alexametrics
25.1 C
Banjarmasin
Sunday, 22 May 2022

Kearifan Lokal Mangkalapi

BATULICIN – Camat Teluk Kepayang H Joni Suwarno melakukan panen raya padi gunung bersama Kelompok Tani (Poktan) Berkah Bersama Desa Mangkalapi, Kecamatan Teluk Kepayang, Sabtu (29/5).

Menurut ketua Poktan Desa Mangkalapi Marhasan, kelompoknya menggarap lahan secara serentak dengan cara tradisional dan salah satu jenis tanaman padi, yaitu Buyung.

Adapun luas keseluruhan lahan yang diolah kelompok ini berjumlah 62 hektare dengan kondisi siap panen. Dan keseluruhan lahan ini dikelola tanpa menggunakan pupuk kimia, karena masih menggunakan pola tanam tradisional dengan kearifan lokal.

Dalam kesempatan panen perdana itu, Joni Suwarni menyampaikan harapannya agar lahan yang luas itu terus dikelola secara berkelanjutan. Para petani agar selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya para penyuluh dan Babinsa yang juga hadir dalam acara itu.

Terkait pertanian di wilayah itu, lanjut Joni, para petani bersama unsur pemerintahan desa yang dapat mengusulkan pembuatan jalan usaha tani sebagai usulan prioritas dalam Pra Musrenbang Desa. Karena terlihat akses jalan menuju lokasi pertanian masih belum baik.

“Dengan jalan itu, para petani dapat memperkecil biaya angkut hasil-hasil pertanian menuju pasar yang berada di Desa Teluk Kepayang atau bahkan para pembeli yang dapat langsung datang ke lahan petani,” jelas Joni.

Apalagi sektor pertanian juga menjadi salah satu program prioritas Bupati Zairullah Azhar dan Wakil Bupati Muh Rusli dalam periode kepemimpinan mereka. “Saya yakin, dengan kerja sama dan semangat para petani, ditambah dukungan dari pemerintah kabupaten, dan sinergitas semua pihak terkait. Lahan ini bisa semakin dikembangkan menjadi objek agro wisata baru di Tanah Bumbu,” ungkap Joni. (diskominfo/zal)

BATULICIN – Camat Teluk Kepayang H Joni Suwarno melakukan panen raya padi gunung bersama Kelompok Tani (Poktan) Berkah Bersama Desa Mangkalapi, Kecamatan Teluk Kepayang, Sabtu (29/5).

Menurut ketua Poktan Desa Mangkalapi Marhasan, kelompoknya menggarap lahan secara serentak dengan cara tradisional dan salah satu jenis tanaman padi, yaitu Buyung.

Adapun luas keseluruhan lahan yang diolah kelompok ini berjumlah 62 hektare dengan kondisi siap panen. Dan keseluruhan lahan ini dikelola tanpa menggunakan pupuk kimia, karena masih menggunakan pola tanam tradisional dengan kearifan lokal.

Dalam kesempatan panen perdana itu, Joni Suwarni menyampaikan harapannya agar lahan yang luas itu terus dikelola secara berkelanjutan. Para petani agar selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya para penyuluh dan Babinsa yang juga hadir dalam acara itu.

Terkait pertanian di wilayah itu, lanjut Joni, para petani bersama unsur pemerintahan desa yang dapat mengusulkan pembuatan jalan usaha tani sebagai usulan prioritas dalam Pra Musrenbang Desa. Karena terlihat akses jalan menuju lokasi pertanian masih belum baik.

“Dengan jalan itu, para petani dapat memperkecil biaya angkut hasil-hasil pertanian menuju pasar yang berada di Desa Teluk Kepayang atau bahkan para pembeli yang dapat langsung datang ke lahan petani,” jelas Joni.

Apalagi sektor pertanian juga menjadi salah satu program prioritas Bupati Zairullah Azhar dan Wakil Bupati Muh Rusli dalam periode kepemimpinan mereka. “Saya yakin, dengan kerja sama dan semangat para petani, ditambah dukungan dari pemerintah kabupaten, dan sinergitas semua pihak terkait. Lahan ini bisa semakin dikembangkan menjadi objek agro wisata baru di Tanah Bumbu,” ungkap Joni. (diskominfo/zal)

Most Read

Artikel Terbaru

/