alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Sah Menangi Pilwali Banjarmasin, Ibnu Sina Siap Bergandengan dengan Calon Lain

BANJARMASIN – KPU Kota Banjarmasin akhirnya menetapkan paslon nomor urut 02, Ibnu Sina-Arifin Noor sebagai pemenang di Pilwali Banjarmasin. Penetapan itu digelar Ahad (30/5) malam di G’Sign Hotel.

Sejatinya, penetapan paslon terpilih digelar pada 7 Mei lalu di G’Sign Hotel. Pasalnya, pada 2 Mei 2021, KPU Kota Banjarmasin sudah menggelar rapat pleno terbuka terkait hasil penghitungan suara di tingkat kota.

Tapi, agenda penetapan pun mesti ditunda lantaran hasil Pilwali Kota Banjarmasin masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK-RI). Paslon nomor urut 04, Ananda-Mushaffa Zakir kembali melayangkan gugatan untuk yang ke sekian kalinya.

Favehotel Banjarmasin

Dari rapat pleno terbuka Ahad (30/5) malam diketahui bahwa paslon nomor urut 02, sukses mendulang kemenangan. Rinciannya, dari akumulasi hasil suara keseluruhan di lima kecamatan di Kota Banjarmasin seusai pemungutan suara ulang (PSU) di tiga kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Selatan, 28 April lalu, paslon nomor urut 02, Ibnu Sina-Arifin Noor, meraup sebanyak 89.378 suara.

Sedangkan sang rivalnya, yakni paslon nomor 04, Ananda-Mushaffa Zakir, memperoleh 81.262 suara. Selisih 8.116 suara dari paslon nomor 02.

Sementara di posisi ketiga, ada paslon nomor urut 01, Abdul Haris Makkie-Ilham Nor dengan perolehan 34.875 suara. Dan di posisi terakhir ada paslon nomor urut 3, Khairul Saleh-Habib M Ali Alhabsyi dengan perolehan 29.926 suara.

“Alhamdulillah, hari ini sudah selesai semua tahapan yang dilakukan. Surat penetapan juga sudah diserahkan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” ucap Ketua KPU Kota Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah.

Lantas, bagaimana respons sang pemenang?

Ibnu Sina, mengatakan pihaknya siap bergandengan tangan dengan paslon lainnya untuk pembangunan Kota Banjarmasin ke depan. Karena menurutnya semua visi misi yang dibawa semua paslon juga bagus untuk diarahkan ke dalam program pembangunan. Khususnya, visi misi Baiman kali kedua ini akan lebih dipertajam.

“Waktu kami tidak banyak, hanya 3,5 tahun saja. Tapi dengan dibantu rekan saya Pak Arifin Noor yang sebelumnya Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, semuanya diharapkan bisa cepat teratasi. Khususnya persoalan infrastruktur, banjir dan normalisasi sungai,” bebernya.

Terkait hal itu, Arifin Noor pun mengaminkannya. Ia menargetkan akan melakukan pendataan seluruh aset terlebih dahulu. Baik itu aset nasional, provinsi maupun kota. Kemudian, akan mengkoordinasikan semuanya agar bisa teratasi dengan baik.

“Semoga kami bisa melaksanakan dengan baik apa yang menjadi visi misi. Terutama di bidang infrastruktur,” tuntasnya.

Terpisah Plt Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto menjelaskan bahwa pihaknya hari ini bakal langsung menindaklanjuti surat keputusan penetapan dari KPU Kota Banjarmasin.

“Besok (hari ini, red) kami menggelar rapat paripurna, sesuai dengan arahan Ketua DPRD Kota Banjarmasin. Terkait pengumuman penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih tahun 2020. Diperkirakan jam 12 atau jam 1 siang,” ungkapnya.

Sesudah menggelar rapat, pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Bagian Pemerintahan Kota Banjarmasin, yang nantinya akan meneruskan surat tersebut ke Pemprov Kalsel, untuk ditindaklanjuti gubernur. Agar selanjutnya mendapatkan rekomendasi surat pengantar dan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Sesuai ketentuan, biasanya setelah lima hari disampaikan ke Kemendagri, akan ada surat dari Kemendagri yang menyampaikan kepada Pj Gubernur untuk melantik walikota dan wakil walikota terpilih,” tuntasnya. (war/ran/ema)

BANJARMASIN – KPU Kota Banjarmasin akhirnya menetapkan paslon nomor urut 02, Ibnu Sina-Arifin Noor sebagai pemenang di Pilwali Banjarmasin. Penetapan itu digelar Ahad (30/5) malam di G’Sign Hotel.

