alexametrics
30.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 28 June 2022

Adhit dan Bayu Geluti Dunia Bisnis

BANJARMASIN – CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman mendukung penuh terkait para pemainnya yang terjun menggeluti dunia bisnis. Saat ini, dua pemain The Yellow Rivers, Adhitya Harlan dan Bayu Pradana diketahui sudah berinvestasi untuk masa depan.

Sang kiper plontos diketahui memiliki sebuah kafe di bilangan Jakarta. Sementara Bayu Pradana memilih berbisnis di usaha kuliner. Tepatnya, Bayu mempunyai sebuah rumah makan sate di Salatiga, Jawa Tengah.

Menurut, Hasnuryadi hal tersebut bagus bagi pemain. Terutama guna mempersiapkan diri di masa depan ketika sudah tidak menjadi pesepak bola profesional. “Kami sangat mendukung pemain-pemain yang punya semangat untuk memiliki usaha sebagai bekal masa depan,” kata Hasnur.

Favehotel Banjarmasin

Dukungan dari Hasnuryadi rupanya bukan hanya terlontar dari mulutnya. Bahkan ketika sedang berkunjung ke Jakarta sebelum menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta, Hasnur menyempatkan diri mampir ke kafe milik Adhitya Harlan. “Kebetulan saya sedang di Jakarta, dan Adhit juga sedang di Jakarta. Akhirnya kami bersilaturahmi di sini,” tuturnya.

Melihat kedatangan Hasnuryadi, Adhit menyambutnya dengan hangat. Lebih lanjut, pemain berposisi sebagai kiper ini mengucapkan terima kasih kepada Hasnuryadi yang telah menyempatkan diri berkunjung. “Terima kasih bapak (Hasnur) sudah menyempatkan waktunya mampir ke rumah Adhit, dan Aikawa Coffee (tempat usaha Adhitya, Red),” ujar Adhit.

“Ini adalah bisnis saya bersama lima orang lainnya, termasuk adik dan temannya. Karena saya sering di luar kota bersama klub, jadi operasional saya percayakan kepada adik dan temannya,” terang Adhit.

“Semoga saja bisnis ini bisa berkembang. Rencananya mau saya buka cabang di beberapa daerah,” harapnya.(bir/dye/ema)

BANJARMASIN – CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman mendukung penuh terkait para pemainnya yang terjun menggeluti dunia bisnis. Saat ini, dua pemain The Yellow Rivers, Adhitya Harlan dan Bayu Pradana diketahui sudah berinvestasi untuk masa depan.

Sang kiper plontos diketahui memiliki sebuah kafe di bilangan Jakarta. Sementara Bayu Pradana memilih berbisnis di usaha kuliner. Tepatnya, Bayu mempunyai sebuah rumah makan sate di Salatiga, Jawa Tengah.

Menurut, Hasnuryadi hal tersebut bagus bagi pemain. Terutama guna mempersiapkan diri di masa depan ketika sudah tidak menjadi pesepak bola profesional. “Kami sangat mendukung pemain-pemain yang punya semangat untuk memiliki usaha sebagai bekal masa depan,” kata Hasnur.

Favehotel Banjarmasin

Dukungan dari Hasnuryadi rupanya bukan hanya terlontar dari mulutnya. Bahkan ketika sedang berkunjung ke Jakarta sebelum menjalani pemusatan latihan di Yogyakarta, Hasnur menyempatkan diri mampir ke kafe milik Adhitya Harlan. “Kebetulan saya sedang di Jakarta, dan Adhit juga sedang di Jakarta. Akhirnya kami bersilaturahmi di sini,” tuturnya.

Melihat kedatangan Hasnuryadi, Adhit menyambutnya dengan hangat. Lebih lanjut, pemain berposisi sebagai kiper ini mengucapkan terima kasih kepada Hasnuryadi yang telah menyempatkan diri berkunjung. “Terima kasih bapak (Hasnur) sudah menyempatkan waktunya mampir ke rumah Adhit, dan Aikawa Coffee (tempat usaha Adhitya, Red),” ujar Adhit.

“Ini adalah bisnis saya bersama lima orang lainnya, termasuk adik dan temannya. Karena saya sering di luar kota bersama klub, jadi operasional saya percayakan kepada adik dan temannya,” terang Adhit.

“Semoga saja bisnis ini bisa berkembang. Rencananya mau saya buka cabang di beberapa daerah,” harapnya.(bir/dye/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/