alexametrics
22.1 C
Banjarmasin
Tuesday, 5 July 2022

Guru Tak Dapat Jatah CPNS

BANJARMASIN – Angin segar berhembus bagi pelamar CPNS tahun ini. Info terbaru dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB), penerimaan CPNS tahun ini akan dimulai pada 30 Mei hingga 13 Juni mendatang. 

Kalsel sendiri akan mendapat jatah sebanyak 2.327 formasi. Dibeberkan Kepala BKD Kalsel, Sulkan, formasi itu terbagi tak hanya CPNS namun, juga untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Formasi PPPK paling banyak, jumlahnya 1.906 formasi. Sementara CPNS hanya 421 formasi,” bebernya kemarin.

Dia mengungkapkan, khusus formasi CPNS tak ada penerimaan di kategori formasi guru. Berbeda dengan PPPK, jumlah formasi yang akan dicari sebanyak 1.690 orang. “Tenaga guru hanya akan direkrut melalui formasi PPPK,” imbuhnya.

Favehotel Banjarmasin

Pada penerimaan CPNS dan formasi PPPK tahun ini ada pula penerimaan tenaga kesehatan kesehatan dan tenaga teknis. Sulkan merinci, untuk formasi CPNS di kategori tenaga kesehatan jumlahnya sebanyak 232 orang. Sementara di kategori tenaga teknis jumlahnya sebanyak 189 orang.

Untuk formasi PPPK, kategori formasi tenaga teknis terbilang lebih sedikit, jumlahnya hanya 25 orang. Sedangkan di kategori formasi tenaga kesehatan jumlahnya sebanyak 191 orang. “Paling besar tahun ini ada di kategori formasi guru yang akan direkrut melalui formasi PPPK dengan jumlah 1.690 orang,” papar Sulkan.

Sedianya, tahun ini Pemprov Kalsel mengusulkan lebih dari 2.327 formasi yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. Pemprov mengusulkan sebanyak 2.612 formasi di tiga kategori yang sama.

Rinciannya, tenaga guru di PPPK jumlah yang diusulkan sebanyak 1.894 orang. Sementara di kategori tenaga kesehatan, jumlah formasi CPNS yang diusulkan sebanyak 249, sedangkan di PPPK jumlahnya sama dengan yang ditetapkan pemerintah, yakni sebanyak 191 formasi. 

Usulan pemprov di kategori tenaga teknis CPNS, banyak dicoret pemerintah pusat. Dari yang diusulkan sebanyak 240, pemprov hanya mendapat jatah sebanyak 189 formasi. Begitu juga formasi PPPK di kategori ini. Dari yang diusulkan 39, hanya disetujui sebanyak 25 orang.

“Kami mengusulkan totalnya sebanyak 2.612. Namun yang disetujui oleh pemerintah pusat, melalui surat Kemenpan RB nomor 528 tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2021, hanya sebanyak 2.327 formasi,” kata Sulkan.

Sementara, meski sudah mendapat kabar formasi yang akan direkrut, petunjuk teknis penerimaan belum diterima pihaknya dari pemerintah pusat. Dia tak mau berandai-andai kapan dilakukan perekrutan sebelum adanya jadwal resmi. “Kita tunggu sama-sama, siapkan saja dulu berkas-berkas yang seperti penerimaan CPNS lalu sembari menunggu informasi terbaru,” imbaunya.

Sementara, tak adanya formasi guru di perekrutan tahun ini untuk tenaga CPNS, disayangkan salah seorang guru honorer di Banjarmasin, Maulina. “Tahun depan usia saya sudah lewat, sudah masuk 35 tahun. Tinggal tahun ini,” keluhnya.

Meski tak ada formasi CPNS di kategori guru, dia cukup berbesar hati masih ada di formasi PPPK. “Berharapnya sih CPNS. Kalau di PPPK kan tak jauh berbeda dengan honorer yang juga diangkat dengan perjanjian kerja,” ujarnya. (mof/by/ran)

BANJARMASIN – Angin segar berhembus bagi pelamar CPNS tahun ini. Info terbaru dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB), penerimaan CPNS tahun ini akan dimulai pada 30 Mei hingga 13 Juni mendatang. 