Sejatinya, penetapan paslon terpilih digelar pada 7 Mei lalu di G’Sign Hotel. Pasalnya, pada 2 Mei 2021, KPU Kota Banjarmasin sudah menggelar rapat pleno terbuka terkait hasil penghitungan suara di tingkat kota.

Tapi, agenda penetapan pun mesti ditunda lantaran hasil Pilwali Kota Banjarmasin masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK-RI). Paslon nomor urut 04, Ananda-Mushaffa Zakir kembali melayangkan gugatan untuk yang ke sekian kalinya.

Favehotel Banjarmasin

Dari rapat pleno terbuka Ahad (30/5) malam diketahui bahwa paslon nomor urut 02, sukses mendulang kemenangan. Rinciannya, dari akumulasi hasil suara keseluruhan di lima kecamatan di Kota Banjarmasin seusai pemungutan suara ulang (PSU) di tiga kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Selatan, 28 April lalu, paslon nomor urut 02, Ibnu Sina-Arifin Noor, meraup sebanyak 89.378 suara.

Sedangkan sang rivalnya, yakni paslon nomor 04, Ananda-Mushaffa Zakir, memperoleh 81.262 suara. Selisih 8.116 suara dari paslon nomor 02.

Sementara di posisi ketiga, ada paslon nomor urut 01, Abdul Haris Makkie-Ilham Nor dengan perolehan 34.875 suara. Dan di posisi terakhir ada paslon nomor urut 3, Khairul Saleh-Habib M Ali Alhabsyi dengan perolehan 29.926 suara.

“Alhamdulillah, hari ini sudah selesai semua tahapan yang dilakukan. Surat penetapan juga sudah diserahkan kepada pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” ucap Ketua KPU Kota Banjarmasin, Rahmiyati Wahdah.

Lantas, bagaimana respons sang pemenang?

Ibnu Sina, mengatakan pihaknya siap bergandengan tangan dengan paslon lainnya untuk pembangunan Kota Banjarmasin ke depan. Karena menurutnya semua visi misi yang dibawa semua paslon juga bagus untuk diarahkan ke dalam program pembangunan. Khususnya, visi misi Baiman kali kedua ini akan lebih dipertajam.

“Waktu kami tidak banyak, hanya 3,5 tahun saja. Tapi dengan dibantu rekan saya Pak Arifin Noor yang sebelumnya Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, semuanya diharapkan bisa cepat teratasi. Khususnya persoalan infrastruktur, banjir dan normalisasi sungai,” bebernya.

Terkait hal itu, Arifin Noor pun mengaminkannya. Ia menargetkan akan melakukan pendataan seluruh aset terlebih dahulu. Baik itu aset nasional, provinsi maupun kota. Kemudian, akan mengkoordinasikan semuanya agar bisa teratasi dengan baik.

“Semoga kami bisa melaksanakan dengan baik apa yang menjadi visi misi. Terutama di bidang infrastruktur,” tuntasnya.

Terpisah Plt Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto menjelaskan bahwa pihaknya hari ini bakal langsung menindaklanjuti surat keputusan penetapan dari KPU Kota Banjarmasin.

“Besok (hari ini, red) kami menggelar rapat paripurna, sesuai dengan arahan Ketua DPRD Kota Banjarmasin. Terkait pengumuman penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih tahun 2020. Diperkirakan jam 12 atau jam 1 siang,” ungkapnya.

Sesudah menggelar rapat, pihaknya pun akan berkoordinasi dengan Bagian Pemerintahan Kota Banjarmasin, yang nantinya akan meneruskan surat tersebut ke Pemprov Kalsel, untuk ditindaklanjuti gubernur. Agar selanjutnya mendapatkan rekomendasi surat pengantar dan disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Sesuai ketentuan, biasanya setelah lima hari disampaikan ke Kemendagri, akan ada surat dari Kemendagri yang menyampaikan kepada Pj Gubernur untuk melantik walikota dan wakil walikota terpilih,” tuntasnya. (war/ran/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/