alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Sunday, 3 July 2022

Bupati Harapkan Pembangunan Desa Selaras Dengan Kabupaten

PARINGIN – Bupati Balangan, Abdul Hadi, Kamis (27/5), menjadi pembina kegiatan apel bersama seluruh kepala desa se-Kabupaten Balangan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati setempat.

Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan beberapa arahan kepada para kepala desa dan Lurah yang mengikuti apel bersama. Karena, kata dia, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa perlu kolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Balangan dengan memaksimalkan potensi yang ada.

Hal itu, lanjut Bupati, dalam rangka penyelarasan dan harmonisasi Perencanaan Pembangunan oleh Pemerintah Desa dengan Program/Kegiatan yang ada di RPJMD dan Visi Misi Kabupaten Balangan.

Favehotel Banjarmasin

Terkait dengan itu, ia mengarahkan agar proses asistensi RKPDes dan evaluasi APBDes akan dilakukan oleh Tim yang dibentuk di tingkat Kabupaten, agar perencanaan Desa tidak parsial atau berjalan sendiri-sendiri.

“Penggunaan Dana Desa perlu perubahan mindset, perlu lebih banyak diarahkan untuk peningkatan ekonomi melalui Pemberdayaan BUMDes, diantaranya pengembangan wisata alam, seni dan budaya, serta dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan melalui membuka usaha di sektor pertanian, hortikultura, perternakan dan/atau perikanan sesuai dengan potensi Desa masing-masing,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga mengimbau Pemdes untuk mendayagunakan serta meningkatkan insentif dan operasional Satlinmas Desa, guna mewujudkan desa damai, aman dan tentram serta penanganan pertama apabila terjadi bencana skala desa.

Pemdes juga diminta untuk menyelesaikan batas-batas antar desa, dalam rangka menghindari konflik agraria di kemudian hari serta memudahkan penyusunan profil desa dan data desa lainnya.

Sedangkan untuk hal infrastruktur, desa diharapkan membangun 1 Desa 1 JUT, dengan memperhatikan pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dengan upah pekerja minimal 50% serta memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang tersedia.

“Kepala Desa agar cermat dalam menggunakan Dana Desa, ikuti aturan serta jangan mengelola Dana Desa sendiri, atau dimonopoli sendiri, karena akan banyak godaan. Libatkan seluruh Perangkat Desa sesuai tupoksinya masing-masing, sehingga Kepala Desa lebih menjalankan fungsi manajerial, bukan fungsi teknis,” imbaunya.

Ia juga menegaskan terkait disiplin aparatur desa sesuai jam kerja mulai pukul 08.00 s/d 16.30, dan memastikan Kantor Desa selalu buka selama jam kerja demi memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat, serta meninjau ulang perangkat Desa yang double job dengan pekerjaan lain yang mengganggu efektivitas penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan pelayanan kepada masyarakat. (why)

PARINGIN – Bupati Balangan, Abdul Hadi, Kamis (27/5), menjadi pembina kegiatan apel bersama seluruh kepala desa se-Kabupaten Balangan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati setempat.

Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan beberapa arahan kepada para kepala desa dan Lurah yang mengikuti apel bersama. Karena, kata dia, Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa perlu kolaborasi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Balangan dengan memaksimalkan potensi yang ada.

Hal itu, lanjut Bupati, dalam rangka penyelarasan dan harmonisasi Perencanaan Pembangunan oleh Pemerintah Desa dengan Program/Kegiatan yang ada di RPJMD dan Visi Misi Kabupaten Balangan.

Favehotel Banjarmasin

Terkait dengan itu, ia mengarahkan agar proses asistensi RKPDes dan evaluasi APBDes akan dilakukan oleh Tim yang dibentuk di tingkat Kabupaten, agar perencanaan Desa tidak parsial atau berjalan sendiri-sendiri.

“Penggunaan Dana Desa perlu perubahan mindset, perlu lebih banyak diarahkan untuk peningkatan ekonomi melalui Pemberdayaan BUMDes, diantaranya pengembangan wisata alam, seni dan budaya, serta dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan melalui membuka usaha di sektor pertanian, hortikultura, perternakan dan/atau perikanan sesuai dengan potensi Desa masing-masing,” imbuhnya.

Selain itu, dia juga mengimbau Pemdes untuk mendayagunakan serta meningkatkan insentif dan operasional Satlinmas Desa, guna mewujudkan desa damai, aman dan tentram serta penanganan pertama apabila terjadi bencana skala desa.

Pemdes juga diminta untuk menyelesaikan batas-batas antar desa, dalam rangka menghindari konflik agraria di kemudian hari serta memudahkan penyusunan profil desa dan data desa lainnya.

Sedangkan untuk hal infrastruktur, desa diharapkan membangun 1 Desa 1 JUT, dengan memperhatikan pola Padat Karya Tunai Desa (PKTD) dengan upah pekerja minimal 50% serta memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang tersedia.

“Kepala Desa agar cermat dalam menggunakan Dana Desa, ikuti aturan serta jangan mengelola Dana Desa sendiri, atau dimonopoli sendiri, karena akan banyak godaan. Libatkan seluruh Perangkat Desa sesuai tupoksinya masing-masing, sehingga Kepala Desa lebih menjalankan fungsi manajerial, bukan fungsi teknis,” imbaunya.

Ia juga menegaskan terkait disiplin aparatur desa sesuai jam kerja mulai pukul 08.00 s/d 16.30, dan memastikan Kantor Desa selalu buka selama jam kerja demi memberikan kepastian pelayanan kepada masyarakat, serta meninjau ulang perangkat Desa yang double job dengan pekerjaan lain yang mengganggu efektivitas penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan pelayanan kepada masyarakat. (why)

Most Read

Artikel Terbaru

/