Kalsel sendiri akan mendapat jatah sebanyak 2.327 formasi. Dibeberkan Kepala BKD Kalsel, Sulkan, formasi itu terbagi tak hanya CPNS namun, juga untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). “Formasi PPPK paling banyak, jumlahnya 1.906 formasi. Sementara CPNS hanya 421 formasi,” bebernya kemarin.

Dia mengungkapkan, khusus formasi CPNS tak ada penerimaan di kategori formasi guru. Berbeda dengan PPPK, jumlah formasi yang akan dicari sebanyak 1.690 orang. “Tenaga guru hanya akan direkrut melalui formasi PPPK,” imbuhnya.

Favehotel Banjarmasin

Pada penerimaan CPNS dan formasi PPPK tahun ini ada pula penerimaan tenaga kesehatan kesehatan dan tenaga teknis. Sulkan merinci, untuk formasi CPNS di kategori tenaga kesehatan jumlahnya sebanyak 232 orang. Sementara di kategori tenaga teknis jumlahnya sebanyak 189 orang.

Untuk formasi PPPK, kategori formasi tenaga teknis terbilang lebih sedikit, jumlahnya hanya 25 orang. Sedangkan di kategori formasi tenaga kesehatan jumlahnya sebanyak 191 orang. “Paling besar tahun ini ada di kategori formasi guru yang akan direkrut melalui formasi PPPK dengan jumlah 1.690 orang,” papar Sulkan.

Sedianya, tahun ini Pemprov Kalsel mengusulkan lebih dari 2.327 formasi yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. Pemprov mengusulkan sebanyak 2.612 formasi di tiga kategori yang sama.

Rinciannya, tenaga guru di PPPK jumlah yang diusulkan sebanyak 1.894 orang. Sementara di kategori tenaga kesehatan, jumlah formasi CPNS yang diusulkan sebanyak 249, sedangkan di PPPK jumlahnya sama dengan yang ditetapkan pemerintah, yakni sebanyak 191 formasi. 

Usulan pemprov di kategori tenaga teknis CPNS, banyak dicoret pemerintah pusat. Dari yang diusulkan sebanyak 240, pemprov hanya mendapat jatah sebanyak 189 formasi. Begitu juga formasi PPPK di kategori ini. Dari yang diusulkan 39, hanya disetujui sebanyak 25 orang.

“Kami mengusulkan totalnya sebanyak 2.612. Namun yang disetujui oleh pemerintah pusat, melalui surat Kemenpan RB nomor 528 tahun 2021 tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2021, hanya sebanyak 2.327 formasi,” kata Sulkan.

Sementara, meski sudah mendapat kabar formasi yang akan direkrut, petunjuk teknis penerimaan belum diterima pihaknya dari pemerintah pusat. Dia tak mau berandai-andai kapan dilakukan perekrutan sebelum adanya jadwal resmi. “Kita tunggu sama-sama, siapkan saja dulu berkas-berkas yang seperti penerimaan CPNS lalu sembari menunggu informasi terbaru,” imbaunya.

Sementara, tak adanya formasi guru di perekrutan tahun ini untuk tenaga CPNS, disayangkan salah seorang guru honorer di Banjarmasin, Maulina. “Tahun depan usia saya sudah lewat, sudah masuk 35 tahun. Tinggal tahun ini,” keluhnya.

Meski tak ada formasi CPNS di kategori guru, dia cukup berbesar hati masih ada di formasi PPPK. “Berharapnya sih CPNS. Kalau di PPPK kan tak jauh berbeda dengan honorer yang juga diangkat dengan perjanjian kerja,” ujarnya. (mof/by/ran)

Most Read

Artikel Terbaru

/