alexametrics
23.1 C
Banjarmasin
Monday, 27 June 2022

PPKM Tapi Tetap Ramai, Pasar Sudimampir Disusuri

BANJARMASIN – Mendekati Idul Fitri, pasar-pasar di Kecamatan Banjarmasin Tengah ramai disesaki pedagang dan pembeli. Ini mengkhawatirkan.

Di tengah pandemi corona yang belum melandai. Apalagi sebenarnya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro di Banjarmasin masih berlaku.

Selasa (4/5), tiga serangkai dari Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurniadi; Camat Banjarmasin Tengah, Diyannoor dan Danramil Banjarmasin Barat-Tengah, Mayor Czi Tandra Wideru menyisir Pasar Sudimampir Raya.

Favehotel Banjarmasin

Menenteng megafon, ketiganya memasuki lorong-lorong pasar. Tujuannya, menyeru-nyeru masyarakat untuk mengingat protokol pencegahan penularan COVID-19.

“Kami turun untuk mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol seperti pemakaian masker,” kata Irwan. “Selain itu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Khawatir keramaian ini dimanfaatkan penjahat semisal pencopet,” tambahnya.

Lalu, pada hari-hari mendekati lebaran, bagaimana jika pasar membludak? Mengantisipasi itu akan digelar patroli dua kali sehari.

“Pagi dan sore hari. Jadi terpantau kalau muncul lonjakan pengunjung, agar segera diatasi,” tambahnya.

Ketiganya berharap, masyarakat mendukung. Toh demi keselamatan bersama juga. Tanpa dukungan warga, maka upaya pemerintah akan sia-sia. “Demi menekan kasus COVID-19,” pungkasnya. (lan/fud/ema)

BANJARMASIN – Mendekati Idul Fitri, pasar-pasar di Kecamatan Banjarmasin Tengah ramai disesaki pedagang dan pembeli. Ini mengkhawatirkan.

Di tengah pandemi corona yang belum melandai. Apalagi sebenarnya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro di Banjarmasin masih berlaku.

Selasa (4/5), tiga serangkai dari Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Irwan Kurniadi; Camat Banjarmasin Tengah, Diyannoor dan Danramil Banjarmasin Barat-Tengah, Mayor Czi Tandra Wideru menyisir Pasar Sudimampir Raya.

Favehotel Banjarmasin

Menenteng megafon, ketiganya memasuki lorong-lorong pasar. Tujuannya, menyeru-nyeru masyarakat untuk mengingat protokol pencegahan penularan COVID-19.

“Kami turun untuk mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol seperti pemakaian masker,” kata Irwan. “Selain itu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Khawatir keramaian ini dimanfaatkan penjahat semisal pencopet,” tambahnya.

Lalu, pada hari-hari mendekati lebaran, bagaimana jika pasar membludak? Mengantisipasi itu akan digelar patroli dua kali sehari.

“Pagi dan sore hari. Jadi terpantau kalau muncul lonjakan pengunjung, agar segera diatasi,” tambahnya.

Ketiganya berharap, masyarakat mendukung. Toh demi keselamatan bersama juga. Tanpa dukungan warga, maka upaya pemerintah akan sia-sia. “Demi menekan kasus COVID-19,” pungkasnya. (lan/fud/ema)

Most Read

Artikel Terbaru

/