alexametrics
26.1 C
Banjarmasin
Monday, 4 July 2022

Pria Gangguan Jiwa Diduga Bunuh Diri

KANDANGAN – Seorang pria bernama Abdul Sidiq (30), warga Jalan M Noor, Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), diduga mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Pria memiliki gangguan jiwa ini melukai lehernya menggunakan pisau, Selasa (19/5) pagi.

Jasad korban ditemukan di WC rumah kerabatnya di Dusun Lok Sebaung, Kelurahan Jambu Hilir, Kecamatan Kandangan, sekitar pukul 04.30 Wita.

Kapolres HSS AKBP Siswoyo melalui Kasubbag Humas Iptu J Tobing membeberkan, korban datang ke rumah salah satu kerabatnya, Selasa (18/5) tengah malam, sekitar pukul 23.00 Wita, setelah sempat bertengkar dengan istrinya.

Favehotel Banjarmasin

“Kebiasaan sebelumnya setiap korban bertengkar dengan istrinya selalu datang berkunjung ke rumah kerabatanya,” ujarnya.

Kemudian, pagi harinya saat kerabat korban ingin masuk ke WC, terdengar dari dalam seperti suara orang mengorok. Karena curiga, ia pun mengetuk pintu. Tapi tidak ada yang menjawab.

Pintu didorong dan terlihat darah berceceran di lantai. Sang kerabat langsung bertanya apakah korban muntah darah? Tetapi tetap tidak ada jawaban. Kala itu, posisi korban duduk bersandar di dinding pintu belakang.

“Ia kaget melihat darah juga mengalir di leher korban. Dan menemukan sebuah pisau (cutter) di samping korban,” ceritanya.

Segera, sang kerabat memberitahukan peristiwa itu kepada anaknya, juga kepada warga sekitar untuk minta bantuan menyelamatkan korban. Tak ketinggalan laporan kepada aparat terdekat. Segera korban dibawa ke RSUD H Hasan Basri Kandangan.

“Dugaan sementara bunuh diri, tetapi polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab,” pungkasnya. (shn)

KANDANGAN – Seorang pria bernama Abdul Sidiq (30), warga Jalan M Noor, Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), diduga mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Pria memiliki gangguan jiwa ini melukai lehernya menggunakan pisau, Selasa (19/5) pagi.

Jasad korban ditemukan di WC rumah kerabatnya di Dusun Lok Sebaung, Kelurahan Jambu Hilir, Kecamatan Kandangan, sekitar pukul 04.30 Wita.

Kapolres HSS AKBP Siswoyo melalui Kasubbag Humas Iptu J Tobing membeberkan, korban datang ke rumah salah satu kerabatnya, Selasa (18/5) tengah malam, sekitar pukul 23.00 Wita, setelah sempat bertengkar dengan istrinya.

Favehotel Banjarmasin

“Kebiasaan sebelumnya setiap korban bertengkar dengan istrinya selalu datang berkunjung ke rumah kerabatanya,” ujarnya.

Kemudian, pagi harinya saat kerabat korban ingin masuk ke WC, terdengar dari dalam seperti suara orang mengorok. Karena curiga, ia pun mengetuk pintu. Tapi tidak ada yang menjawab.

Pintu didorong dan terlihat darah berceceran di lantai. Sang kerabat langsung bertanya apakah korban muntah darah? Tetapi tetap tidak ada jawaban. Kala itu, posisi korban duduk bersandar di dinding pintu belakang.

“Ia kaget melihat darah juga mengalir di leher korban. Dan menemukan sebuah pisau (cutter) di samping korban,” ceritanya.

Segera, sang kerabat memberitahukan peristiwa itu kepada anaknya, juga kepada warga sekitar untuk minta bantuan menyelamatkan korban. Tak ketinggalan laporan kepada aparat terdekat. Segera korban dibawa ke RSUD H Hasan Basri Kandangan.

“Dugaan sementara bunuh diri, tetapi polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab,” pungkasnya. (shn)

Most Read

Artikel Terbaru

/