alexametrics
23.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

Dongkrak Ekonomi Lokal, PLN Serap Produk UMKM Hingga Multinasional

BANJARBARU – Pemerintah terus mendorong untuk meningkatkan perekonomian di sejumlah lini.

Tidak terkecuali PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalbagteng. Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah memberikan dukungan terhadap UMKM hingga perusahaan multinasional untuk bekerjasa sama dengan UIP Kalbagteng.

Hal ini dibuktikan pada Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) PLN UIP Kalbagteng yang hampir 100 persen yakni mencapai 99,47 persen. Dijelaskan Manager Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Kalbagteng Supriyanto, selain memberikan dukungan keandalan sistem kelistrikan di Kalselteng dalam bidang penyediaan pembangkit dan jaringan, PLN UIP Kalbagteng tetap mengedepankan penyerapan TKDN.

Favehotel Banjarmasin

Komitmen ini juga tertuang pada PP Nomor 29 Tahun 2018 tentang Perberdayaan Industri, pemerintah pusat mewajibkan penggunaan TKDN pada lembaga pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga lembaga pemerintah yang menggunakan dana hibah.

“Dalam pengadaan barang dan jasa, wajib menggunakan Produk Dalam Negeri apabila terdapat Produk Dalam Negeri yang memiliki penjumlahan nilai TKDN dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan minimal 4O persen (empat puluh persen)” bunyi Pasal 61 ayat (1) PP Nomor 29 Tahun 2018. Lebih lanjut dalam Pasal 61 ayat (2), jumlah TKDN dalam proses pengadaan barang dan jasa paling sedikit sebesar 25 persen.

“Harapannya, semua lini baik perusahaan BUMN ataupun swasta dapat melakukan hal yang sama yaitu meningkatkan TKDN untuk mendorong tingkat perokonomian baik dari tingkat UMKM sampai perusahaan multinasional,” pungkasnya, Jumat (21/5).

Kemudian ungkap Supriyanto, selain menyerap produk lokal seperti penggunaan material dan jasa untuk infrastruktur ketenagalistrikan, PLN UIP Kalbagteng menyerap banyak Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Karena itu juga merupakan bagian dari komitmen PLN untuk bisa memberdayakan produk maupun masyarakat lokal. (mat)

BANJARBARU – Pemerintah terus mendorong untuk meningkatkan perekonomian di sejumlah lini.

Tidak terkecuali PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalbagteng. Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah memberikan dukungan terhadap UMKM hingga perusahaan multinasional untuk bekerjasa sama dengan UIP Kalbagteng.

Hal ini dibuktikan pada Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) PLN UIP Kalbagteng yang hampir 100 persen yakni mencapai 99,47 persen. Dijelaskan Manager Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Kalbagteng Supriyanto, selain memberikan dukungan keandalan sistem kelistrikan di Kalselteng dalam bidang penyediaan pembangkit dan jaringan, PLN UIP Kalbagteng tetap mengedepankan penyerapan TKDN.

Favehotel Banjarmasin

Komitmen ini juga tertuang pada PP Nomor 29 Tahun 2018 tentang Perberdayaan Industri, pemerintah pusat mewajibkan penggunaan TKDN pada lembaga pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga lembaga pemerintah yang menggunakan dana hibah.

“Dalam pengadaan barang dan jasa, wajib menggunakan Produk Dalam Negeri apabila terdapat Produk Dalam Negeri yang memiliki penjumlahan nilai TKDN dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan minimal 4O persen (empat puluh persen)” bunyi Pasal 61 ayat (1) PP Nomor 29 Tahun 2018. Lebih lanjut dalam Pasal 61 ayat (2), jumlah TKDN dalam proses pengadaan barang dan jasa paling sedikit sebesar 25 persen.

“Harapannya, semua lini baik perusahaan BUMN ataupun swasta dapat melakukan hal yang sama yaitu meningkatkan TKDN untuk mendorong tingkat perokonomian baik dari tingkat UMKM sampai perusahaan multinasional,” pungkasnya, Jumat (21/5).

Kemudian ungkap Supriyanto, selain menyerap produk lokal seperti penggunaan material dan jasa untuk infrastruktur ketenagalistrikan, PLN UIP Kalbagteng menyerap banyak Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Karena itu juga merupakan bagian dari komitmen PLN untuk bisa memberdayakan produk maupun masyarakat lokal. (mat)

Most Read

Artikel Terbaru

/