan Agustus semuanya selesai, dan jembatan ini bisa dilalui kembali seperti semula,” janjinya.(mal/dye/ema)

BARABAI – Perbaikan jembatan di Desa Muara Rintis RT 3 RW 2 Kecamatan Batang Alai Utara tak kunjung rampung. Padahal jembatan penghubung antara Hulu Sungai Tengah dan Tabalong ini sudah dikerjakan sejak Maret lalu.

Warga setempat mengadu ke DPRD HST karena jembatan tak kunjung ada perubahan. Wakil Ketua Komisi III DPRD HST, Erwin Jecky Silalahi menjelaskan pihaknya sudah meninjau langsung perbaikan jembatan, Rabu (2/6) lalu. “Saya dan teman-teman di Komisi III ingin memastikan kapan jembatan ini selesai. Kami melakukan peninjauan didampingi Dinas PUPR HST,” katanya, Kamis (3/6).

Politisi parta Gerindra itu ingin agar perbaikan jembatan segera diselesaikan. Mengingat jembatan ini akses penghubung antara dua kabupaten. “Jangan sampai molor dari waktu yang ditentukan. Karena dampaknya akan meluas ke sektor ekonomi dan lain-lain,” jelasnya.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR HST, A Noor Jauhari menjelaskan pihaknya juga akan terus mengawal proses perbaikan jembatan tersebut. Ia meminta warga bersabar sebab proyek tersebut sedang dikebut oleh pemerintah provinsi. “Sementara untuk mobil muatan bisa lewat jalur alternatif.

Memang jalannya tidak mulus. Kita harus melihat keadaan keuangan Pemkab HST (jika mau melakukan perbaikan jalan alternatif, Red),” jelasnya.

Saat ini kendaraan roda enam ke atas masih dilarang melintas. Jalurnya dialihkan ke jalan alternatif yakni dari HST-Tabalong lewat jalan Desa Pantai. Sebaliknya Tabalong-HST lewat jalan Desa Batu Mandi.

Sementara itu perwakilan dari pihak kontraktor perbaikan jembatan, Suprapto menargetkan perbaikan jembatan ini selesai pada akhir Juli 2021. Pihaknya akan bekerja sesuai target yang sudah ditentukan. “Nanti awal bulan Agustus semuanya selesai, dan jembatan ini bisa dilalui kembali seperti semula,” janjinya.(mal/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/