alexametrics
24.1 C
Banjarmasin
Friday, 27 May 2022

TP PKK Berikan Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini

BUMI MAKMUR – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tanah Laut memberikan sosialisasi dampak pernikahan dini untuk para remaja.

Sosialisasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Tanah Laut Yati Oktoviana Abdi Rahman yang bertempat di Musala Nurul Jannah Desa Handi Gayam Kecamatan Bumi Makmur, Jumat (28/05) dan diikuti oleh para remaja yang tergabung di organisasi Karang Taruna.

Ahmad Maulana salah satu peserta mengaku setelah mengikuti sosialisasi menjadi tau apa saja dampak yang ditimbulkan dengan melakukan pernikahan dini. 

“Sosialisasi ini memang sangat diperlukan sehingga saya dan teman-teman bisa tahu  apalagi mungkin di luar sana masih saja banyak kasus pernikahan dini yang masih bertahan di pola pikir masyarakat untuk menjauhkan diri dari zina lebih baik menikah saja terutama di desa-desa,” ujarnya

Sementara itu Yati Oktoviana Abdi Rahman yang merupakan seorang bidan menyampaikan,  bahwa saat materi diberikan terlihat sekali antusiasme dari para peserta, banyak peserta yang berperan aktif untuk bertanya serta berbagi pengalamannya.

“Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini dan semua materi yang disampaikan bisa dipahami dengan baik dan betul-betul diterapkan, sehingga angka pernikahan dini di Desa Handil Gayam ini bisa dicegah maupun dikurangi,” ujar Yati.

Selain materi dampak pernikahan dini juga telah disampaikan materi kesehatan sistem reproduksi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. (Diskominfo/mr-156/al/ram)

BUMI MAKMUR – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tanah Laut memberikan sosialisasi dampak pernikahan dini untuk para remaja.

Sosialisasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Tanah Laut Yati Oktoviana Abdi Rahman yang bertempat di Musala Nurul Jannah Desa Handi Gayam Kecamatan Bumi Makmur, Jumat (28/05) dan diikuti oleh para remaja yang tergabung di organisasi Karang Taruna.

Ahmad Maulana salah satu peserta mengaku setelah mengikuti sosialisasi menjadi tau apa saja dampak yang ditimbulkan dengan melakukan pernikahan dini. 

“Sosialisasi ini memang sangat diperlukan sehingga saya dan teman-teman bisa tahu  apalagi mungkin di luar sana masih saja banyak kasus pernikahan dini yang masih bertahan di pola pikir masyarakat untuk menjauhkan diri dari zina lebih baik menikah saja terutama di desa-desa,” ujarnya

Sementara itu Yati Oktoviana Abdi Rahman yang merupakan seorang bidan menyampaikan,  bahwa saat materi diberikan terlihat sekali antusiasme dari para peserta, banyak peserta yang berperan aktif untuk bertanya serta berbagi pengalamannya.

“Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini dan semua materi yang disampaikan bisa dipahami dengan baik dan betul-betul diterapkan, sehingga angka pernikahan dini di Desa Handil Gayam ini bisa dicegah maupun dikurangi,” ujar Yati.

Selain materi dampak pernikahan dini juga telah disampaikan materi kesehatan sistem reproduksi dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. (Diskominfo/mr-156/al/ram)

Most Read

Artikel Terbaru

/